Kisah Daud, Sulaiman dan Bilqis

Daud as. (alaihis salam) adalah Ayahanda dari Sulaiman as. Keduanya adalah Seorang Nabi dan Rosul, sekaligus seorang Maha Raja dari Bani Israil yang memerintah Negeri Kan’an dengan ibukota Bethlehm – Yerusalem (Palestina, yang sekarang dicaplok oleh Zionis Israel).

Dan Ratu Balqis / Bilqis / Bulqis, Penguasa digdaya Negeri Saba ( Yaman selatan) yang secara dramatic akhirnya menjadi Permaisuri dari Sulaiman as. Secara otomatis akhirnya Negeri Saba yang makmur, dan gemah ripah menjadi wilayah otoritas Kerajaan Sulaiman. Palestina adalah bagian dari Negeri Syam, dalam Riwayat Imam Bukhory, disebutkan, negeri yang mendapat doa keberkahan 2 x berturut-turut dari Rosululloh saw bersama dengan Negeri Yaman, baik dalam kondisi damai maupun perang.

Yaman selatan. Catatan sejarah menuliskan, Ratu Saba (Balqis) berasal dari Negeri tua di Yaman Selatan. Penelitian yang dilakukan terhadap reruntuhan Kerajaan Saba mengungkapkan, Bahwa pernah ada Seorang Ratu di situs tsb yang hidup antara 1000 – 950 SM, telah melakukan perjalanan ke utara (Jerusalem). Menurut sebagian riwayat Saba adalah gelar para Raja yang memerintah di Negeri tua Yaman selatan.

Kerajaan Sulaiman (Solomon). Menurut kisah Quran, maupun kisah – kisah Israiliyat (Versi Yahudi) ,dan Nasrani. Solomon memiliki kerajaan yang super besar dan super kuat dengan bala tentara yang istimewa dari bangsa Manusia, Jin, setan dan Binatang terutama Burung.

Istananya dibangun dengan sangat indah dan megah karena melibatkan tentara dari Bangsa Jin dan setan, yang punya spesialis ahli menyelam didasar samudera guna mengumpulkan intan dan mutiara, dan ahli logam, bangunan dengan menara tinggi menjulang. Istana dan banteng megah itu dibangun dengan tehnologi tinggi para Jin dipadu dengan tehnologi Manusia yang sangat maju pada masa itu. Namun, keindahan dan kemegahannya tiada duanya didunia hingga akhir masa.

Konon diistananya diisi dengan perabotan – yang sangat indah dan mahal tak terjangkau oleh bangsa manapun, menandakan betapa super kaya nya Raja Sulaiman, kekayaannya tidak akan pernah tertandingi oleh Anak Adam siapapun dan kapanpun hingga akhir masa, karena ini merupakan bagian dari mukjizatnya.

Istana / haikal Nabi Sulaiman, yang saat ini diplesetkan oleh zionis disebut kuil Sulaiman (Solomon temple) sehingga kesannya paganisme sekali, menurut literature zionis, kuil solomon telah mengalami keruntuhan berat, dan hanya menyisakan tembok disebelah barat saja yang bersebelahan dengan Masjid Al-Aqsho, tembok ini oleh bangsa yahudi dijadikan tembok ratapan (wailing wall).

Celakanya zionis mengklaim bahwa kuil sulaiman itu berada dikawasan / komplek Masjid Al-Aqsho berdiri. Sehingga dengan berbagai motif, mereka ingin merobohkan masjid yang pernah menjadi tempat Nabi Isra – mijraj, sekaligus Kiblat pertama Umat Islam.

Alquran memuat kisah romantic Sulaiman dan Balqis secara runut dengan bahasa yang lugas, santun dan penuh hikmah. Sehingga tak perlu dinovelkan pun sudah sangat menarik, dengan demikian tidak menghilangkan esensi aslinya. Dibawah ini sengaja kami copas, lalu kami urutkan ayat-ayat yang berkaitan dengan kisah mereka yang dinukilkan dari berbagai surah dalam Kitab suci AlQuran, seperti ; Shaad, Alanbiya (Para Nabi), An-naml (Semut), Saba (Negeri Saba) dan Albaqoroh (Sapi Betina) sesuai tema. Selamat membaca .

Hamba Yang Sholeh

Hamba Yang Sholeh

Dan Kami karuniakan kepada Daud, Sulaiman, dia adalah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya).(shaad 30)

(ingatlah) ketika dipertunjukkan kepadanya kuda-kuda yang tenang di waktu berhenti dan cepat waktu berlari pada waktu sore. (Shaad 31)

Maka ia berkata : “Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik (kuda) sehingga aku lalai mengingat Tuhanku sampai kuda itu hilang dari pandangan’’. (Shaad 32)

“Bawalah semua kuda itu kembali kepadaku”. Lalu ia potong kaki dan leher kuda itu. (Shaad 33)
Dan sesungguhnya Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian ia bertaubat. (shaad 34 )

Ia berkata: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang jua pun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi”. (Shaad 35) Dan (ingatlah kisah) Daud dan Sulaiman, di waktu keduanya memberikan keputusan mengenai tanaman, karena tanaman itu dirusak oleh kambing-kambing kepunyaan kaumnya. Dan adalah Kami menyaksikan keputusan yang diberikan oleh mereka itu. (Alanbiya 78).

maka Kami telah memberikan pengertian kepada Sulaiman tentang hukum (yang lebih tepat), dan kepada masing-masing mereka telah Kami berikan hikmah dan ilmu dan telah Kami tundukkan gunung-gunung dan burung-burung, semua bertasbih bersama Daud. Dan Kami lah yang melakukannya. (alanbiya 79).

Penemu Baju Zirah

penemu baju zirah

Dan telah Kami ajarkan kepada Daud membuat baju besi untuk kamu, guna memelihara kamu dalam peperanganmu, Maka hendaklah kamu bersyukur (kepada Allah).

(alanbiya 80) (yaitu) buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya, dan kerjakanlah amalan yang shaleh. Sesungguhnya Aku melihat apa yang kamu kerjakan. (Saba 11)

Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud karunia dari Kami. (Kami berfirman): “Hai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud”, dan Kami telah melunakkan besi untuknya. (Saba 10).

Kerajaan Sulaiman

Kerajaan Sulaiman

Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami telah memberkatinya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu. (alanbiya 81)Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut ke mana saja yang dikehendakinya. (shaad 36)

Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula) dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya adzab neraka yang apinya menyala-nyala. (Saba 12) dan (Kami tundukkan pula kepadanya) syaitan-syaitan, semuanya ahli bangunan dan penyelam. (Shaad 37) Dan Kami telah tundukkan (pula kepada Sulaiman) segolongan syaitan-syaitan yang menyelam (ke dalam laut) untuknya dan mengerjakan pekerjaan selain daripada itu; dan adalah Kami memelihara mereka itu, (alanbiya 82). dan syaitan yang lain yang terikat dalam belenggu. (shaad 38)

Inilah anugerah Kami, maka berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) dengan tiada pertanggungan jawab. (Shaad 39) Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik. (Shaad 40).

Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba Ku yang berterima kasih. (Saba 13)Dan sesungguhnya Kami telah memberi ilmu kepada Daud dan Sulaiman; dan keduanya mengucapkan: “Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hamba-Nya yang beriman”. (Annaml 15) Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: “Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu karunia yang nyata”. (Anaaml 16)

Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan). (Annaml 17)Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari”. (annaml 18)

maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: “Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal shaleh yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh. (annaml 19)

Kabar Burung Hud-Hud

Kabar Burung Hud-Hud

Dan dia memeriksa burung-burung lalu berkata: “Mengapa aku tidak melihat hud-hud, apakah dia termasuk yang tidak hadir’’. (Annaml 20)‘’Sungguh aku benar-benar akan mengadzabnya dengan adzab yang keras, atau benar-benar menyembelihnya kecuali jika benar-benar dia datang kepadaku dengan alasan yang terang”. (Anaml 21)

Maka tidak lama kemudian (datanglah hud-hud), lalu ia berkata: “Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini’’. (annaml 22)Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar. (annaml 23)

Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah, dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tidak dapat petunjuk. (annaml 24)

Agar mereka tidak menyembah Allah Yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi dan Yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. (annaml 25)
Allah, tiada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Dia, Tuhan Yang mempunyai Arasy yang besar(annaml 26)

Berkata Sulaiman: “Akan kami lihat, apa kamu benar, ataukah kamu termasuk orang-orang yang berdusta’’. (annaml 27)‘’Pergilah dengan (membawa) suratku ini, lalu jatuhkanlah kepada mereka, kemudian berpalinglah dari mereka, lalu perhatikanlah apa yang mereka bicarakan” (annaml 28)
Berkata ia (Balqis): “Hai pembesar-pembesar, sesungguhnya telah dijatuhkan kepadaku sebuah surat yang mulia’’.(Annaml 29)

Sesungguhnya surat itu, dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi) nya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang’’. (annaml 30)Bahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang berserah diri.(Annaml 31)

Berkata dia (Balqis): “Hai para pembesar berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini) aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis (ku)”. (annaml 32)Mereka menjawab: “Kita adalah orang-orang yang memiliki kekuatan dan (juga) memiliki keberanian yang sangat (dalam peperangan), dan keputusan berada di tanganmu; maka pertimbangkanlah apa yang akan kamu perintahkan”. (Annaml 33)

Dia berkata: “Sesungguhnya raja-raja apabila memasuki suatu negeri, niscaya mereka membinasakannya, dan menjadikan penduduknya yang mulia jadi hina; dan demikian pulalah yang akan mereka perbuat’’. (annaml 34) Dan sesungguhnya aku akan mengirim utusan kepada mereka dengan (membawa) hadiah, dan (aku akan) menunggu apa yang akan dibawa kembali oleh utusan-utusan itu. (annaml 35) Maka tatkala utusan itu sampai kepada Sulaiman, Sulaiman berkata: “Apakah (patut) kamu menolong aku dengan harta ? maka apa yang diberikan Allah kepadaku lebih baik daripada apa yang diberikan-Nya kepadamu, tetapi kamu merasa bangga dengan hadiahmu’’. (annaml 36)

‘’Kembalilah kepada mereka sungguh kami akan mendatangi mereka dengan bala tentara yang mereka tidak kuasa melawannya, dan pasti kami akan mengusir mereka dari negeri itu (Saba) dengan terhina dan mereka menjadi (tawanan-tawanan) yang hina dina”. (Annaml 37)

Sayembara Sang Raja. Berkata Sulaiman: “Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri”. (Annaml 38)Berkata `Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: “Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgasana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu, sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya”. (Annaml 39)

Berkatalah seorang (Manusia) yang mempunyai ilmu dari Al Kitab ; “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barang siapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barang siapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”. (annaml 40)

Dia berkata: “Robahlah baginya singgasananya; maka kita akan melihat apakah dia mengenal ataukah dia termasuk orang-orang yang tidak mengenal (nya)”. (Annaml 41) Dan ketika Balqis datang, ditanyakanlah kepadanya: “Serupa inikah singgasanamu ?” Dia menjawab: “Seakan-akan singgasana ini singgasanaku, kami telah diberi pengetahuan sebelumnya dan kami adalah orang-orang yang berserah diri”.(Annaml 42)

Dan apa yang disembahnya selama ini selain Allah, mencegahnya (untuk melahirkan keislamannya), karena sesungguhnya dia dahulunya termasuk orang-orang yang kafir. (Annaml 43) Dikatakan kepadanya: “Masuklah ke dalam istana”. Maka tatkala dia melihat lantai istana itu, dikiranya kolam air yang besar, dan disingkapkannya kedua betisnya. Berkatalah Sulaiman : “Sesungguhnya ia adalah istana licin terbuat dari kaca”. Berkatalah Balqis: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat dzalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam”. (Annaml 44)

Bukti Jin Dan Setan Tidak Mengetahui Perkara Ghaib

Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang gaib tentulah mereka tidak tetap dalam siksa yang menghinakan. (Saba 14)

Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (Kepada mereka dikatakan): “Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun”. (Saba 15)

Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr. (Saba 16)

Fitnah Terhadap Sulaiman As

Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil (Iraq) yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir”.

Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudarat dengan sihirnya kepada seorang pun kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudarat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barang siapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui. (Albaqoroh 102).

Pencarian Terbaru:

  • qs annaml30-38