Penyebab Dan Solusi Mengatasi Lecet Pada Puting Ibu Saat Menyusui

penyebab-dan-solusi-mengatasi-lecet-pada-puting-ibu-saat-menyusui

Menyusui dengan puting lecet tentu akan terasa menyakitkan dan terkadang ada sedikit darah yang ikut keluar selama proses menyusui sehingga terkadang si kecil ikut menelah darah tersebut. Namun, ibu tenang saja, jangan panik! Walaupun pendarahan ini terlihat menakutkan namun ini tidak berbahaya bagi si kecil. Jadi masih cukup aman bagi si kecil untuk tetap menyusui.

Puting lecet saat menyusui sering terjadi pada ibu-ibu yang baru pertama kali memiliki anak. Hal ini lebih sering disebabkan kurangnya pengetahuan sang ibu terhadap cara menyusui bayi yang benar. Oleh karena itu hal ini amat sering dikeluhkan oleh ibu-ibu yang baru pertama kali melahirkan.

Selain itu, ada mitos yang berkembang di kalangan orang tua bahwa jenis kelamin juga mempengaruhi terjadinya puting lecet, apabila anak laki-laki maka resiko terjadi puting lecet lebih besar, sedangkan anak perempuan memiliki tingkat resiko yang lebih rendah. Namun, hal ini belum dapat dipastikan oleh tim medis, karena belum pernah ada yang melakukan penelitian.

Lecet atau luka sekecil apapun pada tubuh dapat menjadi pintu masuknya bakteri. Oleh karena itu, hal ini haruslah mendapatkan perhatian khusus, terutama untuk para ibu menyusui. Bakteri yang sudah masuk kedalam tubuh melalui luka ataupun lecet berpotensi menyebabkan infeksi pada tubuh, adapun gejala yang ditimbulkan biasanya seperti puting yang bengkak, nyeri, bahkan dapat menyebabkan deman juga.

Untuk mengatasi puting yang lecet terlebih dahulu para ibu harus menemukan penyebabnya, apabila penyebabnya sudah ditemukan, maka akan mudah untuk mencari solusinya. Namun, untuk pertolongan pertama guna mencegah terjadinya puting lecet atau kering dapat menggunakan Lansinoh, zat lanolin murninya yang hipoalergenik sudah bebas pestisida. Selain itu, Lansinoh dapat menyembuhkan dengan menghasilkan pelembab pada jaringan yang normal dan ibu tidak perlu lagi mencuci puting sebelum menyusui si kecil.

Berikut ini beberapa penyebab lain dan cara mengatasi terjadinya puting lecet :

Cara Menyusui Tidak Tepat

Penyebab paling sering terjadinya puting lecet adalah cara menyusui si kecil yang tidak tepat, biasanya mulut si kecil yang tidak sampai areola atau tidak meliputi seluruh puting alias menghisap secara dangkal. Mulut si kecil hanya sampai dibagian pangkal, tengah atau bahkan hanya di ujung puting. Tentunya sang ibu harus banyak menambah wawasan mengenai bagaimana cara menyusui si kecil yang baik dan benar. Cobalah berkonsultasi kepada bidan atau dokter mengenai masalah ini.

Trauma Breast Pump

Penggunaan breast pump yang tidak tepat juga dapat menyebabkan puting menjadi lecet. Coba gunakan breast pump yang sesuai ukuran payudara ibu, jangan kekecilan ataupun kebesaran, selain itu, atur juga penghisapannya jangan terlalu tinggi, karna bisa jadi ini adalah penyebabnya.

Tertular Bakteri dari Sariawan Bayi

Coba periksa mulut si kecil apabila ibu mengalami lecet pada puting, kemungkinan disebabkan si kecil sedang mengalami sariawan atau thrush infection yang kemudian menular pada ibu. Jika ibu mengalami adanya tanda-tanda seperti puting gatal, puting memerah, atau puting mengkilap mengkilap bisa jadi puting ibu sudah tertular sariawan si kecil. Cobalah menghubungi dokter atau bidan terdekat untuk mendapatkan obatnya.

Vasospasme (penyempitan otot)

Penyebab lain puting terasa sakit saat menyusui yaitu karena adanya pembuluh darah di bagian puting yang mengalami kejang, biasanya puting akan terlihat pucat dan akan terasa sakit saat menyusui si kecil, kemudian kembali normal setelah beberapa waktu. Jalan terbaik mengatasi masalah ini adalah berkonsultasi ke dokter atau klinik laktasi.

Nah, demikanlah beberapa Penyebab Dan Solusi Mengatasi Lecet Pada Putting Saat Menyusui, semoga bermanfaat untuk ibu.