- Sistem Pertahanan Tubuh Dapat Menentukan Seberapa Sakit Kita Saat Terserang Flu
- Aspek Hukum Clear, KPK Dukung KemenPKP Optimalkan Lahan Meikarta untuk Rusun Bersubsidi
- BRIN - OceanX Identifikasi 14 Spesies Megafauna dan Petakan Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara
- Bantuan Bencana Sumatera Didominasi Makanan Instan, Kesehatan Anak Jadi Taruhan
- Krisis Makna di Balik Identitas Starbucks di Era Digital
- Mengapa Komunikasi PAM Jaya Perlu Berubah
- Krisis BBM Pertamina, Ketika Reputasi, Identitas, dan Kepercayaan Publik Bertabrakan
- Greenpeace-WALHI: Pencabutan 28 Izin Perusahaan Pasca Banjir Sumatera Harus Transparan dan Tuntas
- KemenPU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
- Dari London, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penertiban Kawasan Hutan
Tim PkM Universitas Negeri Yogyakarta Sosialisasi Komunikasi Pendidikan di Era Digital
.jpg)
SUKOHARJO - Tim Pengabdian kepada
Masyarakat (PkM) Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
mengadakan pelatihan komunikasi pendidikan di era digital pada sebanyak 29
siswa Mts Muhammadiyah Tawangsari, Sukoharjo (21/6). Konsep dan praktik
komunikasi bukan hanya merupakan soft skill di era digital, namun juga
merupakan kebutuhan dasar ilmu untuk kemampuan literasi di era digital.
Tim dosen menyasar siswa yang merupakan remaja, yang masih
berada pada tahap transisi. PkM dengan tema ini relevan dengan kebutuhan siswa.
Pertama, tim dosen menyampaikan kemampuan komunikasi efektif di dunia nyata.
Komunikasi efektif dibutuhkan untuk berbagai kesempatan bahkan menjadi
kebutuhan dasar siapapun, termasuk bagi siswa baik di masa kini maupun masa
depannya. “
Komunikasi efektif merupakan cara berbicara atau
menulis yang membuat orang lain bisa mengerti maksud kita dengan baik, tanpa
menimbulkan salah paham atau menyakiti perasaan,” ujar Anugerah Tessa
Aulia, sebagai pemateri pertama.
Baca Lainnya :
- Geber Bangku, Program Andalan Herawati Tanamkan Budaya Antikorupsi 0
- Pak Kambali: Sosok Inspiratif Penggerak Kemandirian Disabilitas Netra di Kabupaten Karanganyar0
- Pertamina dan Seruni Buka Akses Air Bersih, Targetkan 1.280 Kepala Keluarga di Sragen 0
- Mendengar AI Menendang Guru0
- Bang Ichien, Fotografer Andal di Balik Potret Akrab Norman dan Harry Moekti0
Ciri dari komunikasi efektif adalah menggunakan kata-kata
yang sopan, berorientasi pada solusi, memberi semangat dan dukungan, tidak
menyudutkan pihak lain dan menyampaikan dengan tenang dan jelas. ”Komunikasi
yang efektif diperlukan di dunia nyata maupun di media sosial. Kita perlu
berkomitmen untuk menjadi pribadi yang menghargai diri sendiri dan orang lain
dengan cara berkomunikasi secara efektif,”
tambah Anugerah.
Selain materi tentang komunikasi efektif, siswa juga
mendapatkan materi mengenai cyber bullying yang dibawakan oleh Arselma. Dia
memaparkan bahwa saat ini, orang-orang cenderung kurang memperhatikan lewat
jempol dan jari jemari kita kerap melakukan tindak perundungan, terutama di
media digital.
“Kita kerap tidak sadar bahwa komentar atau postingan kita “jahat”,
menyinggung, merendahkan, dan sejenisnya. Maka, hindari menormalisasi
kalimat-kalimat jahat yang menyudutkan dengan dalih apapun termasuk bercanda
sekalipun,”
Arselma. “Kehati-hatian
diperlukan agar kita terhindar dari perilaku bullying terutama di era
digital.
Materi ditutup oleh Nabila Ikrima yang menyampaikan
pentingnya kemampuan manajemen privasi komunikasi atau manajemen data pribadi
di era digital. Manajemen data privasi merupakan kemampuan dasar di era
digital. Namun, banyak diantara kita yang tidak memahami, terlebih siswa. Media
sosial adalah tempat yang sangat rentan penyalahgunaan data, namun tidak kita
sadari.
“Kita kerap tidak menyadari bahwa kita telah menyebarkan
informasi pribadi yang rentan penyalahgunaan. Contohnya, kuis-kuis kepribadian,
zodiak, atau sejenisnya membuat kita tanpa sadar menyebutkan tahun, bulan,
bahkan tanggal lahir. Itu kan bahaya, rentan penyalahgunaan seperti pinjol
atau kejahatan digital lain,” papar
Nabila saat penyampaian materi. Nabila menyebutkan bahwa identitas diri seperti
nama lengkap, alamat rumah, NIK, tanggal lahir, nomor HP, dan akun media sosial
tidak boleh sembarangan dibagikan dimanapun.
.jpg)
1.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)

.jpg)

