Breaking News..
- Indonesia Targetkan Pembangunan Proyek Listrik Tenaga Nuklir 7 GW pada 2034
- 5 Jenis Pertanian Perkotan di Lahan Sempit, Bisa Mendatangkan Cuan
- Kenali Gejala Penyakit Liver Sejak Dini Pada Orangtua
- Cafe Jamu Indonesia, Dari Warisan Leluhur ke Masa Depan Kesehatan Global
- Begini Nasib Jack, Bayi Orangutan yang Berhasil Diselamatkan Setelah Jadi Hewan Peliharaan
- Jenis Makanan Ini Sangat Berbahaya Bagi Penderita Kanker
- Kisah Hubungan Ratu Inggris Victoria dengan Pemuda Muslim India yang Sempat Dikubur Seabad
- BPS Rilis Angka Tetap Produksi Beras 2025 Capai 34,69 Juta Ton, Naik 13,29 Persen
- Mentan: Stok Pangan Strategis Aman dan Terkendali Jelang Ramadhan 1447 H
- Anakan Badak Jawa Terekam di TN Ujung Kulon, Bukti Habitat Lestari dan Pengamanan Efektif
◀
▶
Penampakan Langka Penguin Hitam Akibat Mutasi Genetik

LONDON – Penampakan seekor penguin hitam yang sangat langka terlihat di sebuah pantai di Pulau Georgia Selatan. Kehadirannya diabadikan fotografer Yves Adams ketika mendarat di Teluk St Andrews di Samudra Atlantik selatan.
Yves – yang sebelumnya menemukan penguin kuning – dengan cepat bergegas ke pantai untuk mengambil gambar penguin raja melanistik sebelum berbaur dengan koloni penguin lainnya.
Penguin itu terlihat mencolok dengan bulu bagian perut hitam, bukan putih seperti penguin kebanyakan. Bahkan bulu-bulu di lehernya juga tampak hitam, bukan kuning.
“Saya sangat senang dapat menangkap semua ini. Itu salah satu dari koloni ratusan ribu penguin yang memiliki perubahan warna ini,” kata Yves fotografer asal Ghent, Belgia, dikutip dari laman MailOnline, Rabu (20/11/2024).
Yves sedang memimpin ekspedisi merasa beruntung dapat mengabadikan penguin yang seluruh tubuhnya berwarna hitam atau melanisme. “Melanisme adalah sesuatu yang sangat jarang terjadi pada burung dan mamalia,” ujarnya.
Penampakan penguin dengan sekujur tubuh berbulu hitam akibat mutasi genetik yang dikenal sebagai melanisme. Kondisi ini menyebabkan melanin berlebih, membuat bulu tampak hitam seluruhnya.
Contoh penguin hitam sangat langka sehingga sedikit atau tidak ada penelitian yang dilakukan pada subjek tersebut. “Saya tidak yakin ada yang pernah melihat penguin hitam ini sebelumnya,” kata Yves.
Penguin hitam lebih mudah terlihat oleh predator, baik di atas es maupun di dalam air. Berbeda dengan penguin perut putih normal sehingga mudah berbaur saat berenang.
“Dari kejauhan, warna hitamnya sangat hitam, tetapi ketika Anda mendekat, beberapa tanda di leher dan perutnya seperti hijau metalik,” tambah Yves. (wib)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments
.jpg)
1.jpg)

.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

