Logo Porosbumi
15 Mar 2026,
15 March 2026
LIVE
KILAS

Mentan Amran Dorong Generasi Muda Menjadi Kunci Ketahanan Pangan Nasional

Reporter: Yani Andriyansyah 15 Mar 2026, 19:09:36 WIB
Mentan Amran Dorong Generasi Muda Menjadi Kunci Ketahanan Pangan Nasional
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat menerima audiensi sejumlah organisasi mahasiswa dan pelajar, di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta. (dok.Kementan)

Di tengah tantangan global, masa depan pertanian Indonesia ada di tangan generasi muda. Pesan inilah yang digemakan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat menerima audiensi inspiratif dari perwakilan mahasiswa dan pelajar di Kantor Kementerian Pertanian, belum lama ini. Hadir dalam pertemuan itu Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), dan Pelajar Islam Indonesia (PII).

 

Mentan Amran dengan semangat mengajak anak-anak muda untuk tak ragu melirik sektor pertanian sebagai lahan pengembangan diri dan usaha. Ia menegaskan, pemerintah siap pasang badan dengan beragam dukungan, mulai dari bantuan sarana produksi hingga pembiayaan yang menggiurkan.


Teman-teman yang masih muda, kalau ada orang tua, sepupu, atau keluarga yang punya lahan, silakan dimanfaatkan. Bibitnya gratis, pupuknya gratisNegara sudah menyiapkan anggaran untuk membantu. Anak muda harus ambil kesempatan ini,” ujar Mentan Amran, seolah memberikan kunci emas bagi masa depan pertanian.


Bukan cuma itu, komoditas perkebunan seperti kakao, kelapa, kopi, lada, dan pala disebut-sebut punya potensi emas yang bisa digarap oleh tangan-tangan kreatif generasi muda. Anggarannya sudah ada, biaya tanam hingga pengelolaan disiapkan negara. Anak muda silakan manfaatkan momentum ini, tambahnya, mengajak mereka berani menanam impian besar.


Antusiasme pun tak terbendung dari para perwakilan organisasi. Amsal Alfian, Ketua Umum Pelajar Islam Indonesia (PII), merasa bangga melihat Kementan kini sangat berpihak pada anak muda. Kami mengucapkan terima kasih dan berharap ke depan dukungan ini terus berlanjut, kata Amsal. 


PII bahkan sudah punya daftar usulan, termasuk pembentukan Brigade Pangan baru di Aceh Barat, Aceh Jaya, dan Ogan Komering Ilir, lengkap dengan dukungan traktor dan pengembangan usaha ayam petelur.


Tak kalah semangat, Sekretaris Umum IPNU, Agus Suherman Tanjung, memaparkan dorongan untuk penguatan Brigade Pangan yang sudah berjalan, seperti Brigade Pangan Gantara–Garuda Nusantara di Maros, Sulawesi Selatan. IPNU juga mengusulkan pengembangan serupa di daerah lain, plus akses bibit jagung, padi, kelapa, dan kakao untuk kelompok tani binaan mereka, hingga usaha ayam petelur untuk kemandirian ekonomi kader.


Sementara itu, Ketua Pengurus Pusat PMKRI, Susana Florika Marianti Kandaimu, menyampaikan dukungan penuh terhadap agenda kedaulatan pangan nasional. PMKRI bahkan mengusulkan pilot project satu unit traktor di wilayah Papua sebagai percontohan.


Merespons usulan-usulan ini, Mentan Amran menunjukkan keterbukaan. Kalau pilot project ini berhasil dan memberikan manfaat bagi masyarakat, tentu bisa kita kembangkan di wilayah lain. Anak muda harus diberi ruang untuk membuktikan bahwa mereka mampu menjadi penggerak sektor pertanian, tegasnya.


Kolaborasi apik antara Kementan dan organisasi-organisasi pemuda ini bukan hanya sekadar pertemuan, melainkan cerminan optimisme bahwa regenerasi petani bisa dipercepat. Ini adalah langkah konkret menuju fondasi ketahanan pangan nasional yang lebih kokoh, digerakkan oleh semangat dan inovasi generasi penerus.

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar