Logo Porosbumi
20 Okt 2026,
20 October 2026
LIVE TV

Mantan Mendag RI Tuding Petinggi BUMN Singapura Tekan MSCI Agar IHSG Rontok

abdul aziz 20 Okt 2026, 16:31:24 WIB
Mantan Mendag RI Tuding Petinggi BUMN Singapura Tekan MSCI Agar IHSG Rontok
M Lutfi- PORI

JAKARTA- Mantan Menteri Perdagangan periode 2020-2022, Muhammad Lutfhi punya pandangan menarik terkait siapa biang kerontokan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan lalu.

Melalui media sosialnya  menyuarakan informasi yang didapat terkait siapa dibalik pengumuman lembaga pemeringkat indeks global, MSCI yang mewacanakan indeks saham Indonesia masuk kategori standalone maket.

Lutfi mengaku menyuarakan hal tersebut sebagai bentuk bela negara bukan bagian dukungan rezim pemerintahan.

Ia juga mengaku MSCI mengumumkan mewacanakan Indeks Saham Indonesia dikategorikan dalam Standalone Market secara  tiba-tiba

“Anda tahu apa syarat indeks saham suatu negara tergolong Stand Alone Market yakni untuk negara yang menerapkan capital control. Capital Control itu yang tidak punya nilai tukar bebas,”jelas dia di media sosial dikutip, Selasa(20/10/2026).

Lebih jauh Lutfi menjelaskan tandanya capital control itu jika pemerintahnya mematok nilai tukar uang asing atau kurs resmi. Tapi itu hanya  di atas, sedangkan  fakta di lapangan berlaku pasar gelap karena orang dilarang jual beli mata uang asing.

“ Apakah Indonesia menerapkan ‘capital control’.Sama sekali tidak,” tegas dia.

Lalu Lutfi mengatakan GIC atau BUMN  Singapura  dan Tamasek yang punya pengaruh besar ke MSCI begitu ngotot  menekan MSCI.

“Bahkan saya dapat kabar langsung dari sumber bahwa Country Director GIC Rachel Khoo yang marah marah dan menekan MSCI supaya peringkat Indonesia turun ke Standalone Market,” ungkap dia.

Masih menurut dia, tekanan Rachel Koo itu itu berlandaskan fakta di pasar saham Indonesia terjadi fenomena pemanfaatkan MSCI oleh segilintir Konglomerat.

“Tapi dibalik layar jauh lebih licik.Dana dana institusi asing sudah keluar sekitar 80 persen dari pasar Indonesia. Masalahnya saat mereka ( red- Investor asing) keluar,  bursa kita tidak hancur. Jadinya mereka tidak bisa masuk lagi buat beli murah.” Ulas dia.

Mendapati fenomena itu, jelas Lutfi,petinggi GIC itu  menekan MSCI untuk menurunkan kasta Indonesia ke Standalone Market.

“Ini mmebuat kepanikan massal supaya IHSG rontok lalu mereka borong aset aset terbaik diharga diskon. Jadi untuk bangsa Indonesia jangan mau kita diadu domba, dibuat minder dengan negara tetangga. Ini soal siapa pegang kendali atas kekayaan Indonesia. Kita harus Kompak, Kita harus Patriotik, kita harus jaga harga diri bangsa Indonesia.” Pungkas dia.

Topik Terkait

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar
```