Tips dan Trik Agar Sukses Budidaya Tanaman Hidroponik di Era Modern

Budidaya tanaman hidroponik di era modern sangat pesat, apalagi saat ini sudah banyak lahan yang digunakan untuk gedung dan perumahan. Pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi membuat tanaman di dunia semakin berkurang, karena banyak tanaman yang dimusnahkan untuk berbagai keperluan bisnis. Tetapi bumi yang semakin punah harus dilestarikan dengan cara menambah tanaman dan pohon untuk melindungi bumi. Sebenarnya sangat mudah untuk menanam tanaman hidroponik, namun banyak masyarakat yang malas karena menurut mereka hal tersebut hanya membuang waktu dan prosesnya juga sangat lama. Pada era modern ini kita bisa menemukan berbagai alat dan bahan untuk membuat tanaman yang dapat di hias. Kita hanya memerlukan modul atau tuntunan cara budidaya tanaman yang bermanfaat dan tidak memakan lahan.

Tanaman hidprodponik atau kata istilahnya hydroponics merupakan sebuah cara untuk melakukan bercocok tanam tetapi tidak menggunakan tanah untuk media penanamannya. Kita bisa menggunakan media lain seperti pot yang diisi air ataupun bahan lain seperti porous, contohnya saja menggunakan gabus yang berwarna putih, kerikil, dan juga pasir kali atau pecahan genting. Pada awalnya, peneliti yang sedang bekerja di sebuah laboratorium fisiologi mencoba percobaan sederhana dengan menguji tanaman untuk ditanam.

Dengan metode hydroponik ini memudahkan masyarakat yang akan menerapkan, dikarenakan tidak membutuhkan lahan yang luas. penerapan konsep bertanam ini dapat diterapkan di pekarangan rumah, teras rumah bahkan atap rumah. Namun perlu diperhatikan perawatannya yang intensif karena berkaitan dengan cuaca harus cenderung stabil. Metode bertanam minimalis ini sangat membantu penghijauan, dengan dimulai dari lahan sedikit, dan menggunakan media tanam yang minimalis.

Bila dilihat dari riwayatnya muncul konsep tanaman Hidroponic ini berawal dari Buku Sylva Sylvarum tentang kegiatan membudidayakan tanaman tanpa tanah yang dibuat pada tahun 1627 oleh Francis Bacon. Teknik budidaya tanaman pada air ini menjadi sebuah penelitian yang cukup populer setelahnya. Kemudian tahun 1699 John Woodward menerbitkan sebuah percobaan budidaya tanaman menggunakan air dengan spearmint. Ternyata ia menemukan sebuah fakta bahwa tanaman yang dibudidayakan dengan sumber-sumber air yang kurang murni tersebut dapat tumbuh lebih baik dibandingkan dengan tanaman yang menggunakan air murni. Selanjutnya di tahun 1842 disusunlah daftar sembilan elemen dasar yang diyakini sangat berpengaruh pada pertumbuhan tanaman. Kemudian seorang ahli botani jerman yang bernama Julius von sachs serta Wilhelm Knop pada tahun 1859 hingga 1865 bahwa teknik membudidayakan tanaman tanpa tanah dapat dikembangkan. Dimana pertumbuhan tanaman didarat tanpa tanah ddapat berkembang dengan pesat dengan menggunakan larutan yang memfokuskan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi mineral pada tanaman. Dari penemuan tersebut ternyata banyak yang yang tertarik menggunakan konsep bertanam seperti itu, terlebih dengan semakin minimnya lahan untuk bercocok tanam saat ini. Hingga saat ini konsep bertanam tersebut masih dijadikan standard penelitian serta teknik pembelajaran yang masih digunakan hingga saat ini.

Istilah popular yang dikenal saat ini dengan penerapan konsep tanam hidroponik tersebut adalah konsep budidaya tanaman modern minimalis. Sebagain lainnya mengenal dengan istilah Solution culture yang merupakan sebuah cara pembudidayaan tanaman hidroponik tanpa menggunakan media tanam inert, dimana media tanamnya tidak menyediakan unsur hara didalamnya. Selanjutnya tahun 1929 dimulailan promosi secara terbuka untuk menggambarkan tentang Solution culture untuk mengahasilkan tanaman pertanian oleh William Frederick Gericke dari Universitas California tepatnya di Berkeley. Awal promosinya memang beliau menggunakan istilah Aquaculture atau budidaya perairan. Namun karena istilah tersebut sudah digunakan pada budidaya hewan air, maka William pun menciptakan istilah hidroponik pada tahun 1937 karena keberhasilannya bereksperimen menumbuhkan tanaman tomat dengan tinggi kurang lebih satu meterdihalaman belakang rumahnya. Menurut William konsep budidaya hidroponik akan membuat sebuah  revolusi dalam bidang pertanian tanaman serta dapat memicu masyarakat luas untuk bertanam beragam jenis tanaman walaupun pekarangannya tidak besar. William pun sempat mengajukan untuk pembuatan Green house untuk mendukung dan mengambangkan eksperimen tanaman tomat yang tumbuh di halaman belakang rumahnya tersebut kepada pihak universitas namun usulannya ditolak. Akhirnya ia pun meninggalkan jabatannya di kampus tersebut dan membuat sebuah buku dengan judul Complete Guide to soil Less Gardening yang menggambarkan cara bertanam hidroponik dengan lahan pekarangan rumah yang sedikit.

Dilihat dari perkembangannya teknik budidaya tanaman hidroponik hingga saat ini sudah cukup banyak dilakukan baik dalam skala kecil maupun skala besar. Namun sebagian besar justru banyak dilakukan dalam skala kecil sebagai wujud dari hobi masyarakat pada tanaman. Untuk memulai dalam budidaya tanaman hodroponik perlu diperhatikan pulajenis tanaman yang akan ditanam, dikarenakan harys memiliki nilai komersial pula. Tujuannya agar hasil dari budidaya tanaman hidroponik ini dapat memiliki hasil guna, shingga dapat meningkatkan semangat bagi masyarakat yang hobi pada budidaya tanaman. Jadi dapat dikatakan mulai dari hobi menjadi sesuatu yang menghasilkan. Berikut beberapa jenis tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi sehingga dapat menjadi komersial antara lain:

  • Paprika, ini masuk kategori tanaman sayuran, namun banyak yag menggunakan buah ini untuk pelengkap dari makanan yang disajikan pada restoran umumnya.
  • Tomat, Buah ini memang kaya akan vitamin C, oleh karena itu banyak ibu rumah tangga yang menggunakannya sebagai campuran dalam memasak sayur.
  • Timun Jepang, Buah ini mengandung cukup banyak air, namun tidak seperti timun pada umumnya.  Sebagian besar yang menggunakan buah ini adalah restoran jepang.
  • Melon, Buah ini termasuk yang memiliki kadar air cukup banyak. Sehingga bila mengkonsumsi buah ini dipastikan tidak akan dehidrasi.
  • Terong Jepang, buah yang termasuk kategori sayuran ini memiliki antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas.
  • Selada, Jenis sayuran yang sering digunakan sebagai pelengkap di restoran-restoran, yang umumnya didampingi dengan jenis makanan pokoknya seperti Daging steak, Burger, ,Ayam bakar, dan masih banyak lagi.

Dengan mengenal jenis tanaman yang komersil tersebut, diharapkan masyarakat yang memiliki hobi berkebun dan budidaya tanaman dapat memiliki hasil yang memuaskan dari apa yang ditanam.

Selain mengetahui jenis tanaman yang memiliki nilai komersial dalam budidaya tanaman hidroponik, Perlu juga diketahui teknik penanaman yang tepat, tujuannya agar tanaman yang ditanam dapat efektif tumbuh dan berkembang. Ada beberapa jenis teknik penanaman hidroponik yang perlu diketahui antara lain :

  • Wick system

Wick system

Yaitu sistem penanaman dengan teknik sederhana yang umumnya sering digunakan oleh para pemula. Sistem yang pasif ini akan mengalirkan nutrisi kedalam media pertumbuhan dari dalam wadah tanaman menggunakan sejenis suumbu. Dan Teknik penanaman ini bekerja sangat efektif untuk jenis tanaman yang berukuran kecil. Sehingga tanaman tersebut tidak terlalu membutuhkan air, oleh karena itu dinamakan system hidroponik.

  • Ebb & Flow System

Ebb & Flow System

Cara kerja system ini adalah dengan menempatkan media tanam dalam wadah yang akan disi larutan nutrisi. Selanjutnya nutrisi yang sudah ditempatkan dalam wadh tersebut dikembalikan lagi ke tempat penampungan, dan dimulai lagi masukkan ke wadah secara berulang. Ini memang membutuhkan pompa untuk mengalirkan ke wadah dan ke tempat penampungan. Jangan lupa perhatikan pula jarak antar tanaman agar pertumbuhannya tidak tergganggu satu sama lain.

  • NFT (Nutrient Film Technique) System

NFT (Nutrient Film Technique) System

Sistem ini menggunakan teknik menempatkan tanaman yang akan ditanam dalam wadah atau tabung dimana akarnya dibiarkan menggantung dalam larutan nutrisi yang sudah dimasukkan dalam wadah. Sistem jenis ini mengalirkan nutrisi terus menerus dari penampungan kedalam wadah dan kembali lagi ke penampungan tanpa memerlukan timer, contohnya pada tanaman Selada.

  • Aeroponic System

Aeroponic System

Sistem ini cukup canggih dikarenakan dapat memungkinkan masyarakat mendapatkan hasil panen terbaik serta lebh cepat dibandingkan dengan system lainnya yang sama-sama hidroponik. Penyebabnyab larutan yang berbentuk kabut ini diberikan langsung ke akar, oleh karena itu langsung dengan mudah diserap masuk ke akar dan tanaman pun jadi lebih mudah menyerap nutrisi yang kaya akan oksigen.

  • Drip System

Drip System

Sistem ini menggunakan pompa yang diberi timer untuk mengontrol pompa pkapan harus menyala dan kapan harus mati. Ketika pompa menyala bertugas meneteskan air yang berisi nutrisi pada masing-masing tanaman.

  • Water Culture System

Water Culture System

Sistem ini membiarkan akar tanaman langsung tersuspensi dengan air yang mmeiliki nutrisi dan udara. Umumnya tanaman yang menggunakan system ini akan diletakkan di rakit dan dibiarkan mengapung dalam air yang memiliki nutrisi tersebut. Sehingg akar tanaman yang terendam tersebut mendapatkan air dan oksigen yang dilalirkan melalui pompa yang biasa untuk aquarium karena dilengkapi dengan gelembung udara, maka tanaman pun dapat tumbuh lebih cepat.

Dari beberapa teknik penanaman hidroponik tersebut, masyarakat dapat memilih akan menggunakan yang mana. Dikarenakan setiap tekknik memilki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Jadi sesuaikan dengan profil diri sendiri  pah sebagai pemula dalam usaha tanaman hidroponik ini, atau memang sudah pernah menerapkan sehingga ingin dikembangkan lagi. Setelah mengetahui teknik bertanam yang baik untuk hidroponik, maka perlu diketahui pula keuntungan dalam bertanam hidroponik ini, antara lain :

  • Tidak membutuhkan banyak tanah

Dengan adanya system ini akan selalu ada sirkulai air selama masih ada didalam system, dan air pun dapat digunakan untuk ekeperluan yang lainnya, sebagai contoh untuk sirkulasi ke aquarium.

  • Dalam mengendalikan nutrisi dimudahkan sehingga nutrisi yang diberikan dapat lebih efisien dan efektif.
  • Secara umum cenderung tidak menghasilkan polusi  ke lingkungan secara nutrisi jadi tidak ada yang terbuang.
  • Dapat memberikan hasil jauh lebih banyak karena nutrisi langsung diserap tanaman.
  • Dalam memanen hasil kebun lebih mudah karena lahan yang minimalis
  • produk yang dihasilkan Steril serta bersih dari pestisida
  • Terbebas dari hama dan tumbuhan pengganggu
  • Media tanam yang digunakan cenderung awet dan  dapat digunakan selama bertahun-tahun
  • dijauhkan dari tumbuhan pengganggu/gulma
  • Tanaman lebih cepat pertumbuhannya.

Selain dapat membudidayakan tanaman, untuk keperluan lain seperti hiasan, serta pot tanaman pun akan lebih bersih. Tentunya dalam merancang interior ruangan dapat bebas berekspresi dalam menempatkan pot-pot hidroponik tersebut. sebagai contoh bila bentuk tanamannya bunga, makadapat diatur dari segi warnanya dengan ruangan yang akan ditempatkan tergantung dari pelarug nutrisi yang digunakan.

Konsep pengembangan dari tanam hidroponik lainnya adalah Static solution culture. Dimana konsep tersebut merupakan teknik budidaya hidroponik dengan menggunakan air mengalir secara statis. Dengan teknik ini akar akan tercelip oleh air yang mengaliryanv diletakkan pada wadah berisi larutan nutrisi. konsep ini memang populer dan sudah diterapkan di indonesia. kepopuleran teknik ini dikarenakan banyak masyarakat yang menerapkannya dalam skala kecil. Misalnya dengan menggunakan wadah seperti toples atau ember yang dibungkus dengan plastik atau alumunium foil agar tidak terkena sinaf matahari yanv nantinya justru akan tumbuh lumut dan mengganggu pertumbuhan tanaman.

Hingga saat ini komunitas pecinta hidroponik cukup banyak dan secara berkala membuat pertemuan semacam kopi darat untuk membahas permasalahan dalam menanam secara hidroponik. selain itu antar masyarakat lainnya dapat saling kenal dan dapat bersama-sama saling membantu agar hasil dari tanaman hidroponik pun dapat lebih maksimal dan memiliki nilai guna. Metode apapun yang digunakan dan hasil dari teknik yang digunakan umumnya dibantu evaluasi oleh komunitas agar teknik penanaman yang salah tidak terjadi lagi. komunitas yang tujuanya mengajak masyarakat luas untuk memanfaatkan area lahan kosong untuk diberdayakan sebagai media tanam hidroponik membuat gagasan tersebut agar lebih banyak masyarakat yang peduli akan lingkungan. Baik dari segi penghijauan yang akan menyumbang oksigen dari tanaman yanv ditanam walaupun tidak banyak, hingga dapat mengkonsumsi hasil dari panen sendiri dimana penanamannya tidak menggunaka  pestisida. Bahkan harapan besarnya dapat memasuk hasil panen hidroponik ini ke seluruh nusantara indonesia dan bila mampu ke luar negeri. Tujuannya secara internal agar generasi muda kedepannya terlahir dalam kondisi sehat dan prima serta secara eksternal dikenal negara lain karena tanahnya yang subur dan orang-orangnya yang kreatif.

Baca juga:

Beberapa Jenis Tanaman Hidroponik Sayuran

Jenis-jenis Tanaman Hidroponik yang Mudah Dibudidayakan

Nutrisi Hidroponik yang Wajib Diberikan

Dengan adanya pemahaman mengenai teknik bertanam secara hidroponik harapannya dapat mengedukasi masyarakat akan pentingnya  melakukan penghijauan dan berkreasi agar mendapat nilai ekonomi tinggi dari kreasi tersebut. bahkan pemerintah pun sangat mendukung industri ekonomi kreatif yang sebagian besar dijalankan oleh generasi muda sekarang. Sehingga di era MEA dimana indonesia harus bersaing dengan warga negara asing yang mencari kerja di indonesia tidak kalah saing dengan negara lain. Sehingga walaupun secara skill dan bahasa menguasai, namun bangsa asing dapat dikalahkan dengan kreatifitas. ini dikarenakan kreatifitas tidak dapat di tiru oleb bangsa lain.

Menurut hasil survei bangsa indonesia masih unggul dari bangsa lain dari segi ekonomi kreatif. Oleh karena itu dari hal tersebut dapat dijadikan oleh masyarakat sebagai nilai tambah. walaupun secara status bukan karyawan diperusahaan asing bahkan belum tentu dapat bersaing dengan bangsa lain. Akan tetapi sisi wirausaha indonesia sudah ada yang mampu mengekspor produk kreatifnya ke negara lain. Sebagai contoh produk radio yang di kemasdengan kemasan kayu sehingga unik dan sudah dipasarkan ke eropa dan jepang. Termasuk lukisan yang dibuat oleh pelepah pisang pun juga sampai dikenal diluar negeri. kreatifitas yang sudah ada tersebut janganlah sampai hilang dan harus dikembangkan sehingga akan semakin banyak variasi dari produk kreatif yang sudah ada. Dengan begitu indonesia tidak akan diremehkan oleh bangsa lain. Harapannya indonesia dapat disegani kembali seperti zamannya Alm soeharto yang pernah memimpin indonesia, dimana Indonesia dikenal di negara lain dengan istilah macannya asia.

Pencarian Terbaru:

  • fcara sukses bertani hidroponik
  • media tanam dalam budidaya secara hidroponik dilestarikan dengan cara
  • agar hidroponik berhasil
  • budidaya tanaman di era modern
  • budidaya tanaman era modern
  • hiroponik trik
  • trik hidroponik