Logo Porosbumi
16 Mar 2026,
16 March 2026
LIVE TV

Dari Tanah Borneo Harapan Itu Nyata, Masyarakat Sejatinya Pelaku Utama dalam Penyelesaian Sampah

Reporter: PorosBumi 16 Mar 2026, 13:23:33 WIB
Dari Tanah Borneo Harapan Itu Nyata, Masyarakat Sejatinya Pelaku Utama dalam Penyelesaian Sampah

DI tengah tantangan pengelolaan sampah yang kompleks, di tanah Borneo, harapan untuk perubahan nyata mulai terlihat. Harapan itu setalah Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menyaksikan langsung proses operasional Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Guntung Paikat dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Banjarbakula di Banjar Baru, Kalimantan Selatan.

Momentum ini sekaligus sebagai ajang Rapat Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE), dalam upaya mempercepat pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan mendorong perubahan perilaku masyarakat. Sejalan dengan itu, KLH/BPLH menekankan bahwa upaya percepatan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga pada perubahan perilaku masyarakat.

Melalui KIE, edukasi pilah sampah dan penyelesaian sampah di sumber diintegrasikan dalam kampanye media, sekolah, komunitas, dan kegiatan masyarakat, agar kesadaran lingkungan menjadi bagian dari keseharian. Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah KLH/BPLH, Hanifah Dwi Nirwana, menyampaikan, sesuai dengan arahan Menteri LH/Kepala BPLH, pada 2026 ini ada dua fokus utama yakni penegakan hukum dan KIE.

"Dengan strategi ini, kami berharap percepatan pengelolaan sampah dapat tercapai, sekaligus menumbuhkan perilaku masyarakat yang bertanggung jawab terhadap sampah didukung dengan fasilitas-fasilitas yang ada disetiap daerah.”

Di hulu, TPS 3R Guntung Paikat berperan sebagai garda terdepan dalam mengurangi tumpukan sampah sebelum mencapai TPA. Fasilitas ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemilahan, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengolahan kompos dan pemanfaatan sampah anorganik bernilai jual.

Dengan langkah ini, masyarakat didorong untuk aktif memilah sampah sejak dari rumah, sehingga penyelesaian sampah dapat dilakukan langsung di sumbernya. Sementara di sisi hilir, TPA Regional Banjarbakula melayani kawasan metropolitan Banjarbakula, mencakup Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Barito Kuala, dan Tanah Laut.

Dengan sistem sanitary landfill modern dan pengelolaan lindi sesuai standar lingkungan, TPA memastikan sampah diolah aman tanpa mencemari lingkungan, sekaligus mendukung percepatan pemrosesan limbah di wilayah ini.

Fenomena ini menjadi simbol harapan baru di tanah Borneo, bahwa pengelolaan sampah yang efektif, terpadu, dan berkelanjutan bukan hanya cita-cita, tetapi langkah nyata yang sedang dijalankan. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat kini membuka jalan bagi masa depan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), serta mendukung target 100% pengelolaan sampah nasional di tahun 2029.

Topik Terkait

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar
```