- Aspek Hukum Clear, KPK Dukung KemenPKP Optimalkan Lahan Meikarta untuk Rusun Bersubsidi
- BRIN - OceanX Identifikasi 14 Spesies Megafauna dan Petakan Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara
- Bantuan Bencana Sumatera Didominasi Makanan Instan, Kesehatan Anak Jadi Taruhan
- Krisis Makna di Balik Identitas Starbucks di Era Digital
- Mengapa Komunikasi PAM Jaya Perlu Berubah
- Krisis BBM Pertamina, Ketika Reputasi, Identitas, dan Kepercayaan Publik Bertabrakan
- Greenpeace-WALHI: Pencabutan 28 Izin Perusahaan Pasca Banjir Sumatera Harus Transparan dan Tuntas
- KemenPU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
- Dari London, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penertiban Kawasan Hutan
- Masa Depan Muhammadiyah di Era Kecerdasan Buatan
Bersama Menteri PU, Mendes Akan Tuntaskan Jalan Rusak di Desa-Desa Tertinggal
.jpg)
JAKARTA - Menteri Desa dan Pembangunan
Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto berkomitmen akan membuat nota
kesepahaman (MoU) bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo untuk
menyelesaikan persoalan infrastruktur desa di seluruh Indonesia, khususnya di
desa-desa tertinggal.
Hal ini dilakukan agar mampu meningkatkan aksesibilitas dan
mobilitas masyarakat desa untuk mempercepat produktivitas ekonomi lokal dan
meningkatkan kualitas hidup warga desa, serta membuka peluang investasi di masa
depan.
"Ini awal yang baik untuk kita menyelesaikan banyak
persoalan infrastruktur di desa. Ke depan kita akan MoU, mana saja jalan yang
perlu di bangun, misal jalan antar desa untuk produksi," jelas Mendes
Yandri di Jakarta, Kamis (16/1/2025).
Baca Lainnya :
- Kick Off Hari Desa, Mentan Ajak Kades Seluruh Indonesia untuk Jaga Ketahanan Pangan0
- Tak Ada Impor Pangan 2025, Mendes: Peluang Besar Untuk Kemajuan Desa0
- Jamkrindo dan Ikopin Bakal Dikembalikan Menjadi BLU Kemenkop0
- Sensasi Wisata Sambil Belajar di SFV Eduwisata Bitung0
- Dari Kearifan Lokal Menuju Panggung Dunia0
Lebih luas, Mendes Yandri mengatakan, jalan desa yang baik
akan memperlancar distribusi barang dari desa ke pasar, dan meningkatkan akses
pasar bagi produk-produk desa, serta mendorong berkembangnya sektor pariwisata
di desa.
Hal ini akan sangat membantu meningkatkan pendapatan
masyarakat desa, termasuk mendorong pada pemangkasan tingkat kemiskinan warga
desa.
"Kita akan membangun dengan data yang lengkap, jalan
poros desa, atau jalan antar desa untuk produksi, kemudian ada jembatan dan
lain sebagainya. Intinya kita ingin infrastruktur di desa itu teratasi,
lebih-lebih di desa tertinggal," ungkap Mendes Yandri.
Mendes Yandri juga menegaskan, akses desa ini juga penting
bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di setiap pelosok negeri. Karena
program ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan menyediakan akses
pangan bergizi bagi masyarakat.
"Sehingga, swasembada pangan, energi, dan air,
hilirisasi dan makan siang bergizi itu tidak terhambat dengan persoalan
infrastruktur. Jadi Asta Cita ke enam Bapak Presiden Prabowo tidak terlepas
dari komitmen bersama antara Kementerian Desa dengan Kementerian PU,"
pungkasnya.
Dalam pertemuan ini, hadir menerima audiensi Mendes Yandri,
Menteri PU Dody Hanggodo didampingi Sekjen Kementerian PU, Muhammad Zainal
Fatah.
Sementara itu, Mendes Yandri didampingi oleh Wakil Menteri
Desa dan PDT Ariza Patria, Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid, dan Staf Ahli
Menteri Bidang Hubungan antar-Lembaga Samsul Widodo.
.jpg)
1.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)

.jpg)

