- Begini Jurus AHY Amankan Ketahanan Air sebagai Kunci Kemandirian Bangsa
- Menguak Misteri dan Potensi Hidroponik, Pola Bercocok Tanam Tanpa Tanah
- Mentan Amran Gaspol Jaga Swasembada, Indonesia Bersiap Ekspor Beras
- Infrastruktur Zaman Now, AHY Soroti Pentingnya Ruang Kreatif untuk Generasi Muda
- Selama Ramadan Kementan Gencar Lakukan Sidak untuk Memastikan Pasokan dan Harga Kebutuhan Pokok Aman
- Menko Pangan Dorong Aktivasi Koperasi di Candirenggo Sebagai Simpul Pangan dari Kelurahan
- Di Tengah Krisis Iklim, Norwegia Tekan Angka Deforestasi hingga Mendekati Nol
- Karbon Biru, Harta Karun Ekologis dari Pesisir untuk Masa Depan Bumi
- Di Balik Sunyi Pengabdian, Menjaga Amanah Merawat Kepercayaan
- Sensus Burung Air Serentak di Tiga Kawasan Pesisir Jakarta
Kakek 103 Tahun Sukses Jualan di Tiktok Shop

Di usianya yang telah melewati satu abad, Pak Mustar, seorang kakek berusia 103 tahun baru-baru ini mencuri perhatian publik dengan aktivitasnya sebagai Affiliate Tik Tok Shop. Lewat akun Tik Tok @pak.mustar1921, kakek kelahiran 1921 ini aktif memanfaatkan platform digital tersebut untuk mempromosikan berbagai produk.
Produk yang ditawarkan pun random dan bervariasi, mulai dari barang kebutuhan sehari-hari seperti paket tisu, shampo, sabun cuci piring, bumbu masakan, baju, kaos, sembako, hingga barang elektronik seperti handphone stabilizer, tongsis, dan sisir elektrik.
Dengan gaya yang sederhana namun antusias, Mustar melakukan promosi dengan mengenalkan keunggulan dari produk yang ia jual. Salah satu ciri khasnya yang unik adalah pembukaan di setiap video Mustar yang diawali dengan tawa ramah, seperti “Ha ha, halo bapak ibu, adik-adik semua!” yang langsung menciptakan suasana akrab dengan penonton.
Ia juga mengaku sangat dibantu oleh kerabat terdekat bahkan mempelajari trik konten bisa fyp langsung dari seorang fyp specialist.
“Saya dibantu anak bungsu dan dibantu team mas Leo Giovanni, buku mas Leo memang luar biasa,” ungkap Mustar lewat comment section di akun Tik Tok nya @pak.mustar1921
Sebagai orang yang lahir sebelum Indonesia merdeka, Mustar juga berbagi kisah yang ia alami selama masa penjajahan Belanda dan Jepang. Terkadang ia juga membuat konten berupa nostalgia masa lalu dengan menyanyikan lagu saat penjajahan Jepang.
“Kalau penjajahan Belanda itu masih enak, masih ada kemakmuran. Tapi waktu kedatangan Jepang, orang-orang itu banyak yang menderita. Tiap hari harga kebutuhan meningkat,”ungkapnya.
Melihat semangat Mustar di setiap konten videonya, tentu mengundang tanya para netizen untuk mengetahui rahasia kakek yang berusia senja ini. Tidak membebani diri dengan terlalu banyak pikiran pun menjadi tips Mustar untuk menjaga kesehatan. Ia juga mengaku tetap senang berusaha supaya dapat menjadi contoh bagi anak-anak muda,
“Kalau saya ini kan tinggal nunggu harapan. Harapan saya itu mati. Kalau yang masih muda itu kan masih panjang umurnya, masih banyak yang direncanakan, jadi jangan banyak menganggur,”ujarnya.
????: TikTok/pak.mustar1921
.jpg)
1.jpg)

2.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

