Laba Telkom Amblas 10 Persen Jadi Rp15,7 Triliun Akhir September 2025
JAKARTA- PT Telekomunikasi Indonesia Tbk ( TLKM) atau Telkom mengalami
penyusutan pendapatan sedalam secara tahunan menjadi Rp109,61 triliun pada
akhir September 2025. Pemicunya, pendapatan data, internet dan jasa teknologi informatika
merosot 4,2 persen secara tahunan menjadi Rp67,264 triliun.
Sedangkan pendapatan IndiHome tumbuh 0,53 persen secara tahunan menjadi Rp19,731
triliun. Senada,pendapatan interkoneksi meningkat 3,3 persen secara tahunan
menjadi Rp7,107 triliun. Demikian juga
dengan pendapatan layanan lain naik 18,4 persen secara tahunan menjadi Rp6,392 triliun.
Sayangnya, beban usaha bengkak secara tahunan menjadi mencapai Rp80,444
triliun. Dampaknya, laba usaha terpapas 10,09 persen secara tahunan menjadi
Rp29,173 triliun.Senasib, laba sebelum pajak penghasilan turut melorot 11,48 persen secara tahunan menjadi Rp26,422
triliun.
Baca Juga
Direktur Utama TLKM, Dian Siswarini melaporkan laba bersih sebesar Rp15,784 triliun dalam
sembilan bulan tahun 2025. Nilai tersebut melorot 10,6 persen dibanding periode
yang sama tahun lalu yang terbilang Rp17,675 triliun.
Akibatnya,laba bersih per saham turun ke Rp159,33 per
lembar pada akhir September 2025. Sedangkan akhir September 2024 senilai Rp178,42
per helai.
Sementara itu, total ekuitas berkurang 4,3 persen dibanding akhir tahun
2024 menjadi Rp155,01 triliun pada akhir September 2025. Pada sisi lain, jumlah
kewajiban turun 0,21 persen dibanding akhir September 2024 menjadi Rp136,88
triliun.
Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal III 2025 tanpa
audit emiten telekomunikasi pelat merah ini yang diunggah pada laman BEI,
Jumat(31/10/2025).