- Hobiholidays Hadirkan Era Baru Tour Leader Profesional di Indonesia, Cocok Nih Buat Gen Z
- 11 Bandara Perintis Papua Kembali Kondusif
- SMRA Terus Lengkapi Kawasan Terpadu Bernilai Investasi
- Sebuah Kisah Diplomasi Pangan Indonesia, Dari Ladang Nusantara ke Meja Arab Saudi
- Baterai Ponsel Cepat Habis Padahal Nggak Dipakai? Ini 5 Biang Keroknya yang Bikin Kamu Kaget
- Jangan Kaget! Villa Hantu di Lombok Ini Justru Bikin Kamu Ketagihan, Ini Lho Alasannya
- 5 Aspirasi Gen Z Singkawang Ini Ngena Banget yang Bikin Menko AHY Kagum, Apa Saja Sih?
- Dari Penjual Es Lilin hingga General Manager, 5 Rahasia Sukses Kepemimpinan Anak Papua
- Selat Hormuz Mencekam, RI Terancam, Kok Bisa? Alarm Keras untuk Transisi Energi Nasional
- Update Perang AS-Israel Vs Iran, 2 Maret 2026: Strategic Intelligence & Battle Damage Assessment
30 Jurnalis Peserta Site Visit Saksikan Langsung Bisnis Tambang Grup MIND ID Hulu hingga Hilir

Keterangan Gambar : PT Timah Industri Cilegon Banten menjadi salah satu lokasi site visit kompetisi jurnalistik media MIND ID 2025. (wahyono)
JAKARTA-Ajang
kompetisi jurnalistik Media MIND ID 2025 yang digelar oleh Holding Industri
Pertambangan Indonesia MIND ID semakin mendekati penghujung lomba.
Sebanyak 30 finalis telah
menyelesaikan rangkaian site visit ke tiga wilayah operasional anggota Grup
MIND ID, yaitu Bangka (PT Timah Tbk), Lampung (PT Bukit Asam Tbk), dan Pongkor
(PT Aneka Tambang Tbk) pada 15 hingga 19 Oktober 2025 ini.
Kunjungan ini menjadi
kesempatan berharga bagi para finalis untuk memahami lebih dalam proses bisnis
pertambangan serta berbagai manfaat yang dihasilkan industri ini bagi
masyarakat dan peradaban masa depan.
Baca Lainnya :
- Pelaku Pasar Taksir BI Bakal Pangkas BI Rate Lagi0
- Perusahaan Hashim dan Sinarmas Tekuk Telkom Dalam Lelang Pita Radio 1,4 G Hz 0
- Glenny Kairupan, Politisi Gerindra Resmi Pimpin GIAA 0
- Emiten Properti Aguan dan Grup Salim Tunggu Restu OJK Kuasai 90 Persen CBDK0
- OJK Akan Tata Ulang Perijinan Perusahaan Gadai 0
Salah satu finalis,
Nuzulia Nur Rahma, yang berkunjung ke Bangka, mengungkapkan apresiasinya atas kesempatan
mengunjungi daerah operasional PT Timah Tbk. Ia berkesempatan menyaksikan
langsung proses bisnis pertambangan timah dari hulu hingga hilir, mulai dari
kapal isap produksi (KIP), smelter pengolahan timah, pabrik pengolahan industri
timah, hingga program keberlanjutan dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
(TJSL) perusahaan.
“Sepanjang perjalanan
saya mendapat gambaran yang luas tentang dunia pertambangan. Bisa tahu juga
potensi hasil bumi di negara tercinta. Kami melihat lebih dekat para pekerja,
memahami kisah hidup mereka, dan itu sangat mengagumkan,” ujarnya.
Lia juga menambahkan
bahwa dirinya terkesima setelah mengetahui betapa erat keterkaitan sektor
pertambangan dengan kehidupan sehari-hari. “Dengan melihat secara langsung,
saya bisa mendapat gambaran nyata tentang sistem operasional pertambangan. Ini
membantu saya menarasikan dunia pertambangan kepada masyarakat dengan lebih
utuh,” tambahnya.
Sementara itu, Ajat
Hutdiyanto, finalis yang mengikuti site visit ke Lampung, menyampaikan kesan
mendalam terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, format
kunjungan dengan pendekatan media convergence memberikan pengalaman liputan
yang lebih dinamis dan kolaboratif.
“Kami jadi belajar
bagaimana menyusun agenda peliputan yang komprehensif, agar bisa menghasilkan
rangkaian publikasi yang berdampak bagi publik dan industri pertambangan,”
tuturnya.
Ajat juga menuturkan
pengalaman berkesannya saat berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon
mangrove. “Saya sering meliput program CSR perusahaan, tapi baru kali ini ikut
langsung menanam pohon mangrove di lokasi ekowisata. Sangat berkesan, karena
ini pengalaman pertama saya,” pungkasnya.
Corporate Secretary PT
Timah Tbk Rendi Kurniawan menyampaikan mineral timah adalah sumber daya alam
yang sudah siap untuk mendukung industrialisasi Indonesia.
Pengelolaan dan
pengolahanya juga dijalankan dengan praktik pertambangan yang bertanggung
jawab, guna memastikan nilai manfaat tercapai secara komprehensif dari sisi
ekonomi, sosial dan lingkungan.
Rendi pun berharap
kunjungan dari para jurnalis terbaik MediaMIND 2025 dapat menggugah banyak
pihak dan semakin memperkuat asa untuk memberi nilai tambah bagi dan dampak
positif bagi Negeri.
"Ini saatnya kita
melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Bagi kami hilirisasi bukan lah hal
baru, tetapi sebuah upaya yang sudah diperjuangkan sejak lama untuk membawa
Indonesia memiliki kemandirian industri dan membangun kedaulatan ekonomi,"
pungkasnya.
Melalui kegiatan site
visit ini, para finalis MediaMIND 2025 diharapkan mampu menghasilkan karya
jurnalistik yang menggugah dan berdampak, dengan perspektif yang lebih
komprehensif terhadap dunia pertambangan dan kontribusinya bagi kemajuan
bangsa. (wahyono)
.jpg)
1.jpg)

2.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

