Manfaat Daun Gaharu Sebagai Obat Diabetes

Manfaat Daun Gaharu Sebagai Obat Diabetes – Ada kabar yang menggembirakan khususnya bagi penderita kencing manis atau yang sekarang dikenal dengan diabet, yaitu dengan ditemukannya khasiat pada daun gaharu. Daun dari pohon yang selama ini dikenal dengan gubal wanginya yang sangat mahal. Ternyata daunnya menjadi obat diabetes.  Terutama gaharu jenis aquilaria malaccensis.

Tetapi sebelum itu baca dulu uraian dibawah ini ya,  agar kita semua paham dan sadar betapa kita sudah terlena oleh pola hidup yang tidak sehat, bahkan tanpa sadar kita sering menjadi jurkam nya dengan senang hati,  akibat ketidak tahuan. Please !

Serbuan Junk Food

Serbuan Junk Food
www.brilio.net

Betapa saat ini diabet menjadi momok orang modern akibat pola makan yang tidak seimbang dan tidak sehat. Panganan modern saat ini lebih mementingkan penampilan dan cita-rasa dibanding nilai kesehatan. Kita lihat makanan popular saat ini yang beredar di Mall-mall maupun yang dijajakan ditoko-toko dan pinggir jalan. Dari es krim, donat, roti, kue ulang tahun, minuman kaleng berkarbonasi, makanan kaleng, mie instan dsb, semuanya memiliki penampilan menarik dengan cita-rasa mewah nan lezat. Ternyata tidak menjamin makanan atau minuman yang berpenampilan menarik dan lezat itu lantas menyehatkan tubuh.

Apatah lagi konsumen sama sekali tidak tahu bagaimana proses pembuatannya, maupun bahan apa saja yang digunakan. Apakah semua proses dan bahan-bahannya aman ?  Bahkan makanan atau produk minuman dari pabrikan besar yang katanya dengan standar mutu dan pengawasan pun tidak menjamin 100 % sehat dan aman.

Belum lagi jika kita bicara ke halal-annya. Syarat makanan itu ada 2,  yaitu Halal dan Thoyib. Halal berarti sah menurut agama, baik barangnya atau cara mendapatkannya. Sedangkan Thoyib berarti sehat, aman, dan bergizi, serta tidak berlebihan.

Untuk itu Para Pakar  Kesehatan banyak gembar – gembor (menyuarakan) tentang pentingnya makanan yang menyehatkan tubuh dengan kembali kealam. Kurangi beli makanan jadi, lebih baik adalah makanan hasil olahan sendiri karena tahu prosesnya plus bahan apa saja yang digunakan.

Kembali Ke Menu Nenek Moyang Agar Panjang Umur

Dulu sebelum makanan khas Barat menyerbu dunia, semua bangsa- bangsa lebih sehat dan panjang umur. Tetapi setelah masuknya menu khas Barat yang mengandung gula tinggi, lemak tinggi, rendah serat, bahan pengawet,  pewarna sintetik, gula sintetik, bahan pengembang dll maka mereka menjadi banyak menemui masalah kesehatan. Hal ini diucapkan oleh Pakar kesehatan pangan dari Barat sendiri.

Lebih lanjut pakar itu mengatakan, salah satu suku di Afrika ada yang memiliki pola makan khas berupa lemak hewani, anehnya mereka sehat-sehat saja dan tidak memiliki masalah apapun dengan pola makan mereka yang berlemak. Akan tetapi setelah  masuknya menu khas Barat kedalam pola makanan mereka, lalu menyebabkan banyak masalah kesehatan. Seperti strok, diabet, jantung coroner , kanker, dll. Ia menganjurkan sebaiknya agar sehat dan panjang umur kembalilah ke menu nenek-moyang masing-masing.

Mengapa menu khas Barat yang saat ini menjadi trend sebagai symbol panganan modern justru dituding menjadi sebab masalah kesehatan ? tak lain adalah menu khas Barat lebih mementingkan Penampilan dan cita-rasa semata demi keuntungan bisnis. Sehingga adanya pewarna tiruan, bahan pengawet, zat pengembang kimia, perenyah gorengan supaya lebih krispi, pemanis buatan dan seabrek bahan lainnya yang awam bagi kebanyakan orang, mereka tambahkan. Dan terbukti bahan- bahan tadi berbahaya dan tidak ramah bagi tubuh, apalagi jika terus – menerus dikonsumsi. Lantaran tidak terurai oleh tubuh lalu mengendap dan menumpuk dalam darah, maka secara bertahap zat-zat tadi berpotensi mengancam kesehatan.

Maka jangan heran sekarang bermunculan aneka macam penyakit yang dulu tidak dikenal oleh Masyarakat kita. Seperti macam-macam jenis kanker, strok, dan diabetes mellitus. Dan yang lebih menghawatirkan penyakit tsb tidak hanya menyerang Kaum Manula tetapi anak- anak pun terancam.

Bahaya Kelebihan Gizi

Bahaya Kelebihan Gizi
www.madiunpos.com

Menurut penelitian bahwa saat ini banyak anak-anak kaum makmur kelebihan gizi akibat pola makan yang tidak seimbang dengan mengonsumsi makanan yang berlebih gula, rendah serat  dan lemak tinggi. Perlu dicatat kekurangan gizi menyebabkan masalah kesehatan, tetapi kelebihan gizi juga tak kalah bahaya. Yang ideal adalah cukup sesuai kebutuhan tubuh. Makanya Islam memberi resep sehat ‘’ Makan dan minumlah kamu tetapi jangan melampaui batas’’ (Quran), ‘’ Makanlah ketika lapar, dan berhenti makan sebelum kenyang’’ (Hadits), ‘’Porsi makanan itu sepertiga;  Sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk air, dan sepertiga untuk udara’’ (Hadits).

Dewasa ini anak-anak kaum makmur memenuhi pusat-pusat perbelanjaan. Mereka memborong segala jenis panganan masakini dari es krim, burger, kfc, donut dan seabrek kuliner lezat lainya. Isi kulkas merekapun penuh dengan makanan tadi, dan hari-hari mereka buat menjejali perut dengan berlebihan, tak heran di usia dini mereka sudah sangat bongsor dan kelebihan berat badan. Dan yang lebih riskan mereka akhirnya banyak menderita diabet karena pola makan tadi, padahal usia mereka masih sangat muda. Ini harus menjadi perhatian bahwa kelebihan gizi itu jelek, dan perlu diperangi dengan kampanye pola hidup sehat, yakni kembali kealam atau kembali ke menu nenek moyang masing-masing.  Atau jika sesuai anjuran Islam adalah Halalan Thoyiban.

Gejala Diabetes Mellitus

Gejala Diabetes Mellitus
www.sehatdanfit.com

Menurut Prof. Dr.dr. Nyoman Kertia SpPD,KR dokter spesialis penyakit dalam dari RS. dr. Sarjito, Yogyakarta mengatakan, Penyakit diabetes mellitus disebabkan oleh lingkungan dan keturunan. ‘’Lingkungan lebih pada pola hidup, sementara keturunan secara genetik’’.  Menurut Nyoman, gejala diabet itu ; Polipagi( banyak makan tetapi masih merasa lapar), Polidipsi (banyak minum tetapi masih merasa haus), dan Poliurine ( selalu ingin kemih ). Menurut Nyoman, gejala diabet dapat diketahui setelah pemeriksaan kadar gula darah / glukosa.

Dulu orang dikatakan diabet jika kadar gula darah diatas 140 mg / dl, ketika puasa dan diatas 200 mg / dl, dua jam setelah makan.

Sekarang diperketat lagi, standar itu berubah sejak lima tahun terakhir. Sekarang dikatakan diabet jika kadar gula darah diatas 130 mg / dl saat puasa, dan diatas 140 mg / dl, setelah dua jam makan.

Standar diabet diperketat karena dokter ingin Masyarakat sehat. Menurut Nyoman resiko paling fatal akibat diabet adalah koma, bahkan meninggal ketika gula darah sangat tinggi. Kekuatan tubuh seseorang juga sangat berpengaruh, ada yang kadar gula darahnya 400 mg / dl,  dia sudah koma, ada juga yang 1000 mg / dl,  baru koma. Tetapi kadar gula darah yang sangat rendah dibawah 70 mg / dl, juga bisa menyebabkan seseorang koma, bahkan meninggal. Katanya.

Untuk itu kadar gula darah penting dijaga agar stabil, tidak terlalu tinggi, maupun terlalu rendah. Yaitu dengan menerapkan  pola hidup sehat : cukup makan dengan serat tinggi, cukup tidur, cukup olahraga, cukup istirahat, banyak minum air putih, tidak merokok, dan tidak mengkonsumsi minuman keras apalagi drugs.

Efek Ganas Dari Diabetes

Kelebihan kadar gula darah akan berakibat sangat fatal, terutama jika lambat penanganannya, yaitu komplikasi berbagai macam penyakit akibat lemahnya daya tahan tubuh terhadap bibit penyakit, misalnya luka sedikit saja akan membesar dan menjadi serius, juga lama sembuhnya yang bagi orang normal adalah hal sepele. Mengakibatkan katarak pada mata hingga mengakibatkan kebutaan. Tubuh menjadi sangat kurus, pucat dan hilang kejantanan terutama bagi kaum Pria. Dan bila semakin parah akan menyebabkan kerusakan permanen di pancreas dan hepar hingga menyebabkan kematian bagi Penderita.

4 Tahap Penangan Diabetes

Nyoman menjelaskan, penangan pasien diabet didunia medis ada 4 tahap, yakni ; Pendidikan, Diet, Olahraga, dan Obat. Olahraga berfungsi agar gula darah masuk ke sel, bukan ke darah. Berkaitan dengan diet, Pasien harus menghindari makanan seperti gula yang mudah diserap tubuh, yaitu glukosa. Pasien diabet juga sebaiknya makan secara sering , dengan porsi sedikit-sedikit sesuai anjuran dokter. Olah raga yang bagus untuk penderita diabet adalah jalan dan renang.

Beberapa obat diberikan dengan sifat yang dapat memacu pankreas untuk membuat insulin(hormon tubuh pemecah gula), ada yang berfungsi agar sel-sel dapat menyerap gula, ada yang berfungsi mencegah agar gula tidak terserap oleh darah.

DAUN GAHARU NORMALKAN GULA DARAH

Pohon gaharu / garu (aquilaria malaccensis) sekarang banyak dibudidaya warga karena resin/getah yang disebut gubal memiliki aroma yang sangat harum dan sangat mahal. Di Pulau Kalimantan dan Sumatera pohon ini banyak tumbuh baik secara alami maupun budidaya. Sehingga tak sulit untuk mencari tanaman tadi, sekarang dimana-mana sudah banyak orang menanam gaharu, berharap kemujuran dari gubalnya kelak.

Sekarang sambil menunggu gubal, kita petik daunnya, karena daunnya ternyata ampuh untuk menormalkan kadar gula darah bagi penderita diabet.

Kandungan Senyawa Daun Gaharu Dan Prosesnya :

Daun Gaharu Sebagai Obat Diabetes
www.manfaatbuah.asia

Daun gaharu mengandung beragam senyawa aktif antara lain ; asam heksadekanoat, saponin, dan flavonoid. Menurut Herbalis di Caringin – Bogor – Jawa Barat. Ujang Edi, senyawa itu membantu menurunkan kadar gula darah. Ia meresepkan daun gaharu untuk pasiennya dengan menyeduhnya seperti teh. Caranya :

Mula-mula ia mengeringkan terlebih dahulu daun gaharu segar itu dari pukul 08.00 -11.00, ‘’jangan sampai warna hijaunya hilang semua’’ kata Ujang.( Mungkin lebih baik jika dianginkan saja seperti proses teh hijau). Daun tanaman family thymelaeceae kemudian diseduh dengan air panas dengan dosis 10 g / gelas (±200ml). atau bisa juga sekitar 20 daun segar direbus dengan air 0.5 ltr. Agar tidak langu bisa ditambahkan jahe. Menurut Ujang selain sebagai penghilang bau langu, jahe bisa juga menghilangkan pegal-pegal.

‘’Biasanya penderita diabet selalu merasa tidak nyaman saat bangun pagi, rasanya seperti di gebuki’’. Sekitar 3 hari pasca meminum seduhan daun gaharu gula darah mulai turun. Kata Ujang.

Kesaksian Keampuhan Daun Gaharu

Suprayitno podo lelaki asal Atambua NTT mengalami diabet akibat kebiasaan minum kopi manis berlebihan. Rata-rata ia meyeruput kopi manis hingga 6 gelas sehari. Kebiasaan ini berlangsung sejak 1987. Akibat mengonsumsi gula berlebihan selama bertahun-tahun, kadar gula darahnya melambung hingga 300 mg / dl , kadar normal 130 mg / dl. Ayah satu anak itu kemudian mengunjungi dokter setelah sepekan lamanya merasa gampang lelah. ‘’Saya juga sering kemih dimalam hari, dan mudah lapar’’. Ujar Pria 46 tahun itu. Tetapi Suprayitno lebih memilih berobat mengunakan Jamu dari daun gaharu.

Ia hanya menyeduh daun gaharu saja dalam kantong, persis seperti teh celup. Warga Jambi Selatan – Propinsi Jambi itu mulai rutin minum seduhan daun gaharu itu sejak juni 2013, 3x setiap hari, yaitu seusai sarapan, makan siang, dan makan malam.

Suprayitno merasakan perbedaan yang signifikan setelah rutin meminum seduhan jamu tsb. Jika sebelunya rata-rata 3-5 kali berkemih permalam, turun menjadi 1-2 x permalam. Usai bangun pagi ia merasa lebih bugar. Rasa lapar yang kerap kali datang meski sering makan mulai hilang setelah 1 bulan minum jamu tsb. Pengecekan pada  agustus 2014, ‘’gula darah saya normal lagi diangka 150 mg/dl. Katanya.

Pencarian Terbaru:

  • jenis kenis pohoh dan daun gaharu