Logo Porosbumi
07 Mei 2026,
07 May 2026
LIVE TV

Kementerian PKP Percepat & Tambah Kuota Bedah Rumah di Kaltim Hingga 3.000 Unit

PorosBumi 07 Mei 2026, 07:58:13 WIB
Kementerian PKP Percepat & Tambah Kuota Bedah Rumah di Kaltim Hingga 3.000 Unit

PEMERINTAH terus mempercepat peningkatan kualitas hunian masyarakat melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Pada tahun 2026, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menargetkan peningkatan signifikan kuota program bedah rumah di Kalimantan Timur hingga mencapai total 3.000 unit (05/05/2026).

Pada tahun sebelumnya, alokasi BSPS di Kalimantan Timur tercatat sebanyak 655 unit. Khusus di Kota Balikpapan, program ini difokuskan untuk mengurangi backlog rumah tidak layak huni. Pelaksanaan program bedah rumah di Balikpapan yang awalnya dijadwalkan mulai pada 20 Mei 2026 dipercepat pelaksanaannya menjadi 15 Mei 2026. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai pada 15 Agustus 2026 dengan dukungan 39 Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL).

Untuk memperkuat pelaksanaan program, pemerintah daerah turut memberikan dukungan tambahan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama Pemerintah Kota Balikpapan menambah alokasi sebanyak 600 unit (500 unit dari Pemerintah Provinsi dan 100 unit dari Pemerintah Kota). Sementara itu, Kementerian PKP juga memberikan tambahan sekitar 700 unit melalui program BSPS.

Dengan berbagai dukungan tersebut, total program bedah rumah di Kalimantan Timur pada tahun 2026 ditargetkan mencapai 3.000 unit. Menteri PKP, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa percepatan program BSPS merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Program bedah rumah ini tidak hanya memperbaiki hunian, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kami memastikan pelaksanaannya tepat sasaran, transparan, dan tanpa pungutan apa pun karena bersumber dari APBN,” ujar Menteri PKP.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan program perumahan. “Kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota menjadi kunci keberhasilan program ini. Dukungan daerah sangat penting untuk memastikan program berjalan efektif dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” tutur Menteri Dalam Negeri.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menyampaikan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung peningkatan kualitas hunian masyarakat. “Kami mendukung penuh program ini melalui penambahan kuota agar semakin banyak masyarakat Kalimantan Timur yang dapat merasakan manfaatnya, khususnya dalam peningkatan kualitas tempat tinggal,” Ungkap Gubernur Kalimantan Timur.

Melalui percepatan dan peningkatan kuota BSPS ini, pemerintah berharap program bedah rumah di Kalimantan Timur dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hunian dan kesejahteraan masyarakat.

Topik Terkait

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar
```