- Pertamina Group Boyong 35 Trofi PRIA 2026, Bukti Transparansi Komunikasi ke Publik
- Dari Dapur ke Langit, Ketika Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Masa Depan
- Baterai Kalsium Siap Menantang Litium, Jadi Alternatif Energi Terbarukan Masa Depan
- Majelis Dikdasmen PC Muhammadiyah Tawangsari Adakan Penguatan Ideologi
- Bikin Takjub, Ilmuwan Ciptakan Cairan yang Bisa Menyimpan Tenaga Matahari
- Pikir Dulu Sebelum Mengirim Pertanyaan ke AI, Data Pribadi Anda Bisa Terungkap
- In Situ/In Vitro, Percakapan Ekologis Dua Seniman dalam Bayang-bayang Antroposen
- Konsep Indonesia Naik Kelas, Kunci Tekan Kemiskinan di Bawah 5%
- Beyond Energy: Langkah Baru Pertamina Pimpin Transisi Energi Hijau
- Presiden Prabowo: Ketahanan Pangan Jadi Urusan Keamanan Negara
ESDM Siapkan Bantuan Elpiji 3 Kg untuk Petani

Jakarta: Perkembangan inflasi Jakarta di Februari 2017 dibandingkan bulan sebelumnya masih terbilang tinggi walau sedikit mereda. Inflasi pada bulan ini tercatat sebesar 0,33 persen (mtm), lebih rendah dari inflasi Januari 2017 yang meningkat tinggi akibat adanya kenaikan tarif listrik (0,99 persen, mtm).
"Namun perkembangan inflasi Februari 2017 lebih tinggi jika dibandingkan dengan inflasi nasional (0,23 persen mtm), maupun dengan rata-rata inflasi Februari tiga tahun sebelumnya (0,22 persen, mtm)," tutur Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Doni P. Joewono, dalam siaran persnya, Kamis 2 Maret 2017.
Menurut dia, hal ini disebabkan oleh adanya kenaikan harga emas perhiasan, kenaikan harga beberapa komoditas bumbu-bumbuan seperti bawang merah dan cabai rawit akibat hujan berkepanjangan, serta dampak lanjutan penyesuaian tarif listrik 900VA.
Baca Lainnya :
- ESDM Siapkan Bantuan Elpiji 3 Kg untuk Petani0
- RUU Pertembakauan Harus Jadi Solusi bagi Petani hingga Perusahaan0
- Nilai tukar petani turun 0,58 persen pada Februari0
- Fungsi Koperasi Unit Desa Harus Memberikan Keuntungan Bagi Petani0
- Kementan Tegaskan Tidak ada Pencabutan Subsidi Pupuk0
"Sementara dari sisi disagregasi, terjaganya sebagian besar kelompok volatile food menjadi faktor pendorong meredanya tekanan inflasi Februari 2017," jelasnya.
Terkendalinya harga pangan terutama bersumber dari harga beras yang stabil dan harga komoditas subkelompok daging dan hasil-hasilnya yang turun. Harga beras relatif tidak mengalami perubahan dari bulan sebelumnya.
Langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjaga kesinambungan dan manajemen stok beras yang baik mampu menjaga kestabilan harga beras. Harga daging ayam ras dan telur ayam turun, masing-masing sebesar 2,84 persen mtm dan 3,13 persen mtm.
Namun, kenaikan harga bawang merah dan cabai rawit merah yang cukup tinggi akibat berkurangnya pasokan seiring hujan berkepanjangan, menjadi faktor penahan perlambatan inflasi di Ibukota. Pada Februari 2017 harga bawang merah naik sebesar 10,74 persen (mtm), sementara cabai rawit naik 14,12 persen (mtm).
Inflasi inti pada Februari 2017 juga terkendali dibandingkan dengan Januari 2017. Hal itu didukung oleh permintaan masyarakat yang masih relatif terbatas, serta nilai tukar yang cukup stabil. Namun, kenaikan beberapa komoditas dalam kelompok inti menahan laju penurunan inflasi inti.
Sumber: Metrotvnews.com
.jpg)
1.jpg)

2.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

