Karni Ilyas Jadi Komisaris Emiten Tambang Grup Bakrie
Jakarta- Karni Ilyas, tokoh
pers nasional didapuk sebagai komisaris independen PT Darma Henwa Tbk
(DEWA) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 pada 29
Juni 2026 di Jakarta.
Menurut Direktur DEWA, Ricardo Silaen bahwa pengangkatan
dilandasi jejak rekam Karni dibidang hukum selama ini.
”Ya beliau diangkat menjadi komisaris Independen,” ucap
Ricardo saat ditemui media di Jakarta, Senin(29/6/2026).
Baca Juga
Dengan demikian susunan pengurus kontraktor tambang milik
Nirwan Bakrie ini sebagai berikut :
Presiden Komisaris : Bambang Irawan Hendradi
Wakil Presiden Komisaris (Independen) : Suadi Atma
Komisaris : Nalinkant Amratlal Rathod
Komisaris : Wisnu
Wahyudin Pettalolo
Komisaris :
Sorimuda Pulungan
Komisaris (Independen) : Gories Mere
Komisaris (Independen) : Agus Suharyono
Komisaris (Independen) : Karni Ilyas
Presiden Direktur :
Teguh Boentoro
Direktur :
Ahmad Hilyadi
Direktur :
Fredia Yuzirwan
Direktur :
Mahmud Samuri
Direktur :
Mukson Arif Rosyidi
Direktur :
Faruk Fauzi
Direktur : Anny
Tjandra
Direktur :
Joseph Lembayung
Direktur :
Ricardo Silaen
RUPST juga memutuskan persetujuan pembagian dividen tunai
dengan total sebesar Rp 58,6 miliar atau
Rp1,5 per saham. Nilai tersebut setara 11,4
persen dari Laba inti tahun 2025 sebesar
Rp 514,5 miliar. Untuk tahun 2025, Perseroan mencatat laba bersih yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 4,3 triliun (termasuk one–off
item dari goodwill negatif).
Ricardo menyatakam bahwa pembagian dividen perdana ini merupakan apresiasi terhadap dukungan pemegang
saham dan menunjukkan optimisme Perseroan terhadap prospek jangka panjang.
"Pembagian dividen ini menjadi
yang pertama kali dalam sejarah Perseroan, mencerminkan fundamental Perseroan
yang semakin kuat sekaligus keyakinan kami terhadap prospek usaha ke depan.
Kami akan terus menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil kepada para
pemegang saham dan investasi yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan usaha
yang berkelanjutan. Dengan penguatan tata kelola perusahaan, disiplin
operasional, serta fokus pada aspek Health, Safety, and Environment (HSE), kami
optimistis Perseroan dapat terus meningkatkan kinerja dan menciptakan nilai
jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan."papar Ricardo.
