- Aspek Hukum Clear, KPK Dukung KemenPKP Optimalkan Lahan Meikarta untuk Rusun Bersubsidi
- BRIN - OceanX Identifikasi 14 Spesies Megafauna dan Petakan Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara
- Bantuan Bencana Sumatera Didominasi Makanan Instan, Kesehatan Anak Jadi Taruhan
- Krisis Makna di Balik Identitas Starbucks di Era Digital
- Mengapa Komunikasi PAM Jaya Perlu Berubah
- Krisis BBM Pertamina, Ketika Reputasi, Identitas, dan Kepercayaan Publik Bertabrakan
- Greenpeace-WALHI: Pencabutan 28 Izin Perusahaan Pasca Banjir Sumatera Harus Transparan dan Tuntas
- KemenPU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
- Dari London, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penertiban Kawasan Hutan
- Masa Depan Muhammadiyah di Era Kecerdasan Buatan
Andai Besok Kiamat, Tanam Pohon Jangan Ditunda!
Pesan Lestari Mahasiswa dan Pelajar dari Pantai Sidu Lampung
.jpg)
LAMPUNG SELATAN - 20
orang dari Sevenist Club Alumni SMA Negeri 7 Jakarta dan Sapta Pala bergabung
bersama Mapasanda Universitas Muhammadiyah Kalianda (UMK) menanam 150 bibit
Bakau di Pantai Sidu Lampung. Pantai yang beberapa tahun lalu terimbas tsunami
dari gunung Anak Krakatau yang marah di malam hari.
Sebelumnya Mapasanda telah menanam 350 bibit Bakau
bertepatan dengan Hari Pohon Sedunia, pada 21 November 2024. Ada satu lagi
organisasi yang berkolaborasi pada kegiatan ini, yaitu Mapala Stacia Universitas
Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Jelang siang penanaman dilakukan 150 pohon cepat
tertanam. Ketika air laut pasang prosesi penanaman sudah selesai.
Feri, Ketua Mapasanda UMK mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kegiatan yang dilakukan. “Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi, bahwa andai besok kiamat tiba, tanam pohon jangan ditunda. Mengingat pentingnya menanam bagi bumi yang kita diami,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- Misteri Lubang Gravitasi Samudra Hindia, Ilmuwan Teliti Asal-Usulnya0
- Kehadiran Indonesia di KTT G20 Perkuat Komitmen Energi Hijau dan Pajak Internasional0
- KPA: Mekanisme PPTPKH Menjebak Petani Dalam Pusaran Konflik Agraria0
- Sejumlah Ruas Jalan Tol Trans Sumatera Tahap II Mulai Konstruksi0
- 5% Aset Keuangan Islam Dapat Menghasilkan USD400 M untuk Pembiayaan Energi Terbarukan0
.jpg)
Setali tiga uang, Isbah dari Sapta Pala SMA Negeri 7 Jakarta
mengatakan bahwa menanam pohon memiliki banyak nilai positif, salah satunya
menciptakan hutan baru. “Hutan bisa menjaga kualitas udara, pohon juga menyerap
gas dan partikel berbahaya di udara, lalu mengeluarkan oksigen. Jadi saking
banyak manfaatnya, jadi bukan pohon yang perlu kita, tapi kita perlu pohon,”
tutur Isbah.
Usai penanaman pohon, senior Sevenist Club Alumni SMA Negeri
7 Jakarta, Dian dari angkatan 1984 mengarahkan rombongan menuju MA MTs Nurul
Iman Rajabasa, untuk memberikan bantuan sosial serta melakukan pemeriksaan
kesehatan gratis bersama beberapa alumni lintas angkatan. Sevenist Club
membersamai 120 orang santri dengan mengecek gula darah, kolestrol dan asam
urat.
Tak hanya itu, Nur dari Sevenist Club angkatan 1991
membawakan games sambil bercerita sejarah Nabi dan Rasul. Gayung bersambut,
para ustaz dan ustazah mengapresiasi acara ini positif, mengingatkan kita bahwa
kita bersaudara, bahwa banyak yang harus dilakukan untuk kebaikan meskipun hal
itu hanya tindakan kecil. (fadlik al iman)
Video Terkait:
.jpg)
1.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)

.jpg)

