Menthobi Karyatama Incar Penjualan Rp1,3 Triliun Tahun 2026
JAKARTA- PT Menthobi Karyatama
Raya Tbk (MKTR) menargetkan mengolah Tandan Buah Segar (TBS)
sebanyak 336.400 ton dengan produksi CPO sebesar 73.292 ton) Sepanjang 2026. Adapun
Palm Kernel diproyeksi sebesar 15.031 ton.
Dengan target produksi tersebut, penjualan
MKTR diperkirakan mencapai Rp1,390 triliun
sepanjang 2026.
Hingga kuartal I 2026, MKTR telah membukukan produksi
minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) 18.588 ton, atau tumbuh 15,3 persen.Peningkatan
juga terjadi pada produksi inti kelapa sawit (Palm Kernel / PK) sebesar 13,1
persen diikuti kenaikan Crude Palm Kernel Oil (CPKO) menjadi 1.619 ton
dibandingkan 1.536 ton serta Palm Kernel Oil (PKO) yang tumbuh dari 1.746 ton
menjadi 1.897 ton.
Baca Juga
Seiring
dengan situasi tersebut maka pada triwulan I 2026 MKTR mencatatkan pertumbuhan
pendapatan sebesar 20,25 persen menjadi sebesar Rp322,801 miliar dibandingkan
Rp267,674 miliar pada periode sama tahun sebelumnya. Laba sebelum pajak
penghasilan meningkat 35,6% menjadi Rp15,018 miliar pada tiga bulan pertama
2026 ini dibandingkan Rp11,069 miliar sehingga mencatatkan kenaikan laba bersih
sebesar 40,88 persen menjadi Rp8,733 miliar pada triwulan I 2026 dibandingkan
Rp6,199 miliar pada triwulan I 2025.
”Kami di MKTR optimistis bahwa industri kelapa
sawit nasional akan melanjutkan pertumbuhan yang positif pada sepanjang 2026.
Perseroan akan tetap fokus pada strategi yang telah ditetapkan mulai dari
optimalisasi aset dan peningkatan kapasitas produksi hingga penciptaan nilai
tambah melalui berbagai inovasi berbasis green industry,” ucap Direktur
Keuangan & Investasi MKTR Wawan Sulistyawan dalam paparan publik di Jakarta, Rabu(10/6/2026).
Meski
begitu, MKTR tetap menjalankan mitigasi risiko atas berbagai potensi tantangan
di industri pada tahun ini. Antara lain gejolak perekonomian akibat dinamika
geopolitik global, faktor iklim dan cuaca dengan kemungkinan terjadinya El Nino
mulai awal semester kedua, serta tantangan teknis lainnya.
Sebagai
bagian dari inovasi berbasis ramah lingkungan, MKTR telah menghasilkan produk
ramah lingkungan yang diolah dari tankos menghasilkan pupuk organik dengan
merek dagang GreenGrow. Sebagai pionir pupuk organik berbahan baku produk
samping kelapa sawit, MKTR akan terus meningkatkan kualitas serta produktivitas
GreenGrow yang dapat mendukung ketahanan pangan nasional.
Sedangkan kabar bagi investornya, Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUSPT) tahun buku 2025 pada 10 Juni 2026 menyepakati penggunaan laba
bersih 2025 sebesar 40,84 persen dari total laba bersih Perseroan untuk tahun
buku 2025 sebagai dividen tunai.
Jumlah
dividen MKTR untuk tahun buku 2025 tersebut sebesar Rp22,501 miliar atau setara
Rp1,86 per saham. Jumlah saham MKTR adalah sebanyak 12,060 miliar lembar saham.
Selain
untuk dividen, RUPS Tahunan MKTR 2025 juga menyepakati sebesar 20 persen dari
total laba bersih atau senilai Rp11,018 miliar ditetapkan sebagai Cadangan
Wajib dan sebesar 39,16 persen atau setara Rp21,572 miliar sebagai Cadangan
Lainnya.
