Logo Porosbumi
28 Agu 2026,
28 August 2026
LIVE TV

TOBA, Emiten Batu Bara Dicap BEI Saham Mau Hijau

abdul aziz 28 Agu 2026, 11:24:49 WIB
TOBA, Emiten Batu Bara Dicap BEI Saham Mau Hijau
Bursa Karbon-PORI

JAKARTA-PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan Penetapan Saham Berbasis Hijau (IDX Green Equity Designation) pada Jumat (28/8), sebagai salah satu langkah strategis dalam memperkuat ekosistem keuangan berkelanjutan di pasar modal Indonesia.

Menariknya, PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) yang lebih dikenal pengeruk batu bara ditabalkan operator pasar modal  sebagai Saham Hijau Transisi (Green Equity Transition).

Dalam keterangan resmi BEI, Jumat(26/8/2026) menjelaskan bahwa IDX Green Equity Designation dikembangkan untuk membantu pasar mengidentifikasi Perusahaan Tercatat yang memiliki kontribusi terukur terhadap aktivitas ekonomi hijau maupun proses transisi.

Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari upaya BEI untuk mendorong agar aspek keberlanjutan semakin terintegrasi dengan strategi bisnis dan pembentukan nilai perusahaan dalam jangka panjang

Melalui inisiatif ini, BEI memberikan penetapan khusus kepada saham Perusahaan Tercatat yang memenuhi kriteria aktivitas ekonomi hijau dan/atau transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Penetapan tersebut diharapkan memberikan visibilitas yang lebih kuat bagi perusahaan, sekaligus menyediakan informasi yang lebih terstruktur, terukur, transparan, dan terverifikasi secara independen bagi investor.

Kerangka penetapan didukung oleh 5 pilar utama, yaitu Financial, Taxonomy, Governance, Assessment, dan Disclosure. Aspek Financial mengukur kontribusi aktivitas hijau dan/atau transisi melalui pendapatan (revenue) dan/atau investasi (investment). Aspek Taxonomy menilai keselarasan aktivitas usaha dengan TKBI atau rujukan taksonomi lainnya yang berlaku. Kerangka tersebut selanjutnya diperkuat melalui aspek tata kelola (Governance), penilaian secara berkala (Assessment), serta keterbukaan informasi hasil penilaian kepada publik (Disclosure).

Penetapan itu berdasarkan laporan keuangan tahun 2025 untuk masa berlaku sampai akhir Mei 2027. Dalam laporan keuangan telah audit 2025, TOBA melaporkan pendapatan senilai USD365,8 juta. Bila dirinci, penjualan batu bara senilai USD194,5 juta atau 53 persen dari total pendapatan. Sisanya, USD155,4 juta berasal dari pengolahan limbah, USD8,7 juta dari penjualan kendaraan listrik dan penjualan tandan buah segar sawit USD7,1 juta.

Sedangkan PT Hero Global Investment Tbk (HGII) dan PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) dicap. Ketiga perusahaan tersebut sebelumnya telah berpartisipasi dalam proses piloting Penetapan Saham Berbasis Hijau bersama Penyedia Reviu Eksternal, yaitu S&P Global Ratings dan PT SUCOFINDO (PERSERO).

Pengembangan Penetapan Saham Berbasis Hijau telah dimulai sejak 2025 dengan melibatkan 4 Perusahaan Tercatat dan 3 Penyedia Reviu Eksternal dalam proses piloting. Proses tersebut digunakan untuk menguji kerangka dan proses penilaian, mekanisme reviu independen, serta keterbukaan informasi sebelum inisiatif diterapkan secara lebih luas.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan masukan dan pengalaman dari proses piloting menjadi bagian penting dalam memastikan IDX Green Equity Designation dapat diterapkan secara kredibel dan sesuai dengan kebutuhan pasar modal Indonesia.

 “Ke depan, kami berharap inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kualitas keterbukaan informasi keberlanjutan, tetapi juga memperluas basis investor, membuka peluang pembiayaan berkelanjutan, dan mendorong semakin banyak perusahaan menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjangnya,” jelas Jeffrey.

Namun dia  menegaskan bahwa IDX Green Equity Designation bukan merupakan pemeringkatan, rekomendasi investasi, maupun jaminan atas kinerja keuangan, tingkat pengembalian, atau risiko investasi suatu saham. Investor tetap perlu melakukan analisis secara menyeluruh serta mempertimbangkan profil risiko dan tujuan investasinya sebelum mengambil keputusan investasi.

Topik Terkait

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar
```