- Aspek Hukum Clear, KPK Dukung KemenPKP Optimalkan Lahan Meikarta untuk Rusun Bersubsidi
- BRIN - OceanX Identifikasi 14 Spesies Megafauna dan Petakan Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara
- Bantuan Bencana Sumatera Didominasi Makanan Instan, Kesehatan Anak Jadi Taruhan
- Krisis Makna di Balik Identitas Starbucks di Era Digital
- Mengapa Komunikasi PAM Jaya Perlu Berubah
- Krisis BBM Pertamina, Ketika Reputasi, Identitas, dan Kepercayaan Publik Bertabrakan
- Greenpeace-WALHI: Pencabutan 28 Izin Perusahaan Pasca Banjir Sumatera Harus Transparan dan Tuntas
- KemenPU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
- Dari London, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penertiban Kawasan Hutan
- Masa Depan Muhammadiyah di Era Kecerdasan Buatan
AHY: Keterbukaan Informasi Fondasi Perkuat Demokrasi
Apresiasi Keterbukaan Informasi Desa 2024

Keterangan Gambar : Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memukul gong pada acara Apresiasi Keterbukaan Informasi Desa 2024, di Jakarta, Jumat (29/11/2024),
JAKARTA – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur
dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam
pidatonya pada Apresiasi Keterbukaan Informasi Desa 2024, di Jakarta, Jumat (29/11/2024),
menyampaikan keterbukaan informasi adalah fondasi untuk memperkuat demokrasi,
meningkatkan partisipasi publik, serta mendorong akuntabilitas dan transparansi
pemerintahan.
AHY menyatakan bahwa keterbukaan informasi memastikan rakyat
memegang peran sentral dalam kehidupan berbangsa. “Dalam era digital yang
semakin maju, literasi keterbukaan informasi publik menjadi aspek yang sangat
penting untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan
berorientasi pada masyarakat,” kata AHY.
AHY juga menggarisbawahi tantangan utama yang dihadapi dalam
mewujudkan keterbukaan informasi, di antaranya kesenjangan digital dan
rendahnya literasi informasi di beberapa wilayah. Selain itu, AHY juga
menyoroti pentingnya literasi digital sebagai upaya melindungi masyarakat dari
hoaks, disinformasi, dan kampanye negatif yang dapat merusak harmoni bangsa.
Baca Lainnya :
- Pilkada Serentak 2024: Upaya Merajut Sinergi dan Harmonisasi0
- Simak Panduan Cara Mendirikan Koperasi0
- Hizbullah dan Israel Sepakat Gencatan Senjata Selama 60 Hari0
- SBY: Saya Punya Kewajiban Moral Menyukseskan Dua Agenda Besar Presiden Prabowo 0
- Politik Uang, OTT KPK, dan Netralitas ASN Jadi Sorotan0
“Ini penting karena dengan keterbukaan informasi yang
dijalankan secara bertanggung jawab di era digital yang kita tahu juga banyak
sekali informasi yang juga tidak jarang terjadi disinformasi atau misinformasi,
bahkan bisa memecah belah sesama anak bangsa. Oleh karena itu, kita semua harus
tergerak untuk menghadirkan keterbukaan ini kepada masyarakat,” tutur AHY.
Masih dalam pidatonya, dalam rangka memperkuat tata kelola
pemerintahan yang baik (good governance) dan pemerintahan terbuka (open
governance), AHY mengajak seluruh pihak untuk terus berinovasi dan
berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem yang mendukung keterbukaan informasi.
“Semua pihak, mulai dari tingkat pusat hingga desa, memiliki
peran penting dalam memastikan keterbukaan informasi publik berjalan optimal,”
ujar AHY yang dalam kesempatan itu didampingi Staf Khusus Menko Agust Jovan
Latuconsina, Merry Riana, dan Sigit Raditya,
Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP), Donny
Yoesgiantoro dalam laporannya kepada Menko AHY, menyebutkan data kondisi
literasi digital di Indonesia yang mereka miliki menunjukkan bahwa ada sekitar
1% masyarakat yang belum terliterasi dari total penduduk Indonesia sebesar 227
juta, maka angka ini setara dengan 2,27 juta orang.
“Sementara untuk tingkat literasi digital masyarakat
Indonesia masih berada pada angka 4,3 dari skala 5. Hal ini menunjukkan adanya
peluang besar untuk meningkatkan literasi keterbukaan informasi publik secara
menyeluruh,” tutur Donny. Dalam kesempatan itu, Donny juga menyampaikan
penghargaan kepada para pemimpin daerah dan perangkat desa yang telah
menunjukkan dedikasi dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi publik di
wilayah masing-masing. (end)
.jpg)
1.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)

.jpg)

