Kakek Ini Mengajarkan, Tidak Ada yang Mampu Menghentikan Sukses yang Hendak Kita Raih
PUKUL 19.40, seorang pria 79 tahun berdiri tanpa baju di belakang panggung Shanghai—panitia sempat ragu, ini fashion show atau masalah.
Saat namanya dipanggil, dia tetap maju. Langkahnya cuma 30 detik. Dunia langsung heboh. Mereka menyebutnya “Hottest Grandpa.” Seolah semuanya dimulai dari sana. Padahal tidak.
Namanya Wang Deshun. Lahir 1936 di Shenyang. Masa kecilnya mengumpulkan debu batu bara dari jalanan. Bukan mimpi. Bukan pilihan. Sekadar supaya keluarganya bisa makan.
Dia pernah jadi kondektur bus. Buruh pabrik. Tidak ada yang spesial. Sampai usia 24, dia baru menemukan teater. Bukan terkenal. Bukan juga sukses. Hanya terus datang. Hari demi hari. Tahun demi tahun.
Lalu sesuatu yang jarang terjadi mulai muncul. Dia tidak berhenti belajar. Umur 44, belajar bahasa Inggris. Umur 49, bikin kelompok pantomim sendiri. Dia bahkan menciptakan bentuk baru: “Model Pantomime.”
Tidak ada yang benar-benar peduli waktu itu. Di usia 65, dia mulai latihan fisik serius. Bukan untuk terlihat muda. Tapi supaya tubuhnya tidak mengkhianati imajinasinya. Pagi berenang. Sore latihan. Bertahun-tahun. Hampir tidak ada yang melihat. Sampai satu foto kecil dilihat seorang desainer.
Undangan datang. China Fashion Week, 2015. Dia ragu. Bahkan takut ditangkap karena tampil tanpa baju. Tapi dia tetap bilang ya. Dan 30 detik itu terjadi. Yang dilihat orang: seorang kakek viral. Yang sebenarnya terjadi: 50 tahun disiplin diam-diam akhirnya muncul.
Sejak mondar-mandir telanjang dada di jalur peragaan busana beberapa tahun lalu, Wang Deshun dijuluki sebagai kakek terseksi di China. Wajah aktor Wang Deshun telah tampil pada film The Forbidden Kingdown dan Warriors of Heaven and Earth.
Namanya kian dikenal setelah berjalan di atas catwalk China Fashion Week. Dia menarik perhatian banyak orang ketika melintasi runway kala itu dengan telanjang dada dan menunjukkan raganya yang masih kokoh. Wang tampil dengan rambut ubannya yang cukup panjang.
Sebuah gambar dari kesehatan yang dijaga oleh Wang ini membuat kekhawatiran masyarakat China yang merasa kian cepat mengalami masalah penuaan. Wang menunjukkan bahwa mentalitas yang semakin tua tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk menyerah.
Hal itu yang menjadi topik pembahasan Wang dalam salah satu video di dunia maya. "Banyak orang mulai melihat saya setelah tampil di catwalk. Tapi apakah Anda tahu? Untuk mempersiapkan hari ini, saya sudah bersiap-siap selama 60 tahun," katanya, seperti dilansir Independent.
Kondisi tubuh Wang saat ini menjadi pernyataan tegasnya bahwa manusia harus terus menantang diri sendiri dan jangan berpikir bahwa sudah terlambat melakukan sesuatu karena sudah masuk usia emas.
"Percayalah, potensi itu dapat terus dikembangkan. Ketika Anda berpikir bahwa sesuatu sudah terlambat, berhati-hati saja agar pemikiran itu tak membuat Anda menyerah. Tidak ada yang dapat menghentikan kesuksesan itu selain diri Anda sendiri," katanya.
Tapi Wang belum selesai. Umur 78, belajar naik motor. Umur 80, jadi DJ. Dia tampil di Milan. Jadi wajah kampanye global Reebok. Lalu diam-diam menyelesaikan sesuatu yang dia simpan lebih dari setengah abad.
Umur 85. Dia lulus lisensi pilot. Orang tertua di China yang melakukannya. Ketika ditanya rahasianya, dia tidak bicara soal bakat. Dia cuma bertanya balik:“Kamu masih berani mencoba hal yang belum pernah kamu lakukan?”
Banyak orang pikir dia menjadi luar biasa di usia 79. Padahal dia hanya akhirnya terlihat. Dia tidak berubah saat terkenal. Waktu tidak pernah mengejarnya. Dia yang belum selesai. (AJR)
