Logo Porosbumi
25 Apr 2026,
25 April 2026
LIVE TV

Jawa Tengah Raih Penghargaan Desa Program Sampah, Wamen LH Apresiasi Kinerja Gubernur

PorosBumi 25 Apr 2026, 09:48:09 WIB
Jawa Tengah Raih Penghargaan Desa Program Sampah, Wamen LH Apresiasi Kinerja Gubernur

WAKIL Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono, memberikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, atas capaian penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards pada Program Desa Sampah yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).

“Terima kasih Gubernur Jawa Tengah sudah berpartisipasi dan berkontribusi banyak untuk membersihkan lingkungannya, Kami lihat bahwasannya sudah ada berbagai upaya yang dilakukan agar Jawa Tengah bersih dari sampah,” ujar Wamen Diaz.

Hal tersebut disampaikan Wamen Diaz dalam acara Launching CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2026 yang digelar oleh Kemendes PDT di Kalibata, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Wamen Diaz juga memaparkan sejumlah upaya yang telah dilakukan Jawa Tengah, termasuk dalam pengelolaan tempat pemrosesan akhir (TPA).

“Ada enam TPA yang sudah tidak open dumping lagi dan sudah controlled landfill, yaitu di Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purworejo, Wonosobo, Grobogan, dan Jepara,” jelas Wamen Diaz.

Selain itu, Wamen Diaz turut mengapresiasi keberadaan fasilitas pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) di beberapa lokasi di Jawa Tengah. “Banyumas sudah memiliki dua RDF plant, meskipun kapasitasnya masih terbatas, dan Cilacap juga memiliki satu. Jadi, walaupun angka pengelolaan sampah masih berada di 27 persen, sudah ada upaya nyata untuk meningkatkan pengelolaan tersebut”.

Wamen Diaz juga mengharapkan dukungan Gubernur Jawa Tengah agar capaian pengelolaan sampah terus meningkat melalui program prioritas nasional presiden, yakni Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

“Saya berharap dengan adanya PSEL atau waste to energy, angka pengelolaan sampah dapat meningkat. Dengan dukungan Pak Gubernur, kita bisa mendorong program prioritas presiden di Jawa Tengah. Saat ini sudah terdapat tiga wilayah aglomerasi untuk PSEL, yaitu Semarang Raya, Pekalongan Raya, dan Tegal Raya,” tuturnya.

Di akhir, Wamen Diaz menyampaikan optimisme terhadap upaya pengelolaan sampah di Jawa Tengah. “Saya berharap capaian pengelolaan sampah terus meningkat dan saya yakin, di bawah kepemimpinan Pak Gubernur, Jawa Tengah akan semakin bersih dan bebas dari sampah”.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, selaku penyelenggara acara, menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi desa mengingat banyaknya program yang harus dijalankan.

“Sudah ada ribuan desa yang mendapatkan pendampingan, dan itu sangat baik. Ke depan, pendampingan program desa dapat diperluas ke sektor transmigrasi, pencegahan stunting dan tuberkulosis, pengembangan desa wisata, penanganan kemiskinan ekstrem, serta isu lingkungan hidup seperti desa bebas sampah”.

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanegara, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Senior Vice President Institutional Relations and Internal Affairs Danantara David Ber Utomo, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, serta perwakilan pemerintah daerah dan perusahaan.

 

 

Topik Terkait

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar
```