Melestarikan Warisan Asia Tengah, Festival Yoruk Turkmen Kirikkale Ke-6 Resmi Digelar
SEMANGAT kelestarian budaya dan sejarah panjang bangsa nomad kembali dihidupkan di Turki. Pemerintah setempat bersama komunitas kebudayaan merayakan pembukaan Festival Yörük Turkmen Kırıkkale Tradisional ke-6 yang berlokasi di Padang Beylik, Aşağımahmutlar, Provinsi Kırıkkale.
.jpg)
Baca Juga
Acara tahunan yang berlangsung sejak siang hingga tengah malam pada Minggu (26/7) ini menjadi wadah untuk merawat tradisi ribuan tahun yang berakar dari Asia Tengah, Pegunungan Altai, hingga Pegunungan Tian Shan, sebelum meluas ke Anatolia dan Eropa.

Ketua Penyelenggara Festival Çetin Özyön menyampaikan bahwa gelaran ini bukan sekadar hiburan visual, melainkan bentuk penghormatan terhadap rekam jejak peradaban nenek moyang mereka.

"Di sini kami berusaha menghidupkan kembali adat dan tradisi leluhur. Kami mendirikan tenda-tenda wol khas nomaden untuk merepresentasikan peradaban, identitas prajurit, dan keharmonisan hidup bersama alam yang telah diwariskan secara turun-temurun," ujarnya di lokasi festival.

Ragam Pertunjukan Khas dan Pawai Simbolis
Festival kali ini menyuguhkan berbagai atraksi budaya yang memukau para pengunjung, di antaranya atraksi penunggang kuda dan pemanah tradisional, yang menampilkan keahlian berkuda dengan pakaian adat prajurit Alp, mengingat sejarah panjang bangsa Turki sebagai salah satu pelopor penjinakan kuda di dunia.

Ada pula prosesi migrasi simbolis (Göç Yürüyüşü), yakni rekonstruksi
perjalanan migrasi bersejarah yang diiringi gerobak tradisional (Göç Kağnısı),
kawanan ternak, serta lantunan musik drum davul, zurna, dan korps musik
Mehteran.
Acara semakin menarik dengan adanya kolaborasi seni antardaerah yang menghadirkan tim seni Dunia Turki dari Istanbul, komunitas Abdal Bozkır dari Kırşehir, Klub Seymen dari Polatlı, serta tarian khas Ağırlama Halayı asli Kırıkkale.

Selain hiburan seni dan musik khas bozlak, penyelenggara menekankan pentingnya posisi Kırıkkale sebagai kota bersejarah dan tanah para syuhada. Pihaknya berambisi untuk membawa festival budaya ini ke ranah internasional pada tahun-tahun mendatang.

"Siapa pun yang mencintai tradisi dan budaya, jalannya
suatu hari pasti akan melintasi Kırıkkale. Dari kaki Gunung Dinek ini, kami
mengirimkan salam hangat dan rasa hormat kepada seluruh masyarakat dunia yang
memiliki ikatan hati dengan kebudayaan kami," pungkasnya. (lita chan
lai)
