Logo Porosbumi
06 Okt 2026,
06 October 2026
LIVE TV

Lewat Foto Lawas, Menyesapi Cerita Perjalanan Pertama Go Internasional Mapala Stacia UMJ

PorosBumi 06 Okt 2026, 08:34:22 WIB
Lewat Foto Lawas, Menyesapi Cerita Perjalanan Pertama Go Internasional Mapala Stacia UMJ

TIGA anggota Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Stacia Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) membuka data lama berupa foto kenangan dari perjalanan tahun 2001 dan 2002, yang hingga kini melegenda.

"Ini bukan perjalanan biasa sebut M Viki Adriansyah Rasyid, yang dimandat sebagai Ketua Mapala Stacia UMJ. Sementara Siti Zahrani Fadilah anggota aktif Mapala Stacia serta Nisrina Huwaida anggota istimewa, nampak sangat hati-hati membuka satu persatu dokumentasi Stacia berbentuk klise yang sudah berusia 25 tahun.

Bertempat di Sekretariat Mapala Stacia di Kampus UMJ, Jl KH Ahmad Dahlan, Cireundeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten, tiga orang tadi terus membuka lembar demi lembar foto kenangan perjalanan itu, dan coba disesapi kisahnya.

Foto perjalanan itu adalah perjalanan go internasional pertama Mapala Stacia, di mana memiliki daya jelajah jauh dan penuh kenangan. Pada 2001, Mapala Stacia sukses melakukan perjalanan Ekspedisi Merah Putih dengan mendaki gunung Kilimanjaro, gunung Kenya serta Taman Nasional Ngoro Ngoro di Afrika.

Perjalanan di bulan Agustus sampai dengan September ini dilakukan Fadlik Al Iman, Abdul Azis dan Rudi Harsono. Perjalanan berikutnya mendaki Gunung Elbrus di Rusia.

Dalam foto yang dibuka, terlihat perjalanan ke gunung Elbrus yang memiliki ketinggian 5.642 mdpl. Gunung Elbrus adalah puncak tertinggi di Eropa dan bagian dari Seven Summits Dunia (7 puncak tertinggi dunia).

Waktu itu, anggota yang ikut Abdul Azis dan Rudi Harsono. Mereka mendaki pegunungan Kaukasus, Rusia bagian selatan dekat perbatasan Georgia. Meski dokumen lama, goto-foto yang tersimpan dalam album masih terlihat begitu baik.

Diketahui, jalur pendakian yang ditempuh Azis dan Rudi saat itu dari jalur selatan, yang merupakan jalur paling populer. Selain relatif mudah didaki, pemandangannya juga indah. Terlihat jelas dalam foto tata kelola yang baik dalam mengelola satu kawasan wisata petualangan.

Didukung infrastruktur lengkap seperti kereta gantung hingga ketinggian 3.900 mdpl dan kendaraan salju (snowcat) hingga 5.100 mdpl. Foto ini benar-benar membuka kenangan lama, satu foto bisa mengungkap ribuan kata dan cerita.

Fadlik Al Iman, anggota tim pendakian gunung Kilimanjaro Mapala Stacia, menjelaskan aktivitas pendakian yang dilakukannya masa itu sambil melihat satu persatu klise.

"Orang jadul pasti kenal slide projector, sebuah proyektor yang menggunakan sistem optical mekanikal untuk memproyeksikan foto slide," celetuk Fadlik.

Ditambahkan Fadlik, foto slide yang dimaksudnya adalah sekumpulan foto yang ditampilkan secara bergantian sesuai urutannya atau susunannya layaknya membuka album foto. "Waktu kuliah saya masih ngerasain dosen-dosen pakai ini," kata dia.

Ditambahkan Fadlik, bahwa foto yang digunakan pada slide projector bukanlah foto yang sudah jadi seperti foto yang dicetak di kertas foto, tapi negatif atau film dari foto-foto tersebut. "Orang bilang "klise" foto, istilah lain untuk negatif foto," ujarnya.

Keseruan membuka datan arsip atau dokumen lama perjalanan seolah mengulang kembali masa lalu, sambil mengingat-ingat kembali kisah lama.

"Itu mengapa kami konsen sekali merawat arsip-arsip lama. Ekspedisi ke Rusia juga ada. Kita lihat semoga kita bisa abadikan lagi kenangan ini dalam bentuk yang lain," ujar Tasol, juga anggota Mapala Stacia. (piyu)

Topik Terkait

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar
```