Logo Porosbumi
Rabu,
11 March 2026
LIVE
KILAS

Ketahanan Pangan Indonesia Bikin Salut Prancis, Gerbang Kerja Sama Pertanian Semakin Terbuka

Indonesia dan Prancis serius membahas penguatan kerja sama pertanian

Reporter: Yani Andriyansyah 11 Mar 2026, 19:32:59 WIB
Ketahanan Pangan Indonesia Bikin Salut Prancis, Gerbang Kerja Sama Pertanian Semakin Terbuka
Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, saat menemui Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, di Kantor Kementerian Pertanian, Selasa (10/3/2026).

Siapa bilang pangan cuma urusan perut? Ternyata, kemajuan sebuah negara dalam memastikan perut rakyatnya kenyang juga bisa jadi sorotan dunia, lho! Buktinya, Prancis, salah satu negara dengan tradisi kuliner dan pertanian yang kaya, baru-baru ini memberikan apresiasi tulus kepada Indonesia atas capaiannya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.


Ini bukan sekadar basa-basi diplomatik biasa. Apresiasi itu datang langsung dari Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, saat menemui Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, di Kantor Kementerian Pertanian, Selasa (10/3/2026).


Bayangkan, seorang duta besar dari negara maju secara terang-terangan memuji upaya swasembada pangan yang kita kejar mati-matian. Pertama-tama kami ingin menyampaikan selamat atas capaian yang diraih Indonesia dalam swasembada pangan. Ini merupakan perkembangan yang sangat menggembirakan, ujar Penone dengan nada optimis.


Ia bahkan mengakui bahwa berbagai langkah yang telah digencarkan pemerintah Indonesia menunjukkan kemajuan positif yang signifikan dalam mendongkrak produktivitas sektor pertanian IndonesiaPujian tak berhenti di sana. Komitmen Mentan Amran dalam memajukan pertanian nasional melalui berbagai program peningkatan produksi dan efisiensi juga tak luput dari perhatian Penone.


Saya tahu Menteri Amran telah bekerja sangat keras untuk mencapai hasil tersebut. Dari sisi Prancis, kami siap berbagi pengalaman dan keahlian untuk terus meningkatkan efisiensi serta produktivitas pertanian Indonesia, tambahnya, seraya membuka lebar pintu kolaborasi.


Pertemuan hangat itu bukan cuma ajang saling puji. Kedua belah pihak serius membahas penguatan kerja sama pertanian sebagai tindak lanjut dari Declaration of Intent (DoI) yang sudah disepakati tahun lalu. Penone menegaskan bahwa sektor pertanian memang menjadi salah satu prioritas utama dalam kemitraan strategis antara Indonesia dan Prancis.


Melalui DoI tersebut, kini kedua negara akan bahu-membahu mendorong berbagai kerja sama konkret. Mulai dari memperkuat kolaborasi riset dan ilmiah di bidang pertanian, mengembangkan pendidikan dan pelatihan vokasi (yang pastinya bakal bikin petani dan generasi muda kita makin pintar), hingga kerja sama di sektor peternakan dan industri pendukungnya.


Kami ingin meningkatkan efisiensi dan modernisasi pertanian Indonesia. Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, dan melalui kemitraan ini kami ingin mengembangkan kerja sama yang lebih luas," jelas Penone, seolah melihat permata tersembunyi dalam potensi pertanian Indonesia.


Tak hanya itu, babak baru kerja sama ini juga membuka peluang emas di sektor perdagangan. Siapa tahu, komoditas pangan unggulan Indonesia bisa terbang lebih tinggi dan menembus pasar internasional, bersaing di kancah global.


Menanggapi euforia kerja sama ini, Mentan Amran tak ketinggalan menekankan pentingnya kolaborasi internasional. Baginya, ini adalah salah satu faktor krusial untuk mempercepat transformasi sektor pertanian di Tanah Air. Kerja sama internasional sangat penting untuk mempercepat modernisasi pertanian, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat ketahanan pangan nasional, tegas Amran.


Sinergi dengan berbagai negara sahabat seperti Prancis ini diharapkan bisa menjadi akselerator penguatan sistem pertanian kita. Bukan cuma soal teknologi dan investasi, tapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian. Intinya, pertanian Indonesia siap melompat lebih jauh, dengan tangan terbuka menyambut uluran persahabatan dari Prancis.

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar