Logo Porosbumi
06 Agu 2026,
06 August 2026
LIVE TV

Segera Hadir di PIK, Bintang Laut Akan Padukan Wisata Kuliner, Memancing, dan Ruang Komunitas

PorosBumi 06 Agu 2026, 19:59:59 WIB
Segera Hadir di PIK, Bintang Laut Akan Padukan Wisata Kuliner, Memancing, dan Ruang Komunitas
Bintang Laut PIK (www.Bintanglaut.id) tengah dikembangkan sebagai destinasi keluarga dan komunitas yang menggabungkan restoran seafood, rekreasi memancing, Play Club, hingga beragam agenda kegiatan dalam satu kawasan.

KAWASAN Pantai Indah Kapuk (PIK) terus berkembang sebagai salah satu tujuan kuliner dan rekreasi di wilayah Jabodetabek. Di tengah pertumbuhan tersebut, sebuah destinasi baru bernama Bintang Laut PIK tengah dipersiapkan di kawasan Pantai Kita PIK, Holy District.

Bintang Laut PIK dirancang sebagai tempat yang mempertemukan pengalaman kuliner, rekreasi, permainan sosial, dan kegiatan komunitas.

Proyek yang masih berada dalam tahap pengembangan ini tidak hanya menghadirkan restoran seafood, tetapi juga area memancing, Play Club, ruang kegiatan, serta program yang ditujukan bagi keluarga dan berbagai komunitas.

Owner Bintang Laut PIK, Hero Gozal, mengatakan gagasan tersebut berangkat dari perubahan kebutuhan masyarakat terhadap tempat rekreasi.

Menurut dia, pengunjung saat ini tidak hanya mempertimbangkan makanan atau desain tempat, tetapi juga mencari pengalaman yang dapat dinikmati bersama keluarga maupun kelompok pertemanan.

“Kami melihat keluarga sekarang membutuhkan tempat yang tidak hanya nyaman untuk makan, tetapi juga menyediakan kegiatan yang dapat dilakukan bersama. Karena itu, Bintang Laut PIK dikembangkan sebagai destinasi yang menghubungkan kuliner, rekreasi, permainan, dan komunitas,” kata Hero.

Bintang Laut PIK direncanakan menempati area sekitar 1.892 meter persegi yang terdiri atas dua unit di Holy District. Dalam rancangan awalnya, kawasan tersebut akan memiliki restoran berkapasitas sekitar 400 kursi.

Di kawasan ini juga ada area pancing dengan sekitar 80 posisi pemancing, serta Play Club yang dipersiapkan untuk menampung sekitar 30 meja permainan.

Meski memiliki beberapa fasilitas, restoran seafood tetap akan menjadi pusat kegiatan di Bintang Laut PIK. Restoran tersebut dirancang untuk melayani kunjungan keluarga, makan bersama kelompok, pertemuan komunitas, hingga kegiatan perusahaan.

Konsep menunya diarahkan pada hidangan seafood dan makanan yang dapat dinikmati bersama. Namun, pengalaman pengunjung nantinya tidak berhenti setelah kegiatan makan selesai.

Pengunjung akan memiliki pilihan untuk melanjutkan waktu bersama melalui aktivitas memancing atau mengikuti kegiatan yang berlangsung di area komunitas.

Menurut Hero, pola tersebut diharapkan dapat memberikan keleluasaan bagi keluarga yang datang dengan minat berbeda. Sebagian anggota keluarga dapat menikmati makanan, sementara anggota lainnya mencoba memancing atau mengikuti aktivitas yang tersedia.

“Tidak semua anggota keluarga selalu ingin melakukan kegiatan yang sama. Ada yang ingin makan dan bersantai, ada yang ingin memancing, dan ada pula yang ingin mengikuti kegiatan bersama komunitas. Kami mencoba menghadirkan pilihan tersebut dalam satu lokasi,” ujarnya.

Area pancing menjadi salah satu fasilitas yang direncanakan membedakan Bintang Laut PIK dari destinasi kuliner pada umumnya.

Fasilitas ini tidak hanya ditujukan bagi pemancing berpengalaman, tetapi juga akan diperkenalkan sebagai kegiatan rekreasi yang dapat dicoba oleh pemula, keluarga, dan kelompok perusahaan.

Pengelola merencanakan adanya sistem reservasi serta pendampingan untuk membantu pengunjung yang belum terbiasa memancing.

Dengan pendekatan tersebut, aktivitas pancing diharapkan tidak hanya identik dengan kompetisi, tetapi juga dapat menjadi pengalaman santai dan sarana interaksi antaranggota keluarga.

Selain pancing rekreasi, Bintang Laut PIK juga mempersiapkan kegiatan Galatama dan kompetisi pancing yang akan diselenggarakan secara terjadwal.

Kegiatan tersebut nantinya akan melibatkan sistem pendaftaran, pembagian posisi, ketentuan pertandingan, pencatatan hasil, serta pengumuman pemenang.

Agenda pancing direncanakan berkembang dalam beberapa format, mulai dari pertandingan persahabatan antarkomunitas, kegiatan keluarga, kompetisi berkala, hingga acara yang diselenggarakan bersama perusahaan atau mitra kegiatan.

“Kami ingin kegiatan pancing dapat dinikmati secara luas. Ada ruang untuk pengunjung yang hanya ingin mencoba, tetapi juga ada kegiatan yang lebih terorganisasi bagi komunitas dan peserta kompetisi,” kata Hero.

Selain restoran dan area pancing, Bintang Laut PIK juga akan menghadirkan Play Club sebagai ruang permainan sosial. Salah satu permainan yang direncanakan menjadi bagian dari fasilitas tersebut adalah Mahjong, yang akan dikembangkan sebagai aktivitas strategi dan interaksi komunitas.

Pengelola menegaskan bahwa Play Club diarahkan sebagai fasilitas hiburan non-perjudian. Ruang tersebut nantinya dapat digunakan untuk bermain bersama keluarga atau teman, pertemuan komunitas, latihan, pertandingan persahabatan, dan turnamen yang diselenggarakan dengan aturan yang jelas.

Keberadaan Play Club juga akan terhubung dengan layanan makanan dan minuman dari restoran. Dengan begitu, pengunjung tetap dapat memesan makanan selama menggunakan fasilitas permainan.

Bintang Laut PIK turut merencanakan kalender kegiatan yang dapat berubah mengikuti momentum dan kebutuhan pengunjung.

Acara keluarga, festival kuliner, kegiatan pengenalan memancing, kompetisi komunitas, pertemuan anggota, hingga gathering perusahaan menjadi beberapa jenis aktivitas yang sedang dikembangkan.

Menurut Hero, keberadaan agenda rutin penting untuk membuat sebuah destinasi tetap hidup setelah masa pembukaan. Ia menilai bangunan dan fasilitas tidak cukup apabila tidak diikuti program yang relevan dan konsisten.

“Sebuah tempat menjadi menarik bukan hanya karena bangunannya, tetapi karena ada aktivitas dan interaksi di dalamnya. Kami ingin Bintang Laut PIK memiliki kalender kegiatan yang membuat keluarga dan komunitas memiliki alasan untuk datang kembali,” tuturnya.

Bagi pengunjung keluarga, sejumlah kegiatan nantinya dapat dikemas dalam format akhir pekan. Kegiatan tersebut dapat menggabungkan pengalaman makan bersama, pengenalan memancing untuk pemula, permainan, dan aktivitas kelompok.

Sementara itu, komunitas dapat menggunakan area yang tersedia untuk menyelenggarakan pertemuan atau acara sesuai karakter masing-masing.

Komunitas pemancing dapat mengadakan latihan dan kompetisi, sedangkan komunitas permainan dapat menggunakan Play Club untuk kegiatan rutin dan turnamen.

Bintang Laut PIK juga direncanakan dapat mengakomodasi berbagai acara privat, seperti ulang tahun, reuni keluarga, pertemuan komunitas, jamuan perusahaan, peluncuran produk, serta kegiatan kelompok.

Bentuk dan kapasitas setiap acara akan disesuaikan dengan kesiapan fasilitas serta ketentuan operasional. Selain pengalaman di lokasi, pengelola sedang menyiapkan dukungan digital untuk membantu proses reservasi dan penyampaian informasi.

Platform tersebut direncanakan mencakup pemesanan tempat, pendaftaran kegiatan, informasi kalender acara, keanggotaan, dan pencatatan hasil kompetisi.

Sistem digital juga dipersiapkan untuk membantu pengelola mengatur kapasitas pengunjung dan mengurangi proses administrasi secara manual.

Kendati demikian, fitur akhir dan jadwal peluncurannya masih menunggu penyelesaian tahap pengembangan. Hero mengatakan seluruh fasilitas akan diperkenalkan secara bertahap.

Manajemen belum menetapkan tanggal pembukaan resmi karena masih menyelesaikan pembangunan, pengaturan operasional, pengujian layanan, serta persiapan sumber daya manusia.

“Saat ini statusnya masih coming soon. Kami ingin memastikan setiap area benar-benar siap digunakan, memiliki standar pelayanan, serta aman bagi pengunjung sebelum dibuka secara resmi,” katanya.

Pengelola juga masih menyusun detail menu, sistem reservasi, aturan penggunaan area pancing, ketentuan Play Club, program keanggotaan, dan kalender kegiatan.

Informasi mengenai pembukaan akan diumumkan setelah seluruh persiapan mencapai tahap yang dinilai memadai. Kehadiran Bintang Laut PIK nantinya akan menambah pilihan destinasi bagi masyarakat yang berkunjung ke kawasan PIK.

Di tengah banyaknya restoran dan tempat rekreasi yang telah beroperasi, Bintang Laut PIK mencoba mengambil pendekatan berbeda dengan menyatukan kuliner, memancing, permainan sosial, dan kegiatan komunitas.

Meski demikian, konsep yang memiliki banyak fasilitas juga membawa tantangan tersendiri. Pengelola harus menjaga kualitas makanan, kebersihan kawasan, keamanan aktivitas memancing, ketertiban Play Club, serta konsistensi penyelenggaraan acara secara bersamaan.

Keberhasilan destinasi ini pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh banyaknya fasilitas yang tersedia, tetapi juga oleh kemampuan pengelola menghadirkan pengalaman yang aman, nyaman, dan relevan bagi keluarga serta komunitas.

Bintang Laut PIK masih dalam tahap pengembangan. Rincian fasilitas, jadwal kegiatan, dan waktu pembukaan akan mengikuti pengumuman resmi manajemen.

Topik Terkait

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar
```