Logo Porosbumi
10 Mar 2026,
10 March 2026
LIVE
KILAS

Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan

Reporter: PorosBumi 07 Des 2024, 10:51:58 WIB
Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan

PETA Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas – FSVA) merupakan peta tematik yang menggambarkan visualisasi geografis wilayah rentan terhadap kerawanan pangan. FSVA disusun dalam upaya menyediakan informasi ketahanan pangan yang akurat, komprehensif, dan tertata dengan baik untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan kerawanan pangan dan gizi, sehingga dapat memberikan arah dan rekomendasi kepada pembuat keputusan dalam penyusunan program, kebijakan, serta pelaksanaan intervensi di tingkat pusat dan daerah.

Penyediaan informasi ini diamanahkan dalam UU No 18/ 2012 tentang Pangan dan PP No 17/2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi dimana Pemerintah dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya untuk membangun, menyusun, dan mengembangkan Sistem Informasi Pangan dan Gizi yang terintegrasi.

FSVA disusun berdasarkan tiga aspek ketahanan pangan yaitu ketersediaan, keterjangkauan/akses, dan pemanfaatan pangan. Sembilan indikator digunakan dalam FSVA sebagai turunan dari tiga aspek ketahanan pangan:

Baca Juga
  • Tidak ada berita terkait.

Aspek Ketersediaan:

-          Rasio konsumsi normatif per kapita terhadap ketersediaan pangan

Aspek akses pangan:

-          - Persentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan

-         -  Persentase rumah tangga dengan proporsi pengeluaran untuk pangan lebih dari 65 persen

-         -  Persentase rumah tangga tanpa akses listrik.

Aspek pemanfaatan pangan:

-          - Rata-rata lama sekolah perempuan diatas 15 tahun

-          - Persentase rumah tangga tanpa akses ke air bersih

-         -  Rasio jumlah penduduk per tenaga kesehatan terhadap tingkat kepadatan penduduk

-          - Persentase balita dengan tinggi badan di bawah standar (stunting)

-         -  Angka harapan hidup

 

Metode analisis FSVA menggunakan metode pembobotan. Peta-peta FSVA menggunakan pola warna seragam dalam gradasi warna merah dan hijau yang dikelompokan menjadi 6 warna. FSVA terdiri tiga tingkatan analisis. FSVA Nasional menganalisis wilayah pada tingkat kabupaten/kota. FSVA Provinsi menganalisis wilayah pada tingkat kecamatan. FSVA Kabupaten menganalisis wilayah pada tingkat desa.

Aplikasi FSVA interaktif berbasis online ini memungkinkan pengguna (user) untuk menampilkan peta dan melakukan proses pencarian (query) data tabular maupun spasial untuk menampilkan data ketahanan pangan yang tersedia.

Topik Terkait

Komentar Pembaca ( 0)

Tulis Komentar
Tinggalkan Komentar