Logo Porosbumi
01 Agu 2026,
01 August 2026
LIVE TV

Disupport OBSI, 55 Anak Yatim Menerima Santunan di Perayaan Milad ke-4 Komunitas BBJ

PorosBumi 01 Agu 2026, 17:40:25 WIB
Disupport OBSI, 55 Anak Yatim Menerima Santunan di Perayaan Milad ke-4 Komunitas BBJ

SEBANYAK 55 anak yatim di wilayah Jagakarsa menerima santunan dalam perayaan Milad ke-4 Komunitas Belimbing Bersatu Jagakarsa (BBJ). Santunan langsung diserahkan oleh pengurus BBJ bersama para anggota komunitas, disaksikan oleh tokoh masyarakat, para donatur, serta tamu undangan.

Mengusung tema "Kepedulian terhadap Anak Yatim dan Menjaga Silaturahmi Dalam Kerukunan Bermasyarakat", kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat persaudaraan antarwarga dan komunitas di wilayah Jagakarsa.

Ketua Umum BBJ, Nur Syamsu, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar berkat dukungan OBSI, para donatur, serta masyarakat sekitar. Ia berharap kegiatan santunan ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak anak yatim pada tahun-tahun mendatang.

"Target kami tidak muluk-muluk. InsyaAllah dalam dua hingga tiga tahun ke depan, kami berharap jumlah anak yatim yang dapat kami bantu meningkat dari 55 menjadi 100 anak, khususnya di wilayah Jagakarsa," ungkapnya, Sabtu (25/7/2026).

Setali tiga uang, Wakil Ketua Belimbing Bersatu Jagakarsa, Abdul Rojak Biasa dipanggil Bang Boje, menekankan pentingnya menjaga solidaritas, kebersamaan, dan sikap saling menghormati di tengah banyaknya komunitas yang ada di Jagakarsa. Menurutnya, silaturahmi menjadi fondasi utama dalam membangun persatuan dan menghilangkan sekat di tengah masyarakat.

"Kunci dari solidaritas adalah memperbanyak silaturahmi dan saling menghargai. Di mana pun kita berada, mari saling mendukung, bersatu, dan bersama-sama memajukan komunitas masing-masing demi terciptanya masyarakat yang rukun dan harmonis," tuturnya.

Melalui peringatan Milad ke-4 ini, BBJ berharap semangat kepedulian sosial, gotong royong, dan kebersamaan dapat terus tumbuh sehingga manfaat organisasi tidak hanya dirasakan oleh para anggotanya, tetapi juga oleh masyarakat luas, khususnya anak-anak yatim dan warga yang membutuhkan.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum OBSI (Obrolan Silaturahmi Komuniti), Awi Tiing, mengatakan bahwa OBSI hadir sebagai wadah yang menaungi berbagai komunitas di wilayah Jabodetabek. Keberadaan OBSI menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, serta mempererat hubungan kekeluargaan antarkomunitas.

"OBSI merupakan wadah bagi komunitas-komunitas se-Jabodetabek. Saya mengajak seluruh komunitas yang masih berjalan sendiri-sendiri agar dapat bergabung. Dengan memiliki wadah dan naungan bersama, silaturahmi akan semakin erat dan sinergi antar komunitas dapat terus terjalin," ujar Awi Tiing.

Topik Terkait

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar
```