Block Mode, Denyut Inovasi dari Jantung Kilang Cilacap yang Menjaga Asa Mudik Tetap Menyala
Saat aroma Ramadan mulai menyelimuti, dan jutaan hati bergetar menanti momen mudik Lebaran 1447 H, di balik obor yang tak pernah padam, Kilang Cilacap terus bekerja keras. Bukan sekadar pabrik, melainkan jantung yang memompa energi, memastikan setiap kendaraan pemudik dapat melaju, setiap keluarga bisa bersatu, berkat sebuah inovasi cerdas bernama “Block Mode”.
Kilang Cilacap, sebuah raksasa energi kebanggaan Indonesia, dikenal sebagai pemasok 34% kebutuhan BBM nasional. Kini, menjelang puncak mobilitas Idulfitri, tekanan untuk menjaga pasokan tetap aman terasa kian kuat. Namun, di tengah tantangan itu, para srikandi dan pahlawan di Kilang Cilacap tak gentar. Mereka memiliki senjata andalan, Block Mode, inovasi yang telah beroperasi sejak Mei 2024, mengubah cara kilang ini bekerja menjadi jauh lebih fleksibel dan efisien.
Baca Juga
Dulu, Kilang I Cilacap dikenal sangat bergantung pada minyak mentah (crude) dari Timur Tengah. Sebuah ketergantungan yang bisa menjadi hambatan saat pasokan global bergejolak. Namun, semangat inovasi tak pernah padam. Hasil kolaborasi brilian tim Kilang Cilacap yang didukung penuh kantor pusat Pertamina, lahirlah Block Mode.
Endah Purbarani, Manager Refinery Business & Optimization Kilang Cilacap, dengan bangga menjelaskan, “Block Mode merupakan hasil kolaborasi tim Kilang Cilacap yang didukung penuh kantor Pusat. Inovasi ini memungkinkan pengolahan crude mix sehingga dapat meningkatkan yield product bernilai tinggi sekaligus memperkuat kinerja kilang,” ujarnya.
Bayangkan saja, kini kilang raksasa ini tak lagi “memilih-milih” minyak mentah. Dengan Block Mode, akan mampu mengolah “koktail crude”—hasil blending berbagai jenis minyak mentah dengan karakteristik serupa. Fleksibilitas ini bagaikan sebuah orkestra yang harmonis, di mana berbagai jenis “nada” minyak mentah digabungkan untuk menghasilkan melodi energi yang stabil dan efisien. Ini adalah lompatan besar, menjaga keandalan produksi dan memastikan stok energi tetap aman, bahkan di kala konsumsi melonjak drastis.
Agustiawan, Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Cilacap, menegaskan peran vital kilang ini. Dengan kapasitas fantastis 348 ribu barel per hari, Kilang Cilacap beroperasi optimal, memastikan stok produk BBM berada di atas target minimum yang ditetapkan.
“Kilang Cilacap beroperasi optimal untuk mendukung kebutuhan energi masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak terpancing isu atau informasi yang tidak jelas kebenarannya terkait ketersediaan BBM” ujar Agustiawan.
Koordinasi tak henti juga terus dilakukan dengan berbagai pihak, memastikan kelancaran operasional dan distribusi energi. “Melalui sinergi operasional dan komunikasi yang baik dengan pemangku kepentingan, kami berupaya menjaga keandalan kilang sehingga masyarakat dapat menjalankan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman," tutup Agustiawan.
Bagi warga Cilacap dan sekitarnya, Kilang ini bukan sekadar instalasi industri, tetapi bagian dari identitas, simbol kemajuan, dan penjamin pergerakan kehidupan. Dari denyut inovasi di jantung Kilang Cilacap inilah, lahir energi yang akan menggerakkan jutaan perjalanan pulang, menyatukan kembali keluarga di hari yang fitri. Block Mode bukan hanya inovasi teknis, tetapi sebuah harapan yang dipompa, memastikan asa mudik tetap menyala terang.