Cara Mencangkok Tanaman yang Benar Agar Mendapatkan Hasil Terbaik

Thursday, March 17th, 2016 - budidaya

Ini bukan tentang tehnologi tinggi, karena penulis bukanlah Einstein, tapi sebuah tehnik sederhana yang mudah, siapa saja dapat melakukan asal mau tanpa  melalui kursus, karena kali ini kita akan bicara tentang cara mencangkok tanaman buah. Kebetulan penulis juga hoby mencangkok, tahu sedikit cara mencangkok dan ingin berbagi, mudah-mudahan bermanfaat.

Mencangkok adalah pekerjaan yang mudah. Sungguhpun begitu ternyata diluar sana masih banyak orang yang belum tahu tehnik mencangkok. Untuk itu saya mau sharing ilmu , mudah-mudahan menjadi amal jariayah. Amin. Bukankah Ilmu itu semakin di share semakin berkah ? saya yakin begitu!.juga Rejeki….semakin di bagi (shodaqoh) tambah berkah dan mudah.

untuk itu bagi yang belum tahu caranya mencangkok, monggo di cermati

Tanaman yang biasa di cangkok

tanaman yang bisa dicangkok

enalgattuso8.wordpress.com

Tanaman / pohon buah yang biasa di cangkok adalah jenis  berkayu yang memiliki kambium, yaitu zat penumbuh kulit kayu yang terasa licin jika diraba dengan jari dibawah lapisan kulit kayu. Ciri-ciri tanaman yang memiliki cambium salah satunya adalah, batangnya semakin mengecil keatas, Contoh ; Rambutan, Mangga, Jambu klutuk, Jambu mete, jambu air, Durian, Jeruk, dll. Bandingkan dengan tanaman yang tidak berkambium seperti : Bambu, Pepaya, Tebu, singkong dll., Batangnya lurus sama besar seperti pipa.

Diantara tanaman yang pernah saya cangkok adalah : Rambutan, Jeruk Bali, Mangga, Jambu mete, dan Jambu klutuk. Dari pengamatan saya, diantara tanaman diatas yang paling cepat jadi adalah Rambutan ± 1 bulan, dan yang lain ada yang 2-3 bulan. Tapi yang luar biasa sulit adalah Tanaman Manggis, berkali-kali gagal maning- gagal maning, karena kulitnya selalu nyambung, dan nyambung  lagi. Sampai saya membatin, ini tanaman seperti punya ilmu Rawa rontek (sejenis ilmu kebal dari tanah Jawa, yang katanya jika dipotong bagian tubuhnya nyambung lagi seperti sediakala..black magic lah..). yah mungkin perlu tehnik khusus kali.

Keuntungan mencangkok

Salah satu keuntungan dari mencangkok tanaman adalah, sangat cepat berbuah dari pada menanam biji. Syaratnya, tanaman yang kita cangkok memang sudah berbuah. Karena pada hakekatnya tanaman dari hasil cangkokan memiliki umur yang sama dengan tanaman induk. Kemudian sangat identik dengan sifat induk, karena avegetative ( Non perkawinan / penyerbukan). Sehingga sifat unggul dari tanaman tsb pasti identik. Misalnya; Rambutan klotok yang manis dicangkok, maka tanaman dari hasil cangkokan Rambutan tadi identik dengan induknya, yaitu Rambutan klotok yang manis.

Jika dengan biji karena vegetative tidak bisa dipastikan. Misalnya biji rambutan klotok yang manis ditanam, ketika berbuah adakalanya sama dengan induknya yaitu rambutan klotok yang manis, adakalanya berbeda menjadi rambutan klotok yang agak asam. Mungkin karena disekitar pohon rambutan induk ada pohon rambutan lain yang asam, sehingga terjadi kawin silang secara alami (penyerbukan via udara / angin, atau kumbang).

Kerugian mencangkok

Namun disamping keuntungan ada juga kerugiannya. By teory, yaitu tanaman dari hasil cangkokan tidak memiliki akar tunggang / tunjang. Yaitu akar yang menghujam kebawah tanah, sebagaimana tanaman dari biji. Sehingga lebih mudah tumbang kena angina ribut. Tetapi faktanya sangat-sangat jarang tumbang juga, kebetulan disekitar penulis berdiam banyak tanaman hasil cangkokan yang sudah berbuah,  seperti ;  Rambutan, mangga, Jeruk bali, jambu mete dll. Dan  Alhamdulillah oke-oke saja, karena pohon hasil cangkokan biasanya lebih rendah dari pohon asal biji. Itulah kuasa Alloh yang maha mengatur.

Advertisement

Peralatan yang mesti disiapkan

Tak ada peralatan mahal untuk mencangkok, siapkan saja :

  1. Pisau yang tajam tanpa karat dan bersih untuk mengerat dan mengupas kulit.
  2. Kantong kresek/polybag/sabut , untuk pembungkus / casing.
  3. Tali apa saja, tetapi saya lebih suka pakai tali dari pelepah atau kedebong pisang yang kering, karena kesat dan kuat, gratis lagi.
  4. Tanah yang subur atau ber-humus, tandanya ketika dikepal terasa kalis dan gembur, begitu dilepas langsung megar. Lebih baik lagi dicampur abu atau tanah bakar untuk mengurangi kadar asam pada tanah.

Cara Mencangkok Tanaman

cara-mencangkok

asagenerasiku.blogspot.com

  1. Pilihlah ranting yang akan dicangkok menurut pengamatan anda yang paling bagus dan sehat serta tidak terlalu besar, dari sebesar kelingking sampai sebesar jempol kaki cukuplah, tetapi yang ideal sebesar jempol tangan. Usahakan cari ranting yang paling manis, dan banyak buahnya.
  2. Ranting kemudian dikerat dan dikupas kulit kayunya ± sepanjang jari tengah tanpa menyisakan sedikitpun kulit, lalu kerok dengan pisau sekelilingnya agar kambiumnya benar-benar hilang. Raba bagian yang dikerok tadi, jika masih terasa licin, kerok lagi sampai benar-benar kesat dan nampak kayunya.

Lebih baik jika diolesi bawang merah, karena bawang merah mengandung zat perangsang akar alami. Idealnya,  biarkan dulu minimal 1 hari agar luka keratan dan kerokan tadi kering dan pulih, maksudnya supaya tahan  penyakit atau jamur. Tetapi andai dikerjakan saat itu juga sampai tuntas, juga gak apa-apa.

  1. Dibagian terbawah keratan boleh juga dibagian ranting yang tidak dikerok, ikatlah kantong kresek / sabut pembungkus tadi dengan tali, lalu isilah dengan tanah secukupnya kedalam kantong / sabut pembungkus.

Usahakan keratan teratas di posisi agak ketengah bungkusan, agar nanti ketika tumbuh akar dibagian yang lebar dan banyak tanahnya lalu ikat bagian teratas kantong / sabut dengan tali sehingga seperti kapsul.

ketika mengikat saya lebih suka menggunakan kedebong pisang dengan cara dipelintir tidak dengan simpul ( seperti ikatan pada kue lepet lebaran), supaya nanti mudah membukanya.

Baca juga:

Ini dia Nama-nama Tanaman Hias Lengkap Beserta Gambar dan Bahasa Latinnya

10 Jenis Tanaman Hias Paling Populer yang Mudah di Budidayakan

Jika pembungkus menggunakan kantong kresek atau apapun yang rapat tidak memiliki pori, maka tusuk-tusuklah sekeliling bungkusan tadi dengan paku untuk membuat lubang. Lubang-lubang tadi punya 3 fungsi, yaitu :

  1. Untuk penyiraman baik oleh hujan maupun oleh kita, untuk itu jika ingin bebas menyiram pilihlah awal musim hujan ketika mencangkok.
  2. Untuk pembuangan air, seperti pot bunga jika tidak ada lubang pembuangan maka tanaman akan mati.
  3. Untuk pernafasan akar.

Nantinya saat akar semakin panjang akan keluar dari lubang-lubang yang kita buat tadi, dan itu sebagai tanda sudah saatnya dipotong dan ditanam, jika tidak akan mati. Selesai.

Selamat mencoba dan selamat menghijaukan bumi dengan tanaman pavorit anda, udara jadi bersih dan buah-buahan pun melimpah ruah. Semoga bermanfaat.  (MS)

Advertisement
Cara Mencangkok Tanaman yang Benar Agar Mendapatkan Hasil Terbaik | porosbumi | 4.5