- Presiden: 200 Helikopter Perkuat Kesiapsiagaan Nasional Terutama Penanganan Bencana
- Banjir dan Longsor di Sumatera: 12 Komunitas Masyarakat Adat di Tano Batak Terisolir
- Gakkum Kehutanan: Ada Indikasi Kerusakan di Hulu DAS yang Perparah Bencana di Hilir
- Pakar Hukum Ini Ingatkan Praktik Kejahatan Berlindung Dibalik Bencana
- Datang Lagi ke Aceh, Presiden Pastikan Pasokan Pangan dan Hapus Utang KUR Korban Terdampak Bencana
- Journalist Club Dorong Pemerintah Tetapkan Banjir Longsor Sumatera sebagai Bencana Nasional
- Pandutani Bentuk Satgas Bantu Rehabilitasi Kehidupan Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera
- Sapa Anak-anak dan Dengarkan Keluhan Warga, Presiden Prabowo Tinjau Posko Pengungsian Banjir di Aceh
- Indonesia Ekspor 10 Kontainer Udang Bebas Cesium 137 ke AS
- Mentan Amran Kirim Logistik Bantuan Bencana Satu Kapal Penuh ke Sumatera
Mahasiswa STIE Dharma Bumiputera Studi Banding Penanganan Kebencanaan ke Basarnas

JAKARTA – Studi banding dilakukan Mahasiswa
STIE Dharma Bumiputera Konsentrasi Manajemen Bencana ke Badan SAR Nasional (Basarnas),
pada Sabtu, 15 Februari 2025. Kegiatan ini merupakan program kampus yang
diadakan setiap akhir semester, dengan tujuan agar mahasiswa mendapatkan
pengalaman dan pengetahuan di lembaga penanggulangan bencana milik pemerintah.
Dit. Kesiapsiagaan Basarnas, Joshua yang mendampingi para
mahasiswa mengenalkan Basarnas Command Center (BCC) yang merupakan fasilitas
Basarnas yang berfungsi sebagai pusat dukungan koordinasi, pengarahan, dan
pengendalian dalam layanan SAR antara lain Siaga SAR, Operasi SAR, Latihan SAR,
Sosialisasi dan Publikasi SAR.
Mahasiswa juga dikenalkan beberapa aplikasi dalam operasi
BCC yaitu MEO LUT MCC, Radio Beacon, Flight Monitoring System, Sarmap
Application, e-broadcast, QR-SAR, Imsar GPS Tracking, Ina-Tews, Virtual Osocc,
ICMS, GeoVS dan Aplikasi Kesiapsiagaan. Tidak hanya mendapatkan penjelasan
aplikasi, mahasiswa juga melihat secara langsung bagaimana petugas BCC menerima
laporan dari petugas SAR seluruh Indonesia untuk ditindaklanjuti.
Baca Lainnya :
- Indonesia dan Makan(An)0
- Pengukuhan 2 Guru Besar UPN Veteran Jakarta, Prof Anter Venus: Komunikasi Berpusat pada Hati0
- Gaya Asyik Budiman Sudjatmiko Ngobrol Seru Dengan Wartawan Soal Pengentasan Kemiskinan di Indonesia0
- Libur Kecil Kaum Kusam, Hangat Reuni Pemuda RW 08, Petamburan, Jakarta di Cigamea Bogor0
- Warmindo Teman Setia Depok, Tempat Nongkrong Asyik Tidak Membuat Dompet Tipis0
Kepala Program Manajemen Bencana STIE Dharma Bumiputera Ahmad
Fauzan Fadlan SE MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin studi banding ini untuk
menambah pengetahuan mahasiswa terkait bagaimana setiap lembaga menjalankan
operasi dalam penanggulangan bencana sehingga para mahasiswa mendapatkan
pengalaman berharga selama mereka kuliah.
Hastu, salah satu mahasiswa mengaku sangat antusiasme dengan
kegiatan studi banding yang diadakan oleh kampus. “Selain mendapatkan ilmu
selama kuliah, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman secara langsung dan ilmu
baru dalam kunjungan ke Basarnas,” kata dia seraya berharap apa yang diperoleh
saat kunjungan dapat diterapkan di masyarakat dan menjadi bekal pengetahuan
yang berharga di masa yang akan datang. (fadlik al iman)
.jpg)

.jpg)
6.jpg)
.jpg)
1.jpg)

.png)
.jpg)

.jpg)

