- Aspek Hukum Clear, KPK Dukung KemenPKP Optimalkan Lahan Meikarta untuk Rusun Bersubsidi
- BRIN - OceanX Identifikasi 14 Spesies Megafauna dan Petakan Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara
- Bantuan Bencana Sumatera Didominasi Makanan Instan, Kesehatan Anak Jadi Taruhan
- Krisis Makna di Balik Identitas Starbucks di Era Digital
- Mengapa Komunikasi PAM Jaya Perlu Berubah
- Krisis BBM Pertamina, Ketika Reputasi, Identitas, dan Kepercayaan Publik Bertabrakan
- Greenpeace-WALHI: Pencabutan 28 Izin Perusahaan Pasca Banjir Sumatera Harus Transparan dan Tuntas
- KemenPU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
- Dari London, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penertiban Kawasan Hutan
- Masa Depan Muhammadiyah di Era Kecerdasan Buatan
Satu Langkah, Satu Kayuhan: Hentikan Polusi Plastik, Kembalikan Langit Biru
(1).jpg)
JAKARTA — Ribuan orang memenuhi kawasan
Jakarta International Convention Center (JICC) sejak matahari baru terbit.
Bukan sekadar olahraga pagi, mereka datang membawa misi besar: melawan pencemar
lingkungan dan mengembalikan langit biru Indonesia.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian
Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menggelar Fun Walk sebagai pembuka
Pameran Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025. Dengan tema #HentikanPolusiPlastik
dan slogan fight against polluters—kegiatan ini menjadi seruan
terbuka untuk melawan sumber pencemaran yang disebabkan oleh plastik dan
gerakan pengendalian pencemaran udara yang sumbernya berasal baik dari
kebiasaan buruk masyarakat maupun industri yang abai.
Peserta dari berbagai usia berjalan bersama mengenakan kaus
kampanye, membawa poster edukatif, dan botol minum isi ulang. Mereka menjadi
wajah perubahan gaya hidup, dari konsumtif menuju berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- Sidak Aktivitas Penambangan Ilegal di Pulau Citlim, KKP Temukan Kerusakan Ekosistem0
- Peusangan Elephant Conservation Initiative, Komitmen Prabowo Lestarikan Gajah di Aceh0
- Tim KKN PPM UGM Hitung Jejak Karbon Selama Pengabdian di Banggai Kepulauan0
- Walhi: Pencabutan 4 Izin Usaha Pertambang di Raja Ampat Tindakan Terlambat dan Setengah Hati0
- Kapolda Banten Dukung Translokasi Badak Jawa Kali Pertama di Dunia0
“Kami ingin ini menjadi ajakan nyata, bahwa bumi sedang
sakit dan kita harus bertindak. Dimulai dari langkah kaki dan kebiasaan
sehari-hari,” ungkap Liza, ibu rumah tangga yang membawa serta
keluarganya.
“Kami ingin anak-anak kami tumbuh di bawah langit yang
bersih.”
Namun puncak emosi pagi itu datang ketika tiga perempuan
tangguh dari komunitas Women Endurance Extra (WEE) tiba.
Mereka mengayuh sepeda dari Bali ke Jakarta dalam kampanye yang sama:
menyuarakan perang terhadap polusi plastik dan mendorong gaya hidup sehat serta
ramah lingkungan.
Selama perjalanan lintas pulau dan ribuan kilometer, mereka
berhenti di berbagai kota untuk melakukan edukasi masyarakat. Misi mereka
jelas: perempuan juga menjadi garda depan dalam upaya menyelamatkan lingkungan
dan melawan pencemar.
“Kami bukan sekadar bersepeda. Kami membawa pesan penting ke
seluruh penjuru tanah air: hentikan polusi plastik, lawan pencemar, dan mari
kita rebut kembali langit biru Indonesia,” tegas Trilara, pendiri WEE, disambut
tepuk tangan peserta yang memadati area JICC.
Mereka disambut langsung oleh Menteri Lingkungan
Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, yang mengapresiasi langkah konkret ini
sebagai bentuk kolaborasi rakyat dan pemerintah.
Setelah penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan
resmi Pameran Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang berlangsung hingga 24
Juni. Namun pagi itu, semua mata tidak hanya tertuju pada stan
pameran—melainkan pada pesan moral dari setiap langkah kaki dan kayuhan sepeda
yang menolak pasrah pada polusi.
Karena perubahan tidak selalu datang dari kebijakan atau
peraturan. Ia bisa dimulai dari sebuah keputusan sederhana: berjalan lebih
sering, bersepeda lebih banyak, mengurangi plastik sekali pakai, dan bersuara
lebih lantang kepada para pencemar.
Satu langkah. Satu kayuhan. Satu tekad. Mari lawan pencemar
dan kembalikan langit biru kita.
.jpg)
1.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)

.jpg)

