Yayasan KEHATI Raih Penghargaan PRI Awards 2026 di New York AS
YAYASAN KEHATI meraih penghargaan PRI
Awards 2026 - Emerging Markets Special Award. PRI (Principles for Responsible
Investment) adalah sebuah organisasi investor institusional terbesar di dunia
yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mempromosikan investasi
berkelanjutan.
Penghargaan tersebut diberikan atas praktik investasi
berdampak KEHATI melalui PT Mahorahora Bumi Nusantara, perusahaan yang
mengembangkan bisnis gula aren organik dengan memanfaatkan hasil hutan bukan
kayu secara berkelanjutan.
Pengumuman pemenang dilakukan dalam PRI Investor Day pada
New York Climate Week, New York, Senin (21/9/2026). KEHATI menjadikan investasi
sebagai sarana untuk mendorong dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat
Indonesia.
Baca Juga
Dengan menyalurkan modal ke bisnis ramah lingkungan dan
pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, KEHATI memadukan pemahaman pasar
lokal, keahlian di bidang keberlanjutan serta mekanisme investasi praktis. Langkah
ini dilakukan untuk mengarahkan alokasi modal di tengah tren investasi
bertanggung jawab yang sedang berkembang.
PRI Awards 2026 menerima 146 pengajuan dari berbagai negara.
Sebanyak 44 juri independen dari antara lain organisasi nonpemerintah,
konsultan, akademisi, dan praktisi industri terlibat dalam proses penilaian.
Pengajuan tahun ini mewakili 32 negara, termasuk 30 pengajuan dari 10 negara
pasar berkembang.
Bagi KEHATI, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas
pendekatan investasi yang menempatkan dampak terhadap keanekaragaman hayati
sebagai bagian dari tujuan investasi, bukan sekadar manfaat tambahan.
Investasi Untuk Menjaga Hutan
Investasi KEHATI di Mahorahora merupakan bagian dari
penerapan kebijakan investasi yang mengarahkan sebagian dana abadi KEHATI
kepada perusahaan yang menghasilkan dampak keanekaragaman hayati terukur
sekaligus memberikan imbal hasil pasar.
Model investasi tersebut menggabungkan ekuitas, pinjaman
pemegang saham, dan hibah untuk memperkuat rantai nilai bisnis sekaligus
meningkatkan kapasitas petani. Hibah antara lain digunakan untuk pelatihan
keselamatan dan kesehatan kerja, praktik pertanian organik, sertifikasi Good
Manufacturing Practices, serta literasi keuangan bagi kelompok petani.
Model tersebut diterapkan pada bisnis gula aren yang bahan
bakunya berasal dari Arenga pinnata atau aren. Penyadapan nira aren tidak
membutuhkan penebangan pohon, pembukaan lahan, maupun penggunaan bahan kimia.
Dengan demikian, peningkatan produksi sekaligus menciptakan insentif ekonomi
untuk mempertahankan hutan.
Dalam dua tahun terakhir, kegiatan Mahorahora diperkirakan
berkontribusi pada konservasi sekitar 82 hektare hutan dan 575 pohon aren
setiap bulan. Sebanyak 366 petani yang tergabung dalam lima asosiasi kelompok
tani memperoleh penghasilan dari pemanenan hasil hutan secara berkelanjutan.
Dari sisi bisnis, pendapatan Mahorahora tumbuh 40 persen
secara tahunan pada tahun fiskal 2025. Margin kotor meningkat dari 23 persen
menjadi 33 persen dalam tiga tahun. Mahorahora juga memperoleh sertifikasi USDA
Organic pada 2025 melalui CERES Germany, yang memperkuat ketertelusuran rantai
pasok dan membuka peluang untuk memperoleh nilai premium di pasar global.
Mengubah Nilai Alam Menjadi Nilai Ekonomi
Selain investasi modal, KEHATI turut mendorong penguatan
ekosistem bisnis Mahorahora melalui jaringan investor dan mitra. Di sisi pasar,
kerja sama distribusi dengan Alfamart, Alfamidi, Indomaret Fresh, dan AEON
membuka akses produk aren berkelanjutan kepada pasar konsumen yang lebih luas. Pendekatan
tersebut juga diterapkan melalui program Forest Regrowth.
Sejak Februari 2024, Mahorahora menjalankan proyek
percontohan di Desa Cibarengkok, Kabupaten Lebak, dengan menanam 5.000 pohon di
lahan terdegradasi seluas 8 hektare melalui sistem agroforestri yang
mengombinasikan aren, pala endemik, mahoni, dan kapulaga.
Direktur Eksekutif Yayasan KEHATI Riki Frindos mengatakan
penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya KEHATI mendorong model
investasi yang menghubungkan kepentingan ekonomi dengan pelestarian lingkungan
dan manfaat bagi masyarakat.
“Penghargaan PRI Awards dalam kategori Special Award –
Emerging Markets merupakan apresiasi terhormat bagi Yayasan KEHATI dalam
mendorong investasi berdampak. Kami percaya bahwa aktivitas ekonomi tidak hanya
harus berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan dan kepentingan komunitas,
tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Pencapaian ini bukanlah tujuan akhir, melainkan validasi
yang membanggakan sekaligus dorongan bagi kami untuk terus melangkah
memperjuangkan alam Indonesia yang lestari untuk manusia kini dan masa depan
anak negeri.”
Pengalaman KEHATI melalui Mahorahora menunjukkan bahwa
pendanaan untuk konservasi dapat dirancang dengan pendekatan investasi yang
menghubungkan modal, kinerja bisnis, kesejahteraan petani, dan dampak
keanekaragaman hayati.
Bagi KEHATI, pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya
memperluas pilihan pembiayaan konservasi di Indonesia sekaligus menunjukkan
bahwa keanekaragaman hayati dapat menjadi bagian dari penciptaan nilai ekonomi
yang berkelanjutan. (fadlik al iman)
