LSP BBNI Siap Cetak Bankir Kompeten Topang Kinerja
JAKARTA- Lembaga
Sertifikasi Profesi (LSP) PT Bank Negara Indonesia Tbk(BBNI) meraih Sertifikat Lisensi LSP dari BNSP, Sertifikat ISO
21001:2018, serta Letter of Compliance ISO 30422:20.
Ketiga pencapaian
tersebut diterima dalam seremoni di Grha BNI, Jakarta, pada 6 Agustus 2026.
Ketua BNSP, Syamsi Hari menyerahkan Sertifikat Lisensi LSP BNI kepada Direktur
Human Capital & Compliance BBNI, Munadi Herlambang.
Dengan lisensi
tersebut, LSP BNI dapat menyelenggarakan sertifikasi kompetensi kerja secara
profesional, objektif, independen, dan akuntabel sesuai standar kompetensi yang
berlaku.
Baca Juga
Pada tahap awal, LSP
BNI menyediakan tujuh skema sertifikasi yang mencakup bidang strategis, mulai
dari general banking hingga internal audit. Cakupan sertifikasi selanjutnya
akan diperluas mengikuti perkembangan industri, termasuk pada bidang digital
banking, artificial intelligence, manajemen risiko, dan teknologi informasi.
Direktur Human
Capital & Compliance BBNI, Munadi
Herlambang mengatakan, keberadaan LSP menjadi bagian penting dalam memastikan
pengembangan kompetensi pegawai dilakukan secara terukur dan relevan dengan
kebutuhan industri perbankan.
"LSP BNI
menjadi fondasi penting dalam membangun SDM yang kompeten sekaligus memperkuat
tata kelola perusahaan. Sertifikasi kompetensi memastikan setiap insan BNI
memiliki standar profesionalisme yang mampu mendukung transformasi bisnis
perusahaan," ujar Munadi dalam keterangan tertulis dikutip Jumat(14/8/2026).
Selain memperkuat
sertifikasi kompetensi, BNI Corporate University memperoleh Sertifikat ISO
21001:2018 pada 15 Mei 2026 dan Letter of Compliance ISO 30422:2022 pada 4
Agustus 2026.
Pengakuan tersebut
menegaskan penerapan tata kelola pembelajaran dan pengembangan talenta yang
semakin sistematis, berorientasi pada kebutuhan peserta didik, serta mengacu
pada praktik terbaik internasional.
Menurut Munadi, BNI
akan terus meningkatkan mutu dan kapabilitas LSP agar tidak hanya mendukung
kebutuhan internal, tetapi juga dapat menjadi salah satu referensi dalam
pengembangan sumber daya manusia di industri perbankan nasional.
Penguatan ekosistem
pembelajaran dan sertifikasi tersebut sejalan dengan arah transformasi BUMN di
bawah koordinasi Danantara Indonesia yang menempatkan people development,
corporate culture, inovasi, dan penciptaan nilai sebagai bagian penting dalam
membangun perusahaan negara yang semakin sehat, kompetitif, dan berdaya saing
global.
Melalui penguatan
sistem pembelajaran, sertifikasi kompetensi, serta penerapan standar
internasional, BNI berupaya memastikan pengembangan talenta berjalan semakin
terukur, relevan dengan kebutuhan industri, dan mampu mendukung transformasi
bisnis serta penciptaan nilai jangka panjan
