Hilirisasi ke Masyarakat, Safari Ramadan MIND ID Jangkau Lebih Dari 32.000 Anak
JAKARTA — Holding
Industri Pertambangan Indonesia MIND ID bersama seluruh Anggota Grup
melaksanakan Program Safari Ramadhan 2026 di seluruh wilayah operasional Grup
MIND ID. Hal ini sebagai wujud dari nilai tambah hilirisasi kembali ke
masyarakat, khususnya anak yatim piatu, anak penyandang cacat, anak pejuang
kanker dan kelompok-kelompok rentan yag menjadi fondasi bagi masa depan
Indonesia.
Fokus dukungan kepada
anak-anak ini sejalan dengan Asta Cita Presiden terkait dukungan bagi generasi
muda dan penyandang disabilitas untuk pembangunan sumber daya manusia.
Tahun ini, Safari
Ramadhan MIND ID mengusung tema “Satu Kepedulian, Sejuta Harapan untuk
Indonesia dan Dunia.” Tema tersebut menegaskan bahwa satu aksi kebaikan yang
dilakukan secara kolektif dapat memantik jutaan harapan. MIND ID Bersama
seluruh Anggota konsisten menguatkan berbagai program dukungan sosial guna yang
mampu menumbuhkan semangat dan harapan bagi anak-anak.
Baca Juga
Secara keseluruhan,
total bantuan yang disalurkan menjangkau 205 titik dari kabupaten Batubara,
Sumatra Utara, hingga Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Dalam program
tahun ini, Grup MIND ID menjangkau 32.357 orang penerima manfaat, 7.421 orang
penerima santunan, 14.258 paket sembako, dan bantuan sosial lain seperti 6.611
paket makanan buka puasa, 5.000 sarana pendidikan, dan 187 sarana rumah ibadah.
Sebagian besar bantuan
diprioritaskan bagi anak pejuang kanker, anak berkebutuhan khusus/disabilitas,
anak yatim piatu, serta kaum duafa di seluruh area operasi.
Corporate Secretary
MIND ID Pria Utama menegaskan bahwa hilirisasi bukan hanya soal kinerja
ekonomi, melainkan tanggung jawab sosial untuk memajukan kualitas manusia
Indonesia.
"MIND ID proaktif
memastikan integrasi dari kegiatan penambangan, pengolahan tidak hanya berhenti
pada penciptaan nilai tambah ekonomi, tetapi juga mampu menciptakan nilai
tambah sosial yang akan berpengaruh positif bagi kesatuan dan keberlanjutan
Indonesia sebagai Bangsa yang besar," katanya.
Pria menjelaskan
prioritas MIND ID adalah mendukung pengembangan SDM generasi muda dari kalangan
yang membutuhkan.
Karena itu, bantuan
yang diberikan pada tahun ini tidak berhenti pada kebutuhan dasar, tetapi juga
mencakup dana pendidikan, sarana belajar, dukungan kesehatan seperti obat dan
suplemen, serta perbaikan sarana elektronik primer di rumah tinggal dan tempat
belajar agar anak-anak memiliki ruang tumbuh yang lebih layak.
“Hilirisasi ditujukan
untuk mewujudkan kemaslahatan. Setiap ton mineral yang kita kelola harus mampu
membuka jalan bagi peningkatan kualitas hidup, terutama bagi anak-anak yang
akan menjadi fondasi bagi pembangunan peradaban masa depan Indonesia,” pungkas
Pria.
