BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III 2025 Hanya 5,04 Persen
JAKARTA- Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan laju
pertumbuhan ekonomi Indonesia
triwulan III-2025 sebesar 5,04 persen secara tahunan (y-on-y) atau dibanding triwulan III-2024.
Mengutip keterangan resmi BPS,
Rabu(5/11/2025) bahwa dari sisi produksi, Lapangan Usaha Jasa Pendidikan
mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,59 persen. Sementara dari sisi
pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi
sebesar 9,91 persen.
Baca Juga
Sedangkan jika dihitung secara bulanan
pada triwulan III-2025 maka ekonomi
Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 5,01 persen (c-to-c).
Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Jasa Lainnya mengalami pertumbuhan tertinggi
sebesar 10,37 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang
dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 9,13 persen.
Namun bila dibandingkan dengan kuartal
II 2025 maka laju pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan III-2025 tumbuh sebesar 1,43 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Pengadaan
Listrik dan Gas mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 5,42 persen. Dari sisi
pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi
sebesar 6,77 persen.
BPS menjelaskan secara spasial,
perekonomian Indonesia pada triwulan III-2025 mencatat pertumbuhan yang relatif
stabil dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (y-on-y).
“Kelompok provinsi di Pulau Jawa tetap
menjadi kontributor utama terhadap perekonomian, dengan kontribusi sebesar
56,68 persen terhadap PDB nasional serta mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar
5,17 persen,” kutipan keterangan resmi tersebut.
Secara umum, BPS melaporkan perekonomian
Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga
berlaku triwulan III-2025 mencapai Rp6.060,0 triliun dan atas dasar harga
konstan 2010 mencapai Rp3.444,8 triliun.
Secara bersamaan BPS juga mengumkan jumlah
angkatan kerja berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada
Agustus 2025 sebanyak 154,00 juta orang, naik 1,89 juta orang dibanding Agustus
2024. Tingkat Partsipasi Angkatan Kerja (TPAK) sebesar 70,59 persen, turun
sebesar 0,04 persen poin dibanding Agustus 2024.
Penduduk bekerja pada Agustus 2025
sebanyak 146,54 juta orang, naik 1,90 juta orang dari Agustus 2024. Lapangan
usaha yang mengalami peningkatan terbanyak pada penduduk bekerjanya adalah
Pertanian, Kehutanan dan Perikanan sebanyak 0,49 juta orang.
Adapun Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2025 sebesar 4,85 persen, turun 0,06 persen poin dibanding Agustus 2024. Rata-rata upah buruh pada Agustus 2025 sebesar 3,33 juta rupiah. Rata-rata upah buruh dari Agustus 2024 ke Agustus 2025 tumbuh 1,94 persen dari 3,27 juta rupiah menjadi 3,33 juta rupiah. (abdul aziz)