Logo Porosbumi
Rabu,
08 July 2026
LIVE TV

Menteri LH Tantang Dunia Usaha Ambil Peran dalam Pemulihan Lingkungan

Hendri Irawan 08 Jul 2026, 14:41:48 WIB
Menteri LH Tantang Dunia Usaha Ambil Peran dalam Pemulihan Lingkungan

MENTERI Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat, mengajak seluruh pelaku usaha berpartisipasi aktif dalam pemulihan lingkungan melalui investasi hijau dan rehabilitasi ekosistem.

Langkah tersebut merupakan bagian dari gerakan pertobatan ekologis sekaligus mendukung target nasional penanaman dua miliar pohon menuju Indonesia Asri. Ajakan itu disampaikan Menteri Jumhur saat melakukan penanaman mangrove di Desa Labuhan Alas, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Menurut Menteri Jumhur, pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, media, dan seluruh elemen bangsa.

"Melalui semangat tobat ekologis dan sinergi biru, kita bersama-sama membangun Indonesia yang lebih ASRI, bersih, dan lebih tangguh menghadapi perubahan iklim," kata Menteri Jumhur.

Menteri Jumhur menjelaskan bahwa gerakan penanaman mangrove merupakan bagian dari pertobatan ekologis nasional sebagai refleksi atas berbagai aktivitas yang selama ini mengabaikan kelestarian lingkungan.

"Kegiatan mangrove dan menanam rupa-rupa tanaman merupakan bagian dari pertobatan ekologis nasional. Secara tidak langsung pertobatan kita kepada Tuhan atau langkah-langkah atau kerja yang seringkali mengabaikan lingkungan," ujar Menteri Jumhur.

Indonesia memiliki sekitar 23 persen ekosistem mangrove dunia yang berfungsi sebagai benteng alami pesisir dari abrasi, gelombang tinggi, dan intrusi air laut. Mangrove juga merupakan penyerap karbon biru (blue carbon) yang mampu menyimpan karbon tiga hingga lima kali lebih besar dibandingkan hutan daratan.

Di Provinsi Nusa Tenggara Barat sendiri, rehabilitasi mangrove telah dilakukan di sekitar 473 hektare yang tersebar di 12 lokasi. Menteri Jumhur berharap rehabilitasi mangrove di Labuhan Alas dapat menjadi contoh keberhasilan pemulihan ekosistem berbasis kolaborasi yang dapat direplikasi di berbagai daerah.

"Saya berharap kegiatan rehabilitasi mangrove di Labuhan Alas menjadi contoh keberhasilan pemulihan ekosistem berbasis kolaborasi yang dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia terhadap aksi iklim global dan pembangunan berkelanjutan," tutur Menteri Jumhur.

Menteri Jumhur juga mengajak dunia usaha untuk tidak ragu mengalokasikan sebagian sumber daya perusahaan bagi pemulihan lingkungan.

"Saya mengimbau kepada seluruh pelaku usaha dan sektor swasta lainnya di Indonesia untuk mengikuti jejak baik ini. Jangan ragu untuk menginvestasikan sebagian sumber daya perusahaan Anda bagi pemulihan lingkungan”.

Menurutnya, kerusakan lingkungan merupakan tanggung jawab kolektif sehingga upaya pemulihannya juga harus dilakukan secara bersama-sama. "Ini merupakan bagian dari pertobatan ekologis nasional. Karena kalau kita sudah menanam pohon maka pasti tidak mau dong besok kita merusak hutan lagi. Bahkan jadinya kita mau menanam, menanam, dan menanam pohon terus," pungkas Menteri Jumhur.

Topik Terkait

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar
```