Inovasi AI Telkomsel Bikin Pengalaman Digital Lebih Aman dan Ngebut, Raih Dua Penghargaan Bergengsi
Telkomsel kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih dua penghargaan prestisius di ajang Asian Telecom Awards 2026, Telecom Company of the Year dan Technology Innovation of the Year. Ini bukan sekadar pengakuan, melainkan validasi atas komitmen Telkomsel dalam menghadirkan inovasi AI yang revolusioner, membentuk lanskap digital yang lebih cepat, aman, dan personal.
Ajang Asian Telecom Awards, yang dikenal sebagai barometer reputasi operator di Asia, secara ketat menilai strategi, implementasi, dan dampak nyata inovasi terhadap pelanggan serta ekosistem digital. Telkomsel berhasil memukau juri dengan gebrakan AI-nya yang tidak hanya relevan, tetapi juga berdampak signifikan.
Baca Juga
Penghargaan “Telecom Company of the Year” menjadi bukti nyata bagaimana Telkomsel menempatkan kecerdasan buatan sebagai inti operasionalnya. Dengan lebih dari 100 use case AI/ML yang diimplementasikan di berbagai area, mulai dari jaringan, layanan pelanggan, penjualan, hingga otomasi TI, Telkomsel membuktikan visinya.
Salah satu inovasi paling menonjol adalah Autonomous Network. Sistem ini bekerja seperti otak cerdas yang mampu memprediksi dan memperbaiki potensi gangguan jaringan secara real-time. Hasilnya, durasi downtime terpangkas hingga 3 kali lebih cepat dan respons insiden meningkat lebih dari 40%. Ini berarti pengalaman streaming, gaming, bekerja, dan aktivitas digital lainnya menjadi jauh lebih stabil dan tanpa hambatan bagi jutaan penggunanya.
Tak hanya di balik layar, AI juga menyentuh langsung pengalaman pelanggan. Otomasi layanan pelanggan dengan asisten virtual cerdas seperti Veronika dan Ted telah menunjukkan efisiensi luar biasa. Mereka berhasil memangkas biaya resolusi hingga 78% sekaligus meningkatkan kepuasan pelanggan secara signifikan. Interaksi yang lebih cepat dan personal inilah yang mengubah cara pengguna merasakan layanan Telkomsel.
Inovasi yang diganjar penghargaan “Technology Innovation of The Year” adalah sebuah game-changer dalam dunia keamanan digital, Telco Verify 2.0. Solusi ini menghadirkan verifikasi nomor berbasis SIM pertama di dunia yang terintegrasi langsung dengan Google Firebase Authentication.
Bayangkan kemudahan masuk ke aplikasi tanpa perlu menunggu kode OTP yang rentan terhadap risiko intersepsi, SIM swap, atau account takeover. Telco Verify 2.0 memungkinkan proses login yang instan, otomatis, dan yang terpenting, jauh lebih aman. Ini adalah jawaban Telkomsel untuk memperkuat “digital trust” di era serba online.
Kehadiran solusi ini sangat krusial bagi sektor-sektor vital seperti perbankan, fintech, e-commerce, dan layanan digital lainnya, yang membutuhkan lapisan keamanan ekstra. Telco Verify 2.0 juga selaras dengan inisiatif global GSMA Open Gateway, yang bertujuan membuka kapabilitas jaringan secara standar bagi para pengembang. Dengan demikian, ekosistem digital akan semakin kuat dan terproteksi.
“Penghargaan ini menegaskan komitmen Telkomsel dalam memperkuat digital trust dan menghadirkan pengalaman yang lebih aman, sederhana, dan mulus bagi masyarakat Indonesia. Melalui Telco Verify, kami menyediakan autentikasi carrier-grade untuk melindungi pengguna, sekaligus memperkuat ekosistem digital seperti perbankan dan fintech,” ujar Direktur Information Technology Telkomsel, Joyce Shia dalam keterangan resminya.
Joyce juga menegaskan, bersamaan dengan lebih dari 100 use case AI yang diimplementasikan lintas jaringan dan layanan pelanggan, Telkomsel akan terus berevolusi menjadi trusted digital enabler yang mendukung masa depan digital Indonesia yang lebih inklusif dan inovatif.
Pengakuan ini bukan hanya kebanggaan bagi Telkomsel, tetapi juga sebuah sinyal positif bagi masa depan digital Indonesia. Dengan inovasi AI yang terus berkembang, Telkomsel membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi pendorong utama untuk menciptakan pengalaman digital yang tidak hanya canggih, tetapi juga sangat aman dan relevan bagi setiap individu.