Logo Porosbumi
19 Mar 2026,
19 March 2026
LIVE TV

Menko AHY Lepas 116 Ribu Pemudik, Pastikan Kesiapan Infrastruktur Prima agar Mudik Aman & Nyaman

Yani Andriyansyah 19 Mar 2026, 11:06:30 WIB
Menko AHY Lepas 116 Ribu Pemudik, Pastikan Kesiapan Infrastruktur Prima agar Mudik Aman & Nyaman
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melepas 116 ribu peserta Mudik Bersama BUMN di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (17/3/).

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melepas 116 ribu peserta Mudik Bersama BUMN di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (17/3/). Ini bukan cuma pelepasan biasa, tapi juga penegasan pentingnya keselamatan dan kesiapan infrastruktur untuk tradisi mudik.


Menko AHY menekankan, mudik itu bukan sekadar perjalanan, tapi tradisi penting yang penuh harapan dan sukacita buat kumpul keluarga di kampung halaman. Makanya, pemerintah punya tanggung jawab besar buat menyiapkan semua sarana dan prasarana mudik biar aman dan nyaman.


Menko AHY juga mengapresiasi untuk seluruh BUMN yang setiap tahun konsisten mengadakan program mudik gratis. Tahun ini program Mudik Bersama BUMN yang mengusung tema Mudik Nyaman Bersama didukung 96 BUMN serta anak perusahaannya. Angka ini bukti nyata sinergi yang kuat buat menjawab kebutuhan masyarakat akan fasilitas mudik yang aman dan terjangkau.


Program mudik gratis ini nggak main-main, lho, jangkauannya sudah sampai ratusan rute ke berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, sampai Sulawesi. Selain membantu masyarakat secara ekonomi, program ini juga diharapin bisa mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas dan kepadatan kendaraan pribadi. Intinya, Presiden Prabowo Subianto juga mengarahkan agar semua pihak memberikan yang terbaik untukpenyelenggaraan mudik Lebaran ini.


Grafik peningkatan peserta mudik BUMN ini juga bikin kagum. Dari cuma 36.463 pemudik di tahun 2022, terus melonjak jadi 78.017 di 2023, lalu 94.753 di 2024, dan mencapai 105.794 di 2025. Nah, tahun 2026 ini, tembus 116 ribu pemudik. Mereka diberangkatkan menggunakan tiga moda transportasi utama, bus, kereta api, dan kapal laut. Bus masih menjadi primadona dengan 83 ribu pemudik, disusul kereta api hampir 33 ribu, dan kapal laut lebih dari 6.700 pemudik.


Keberangkatan peserta sudah dilakukan secara bertahap, mulai dari kapal laut pada 14 Maret, kereta api 15–18 Maret, dan puncaknya bus pada 17 Maret 2026, termasuk acara flag off 66 unit bus dengan 3.300 peserta di GBK.


Menko AHY juga memastikan pemerintah terus berupaya menjamin kesiapan infrastruktur transportasi. Jalan, terminal, stasiun, pelabuhan, sampai bandara, semua dipastikan dalam kondisi siap. Armada transportasi juga tidak luput dari pemeriksaan. Nggak cuma itu, pemerintah juga memberikan berbagai insentif, mulai dari diskon tiket transportasi sampai diskon tarif tol, plus program mudik gratis ini tentunya.


Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, juga bilang kalau jumlah pemudik tahun ini naik lebih dari 10 persen dibanding tahun lalu, bahkan melampaui target awal. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang super tinggi. 


Blusukan Pantau Kesiapan Mudik


(dok.Kemenkoinfra)

Menko AHY juga blusukan ke Stasiun Pasar Senen, Jakarta untuk memastikan langsung layanan kereta api untuk menghadapi lonjakan jutaan penumpang yang mau pulang kampung. Menko AHY didampingi jajaran Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (Persero), sekaligus melepas keberangkatan Kereta Gaya Baru Malam Selatan tujuan Surabaya. 


Nggak cuma itu, Menko AHY juga menyapa para penumpang dan memeriksa langsung kesiapan pelayanan PT KAI untuk periode angkutan Lebaran ini. Dalam kesempatan tersebut Menko AHY menegaskan bahwa pemerintah all-out untuk memastikan semua moda transportasi siap sedia, nggak cuma saat mudik, tapi juga untuk arus balik. Segala potensi risiko sudah diantisipasi, termasuk cuaca ekstrem atau bencana di titik-titik rawan. Kita berharap transportasi multimoda pada masa Lebaran ini dapat dipersiapkan sebaik mungkin. Berbagai potensi risiko juga telah dimitigasi, katanya.


Tahun ini, PT KAI menyiapkan sekitar 49.886 perjalanan kereta api buat layanan jarak jauh maupun lokal, naik 2,1 persen dibanding tahun lalu. Diprediksi sekitar 5 juta penumpang bakal mengandalkan kereta api. Khusus di Stasiun Pasar Senen saja, jumlah penumpang harian bisa tembus 24 ribu orang, padahal hari biasa cuma sekitar 12-15 ribu. Kebayang kan ramainya kayak apa?


Nggak cuma soal jumlah, pemerintah juga berupaya keras meningkatkan akses transportasi. Sesuai arahan Presiden, PT KAI bahkan memberikan diskon tiket sampai 30 persen untuk1,2 juta penumpang. Selain diskon tiket, ada juga program mudik gratis dan motor gratis (motis) yang membantu masyarakat membawa motornya pulang kampung menggunakan kereta api. 


Namun, Menko AHY juga menekankan peningkatan kualitas layanan bukan cuma soal infrastruktur fisik yang kokoh. Pelayanan kepada masyarakat juga harus terus ditingkatkan secara humanis dan menyenangkan. Perjalanan mudik bukan hanya perjalanan fisik, melainkan perjalanan hati menuju kampung halaman, jelasnya. 


Penguatan transportasi kereta api ini juga punya peran krusial untuk mengurangi kemacetan parah di jalan raya selama periode mudik Lebaran. Dengan makin banyak pilihan dan layanan yang prima, diharapkan jalanan bisa sedikit bernafas lega. Menko AHY berharap semua perjalanan mudik bisa aman dan lancar, agar para pemudik bisa sampai kampung halaman dengan selamat.


Tinjau Command Center Mudik Lebaran 2026


                                                                                                                                                                (dok.Kemenkoinfra)

Tak cuma meninjau langsung ke stasiun, Menko AHY juga serius memantau denyut nadi transportasi nasional langsung dari Command Center Kementerian Perhubungan. Dari satu ruangan canggih itu, Menko AHY bisa memantau pergerakan transportasi dari Sabang sampai Merauke. Mulai dari jalur darat yang padat, perairan laut yang dilewati kapal-kapal pengangkut, angkasa udara yang melayani pesawat, hingga rel-rel kereta api yang tak henti mengangkut penumpang. Semua terangkum dalam data real-time, demi sebuah tujuan mulia, mudik tanpa kendala.


Terkait transportasi darat, saya berkomunikasi dengan rekan-rekan di Aceh. Untuk sektor laut dengan KSOP Batam, Kepulauan Riau. Sektor udara dengan Bandara Juanda di Surabaya, dan perkeretaapian dengan petugas di Semarang, papar Menko AHY, menggambarkan betapa komprehensifnya jangkauan pemantauan yang dilakukan. 


Ini bukan hanya soal melihat angka di layar, tapi juga mendengarkan langsung laporan dari ujung tombak di lapangan melalui sambungan virtual. Sebuah kolaborasi apik antara teknologi dan sumber daya manusia.

Menko AHY memastikan bahwa penyelenggaraan transportasi selama masa mudik Lebaran 2026 berjalan sesuai rencana dan masih dalam kendali penuh pemerintah. Secara umum, pelaksanaan transportasi mudik berjalan sesuai rencana. Meskipun terdapat dinamika di lapangan, kondisinya tetap terkendali, tegasnya.


Komitmen pemerintah untuk menghadirkan arus mudik yang aman, lancar, dan selamat bagi seluruh masyarakat memang tak main-main. Ke depan, Kemenko Infrastruktur akan terus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Monitoring tak akan berhenti sampai arus balik Lebaran selesai. Menko AHY juga tak lupa mengapresiasi peran media yang tak henti menyampaikan informasi, sekaligus membuka pintu lebar-lebar bagi masukan dari berbagai pihak.  Kami mohon masukan dari lapangan dapat disampaikan, sehingga bisa menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan pada situasi tertentu, ujarnya. 


Lewat pemantauan di Command Center dan semangat gotong royong, mudik Lebaran 2026 diharapkan bukan hanya sekadar perjalanan, tapi juga sebuah cerita sukses tentang sinergi pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi tradisi tahunan yang istimewa ini. Menko AHY berharap semua perjalanan mudik bisa aman dan lancar, agar para pemudik bisa sampai kampung halaman dengan selamat. (yans)

Topik Terkait

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar
```