- In Situ/In Vitro, Percakapan Ekologis Dua Seniman dalam Bayang-bayang Antroposen
- Konsep Indonesia Naik Kelas, Kunci Tekan Kemiskinan di Bawah 5%
- Beyond Energy: Langkah Baru Pertamina Pimpin Transisi Energi Hijau
- Presiden Prabowo: Ketahanan Pangan Jadi Urusan Keamanan Negara
- Polri Akan Membangun 10 Gudang Ketahanan Pangan Baru di 2026
- Berhenti Makan 3 Jam Sebelum Tidur Agar Jantung Lebih Sehat
- Diversifikasi Jadi Kunci Masa Depan Pertanian
- Cara Anak Muda Mengelola Keuangan di 2026, Gaya Hidup Jalan Uang Tetap Aman
- Whoosh Resmi Go Global, Kini Bisa Dipesan Dunia Lewat Trip.com
- 5 Cara Biar Remaja Tetap Aman di Internet, Tanpa Drama dan Jadi Polisi Gadget
Kereta Khusus Petani dan Pedagang Bukti Komitmen Prabowo untuk Keadilan Ekonomi

JAKARTA - Di tengah geliat pembangunan
infrastruktur transportasi nasional, pemerintah menghadirkan terobosan baru
yang menyentuh langsung denyut kehidupan rakyat kecil, yaitu kereta khusus
untuk petani dan pedagang. Moda angkutan ini dirancang bukan sekadar sebagai
sarana transportasi, melainkan sebagai jalur kehidupan baru yang menghubungkan
hasil bumi dari desa ke pasar dengan lebih cepat, murah, dan efisien.
Program ini lahir dari semangat pemerintahan Presiden
Prabowo untuk menghadirkan keadilan ekonomi dari bawah. Melalui Kementerian
Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (Persero), jalur logistik rakyat ini
dibangun sebagai bagian dari upaya memperkuat rantai pasok nasional dan menekan
disparitas harga antara desa dan kota. Dengan memanfaatkan jaringan rel yang
sudah ada, kereta khusus petani dan pedagang menjadi solusi transportasi yang
efisien, ramah lingkungan, dan berorientasi rakyat.
Saat peninjauan Stasiun Manggarai pada Selasa, 4 November
2025, Presiden Prabowo juga menyempatkan untuk meninjau langsung kereta khusus
ini. Kereta ini tidak hanya mengangkut penumpang, tetapi juga hasil panen,
barang dagangan, dan logistik kebutuhan sehari-hari.
Baca Lainnya :
- Presiden Prabowo Nyatakan Whoosh Simbol Kerjasama Dengan Tiongkok 0
- Kementerian PU Terus Dorong Pengembangan Infrastruktur Sanitasi dan Pengolahan Sampah0
- Perkuat Kedaulatan Pangan Nasional, Kementerian PU Akselerasi Penyelesaian 15 Bendungan0
- Kementerian PU Bangun 43 Jembatan Gantung, Solusi Atasi Kesulitan Akses Transportasi Masyarakat0
- Cegah Tragedi Berulang, Kementerian PU Periksa Struktur Bangunan Dua Pesantren Besar di Jatim0
Kepala Negara mengatakan bahwa fasilitas baru ini mengurangi
beban petani dan pedagang dalam proses mobilisasi hasil perkebunan dan barang
usaha. Dengan rangkaian gerbong yang disesuaikan untuk mengangkut komoditas
segar seperti sayur, buah, dan hasil tani lainnya, layanan ini diharapkan
memangkas biaya distribusi sekaligus menjaga kualitas produk saat tiba di
pasar-pasar kota.
“Iya saya cek. Jadi dia hanya bayar untuk dirinya. Barang
dagangannya dia tidak perlu bayar. Kursinya nyamping. Untuk ongkosnya mungkin
sudah ditetapkan,” ujar Presiden Prabowo usai peresmian Stasiun Tanah Abang
Baru di hari yang sama.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk
membangun sistem logistik yang efisien dan berkeadilan agar setiap lapisan
masyarakat memiliki akses terhadap fasilitas publik yang aman, murah, dan tepat
guna.
Kereta khusus petani dan pedagang ini akan melayani lintasan
menuju daerah-daerah seperti Rangkasbitung, Serang, dan Merak yang merupakan
salah satu jalur vital penghubung antara sentra pertanian dan kawasan
perdagangan utama. Kehadiran layanan ini diharapkan menjadi tonggak penting
dalam memperkuat ketahanan pangan dan menyejahterakan pelaku usaha kecil di
berbagai daerah.
Lebih dari sekadar perjalanan kereta, langkah ini
mencerminkan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan
bahwa pembangunan transportasi nasional selalu berpihak kepada rakyat yang
menjadi tulang punggung perekonomian bangsa.
Video Terkait:
.jpg)
1.jpg)

2.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

