Jeffrey Dkk Ingin BEI Masuk 10 Bursa Paling Top
JAKARTA- Jeffrey Hendrik resmi disahkan sebagai Direktur Utama Bursa
Efek Indonesia (BEI) periode 2026-2030 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
(RUPST) tahun buku 2025, Senin(29/6/2026).
Jeffrey dalam paparan publik setelah RUPST BEI tahun
buku 2025 menyatakan akan membawa satu satunya bursa saham di Indonesia itu
masuk dalam 10 besar jajaran bursa dunia baik dari sisi kapitalisasi pasar
maupun nilai transaksi.
“Saat ini BEI berada diperingkat 19 besar bursa dunia,
nah dalam 4 tahun kedepan kami targetkan masuk jajaran 10 besar bursa utama
dunia,” canang Jeffrey.
Baca Juga
Jeffrey menegaskan untuk mencapai cita –cita itu telah
ditetapkan target BEI dalam 4 tahun mendatang. Pertama, kapitalisasi pasar BEI
mencapai Rp30 ribu triliun. Sedangkan akhir tahun 2025, BEI mencatatkan
kapitalisasi pasar Rp15,8 ribu triliun.
“Nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp30 ribu triliun
itu setera 83 persen GDP ( Gross
Domestic Product) Indonesia,” kata
Jeffrey.
Target lainnya,jelas Jeffrey, Rerata Nilai Transaksi
Harian (RNTH) mencapai Rp31 triliun. Adapun RNTH saham tahun buku 2025 Rp18,1
triliun.
Sedangkan target jumlah perusahaan tercatat mencapai
1.100 emiten. Per akhir 2025 berada pada angka 956 emiten.Terakhir, Jeffrey
menargetkan jumlah investor pasar modal menyentuh angka 35 juta orang. Pada
akhir 2025 tercatat 20,3 juta SID.
Selain Jeffrey, RUPST Tahun buku 2025 BEI juga
menetapkan 6 direksi lainnya yakni Saidu Solihin sebagai Direktur
Penilaian Perusahaan; Irvan
Susandy selaku Direktur Perdagangan
dan Pengaturan Anggota Bursa; Yulianto
Aji Sadono menduduki posisi Direktur
Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan;
Abdul Munim
sebagai Direktur Teknologi Informasi dan
Manajemen Risiko; Iding
Pardi ditetapkan sebagai Direktur
Pengembangan dan Umi
Kulsum mengisi kursi Direktur
Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum.
