- BP Taskin dan Kemenkop Merajut Jalan Permanen Pengentasan Kemiskinan lewat Koperasi Merah Putih
- Gentengisasi: Strategi Apik Prabowo Menumbuhkan Industri Rakyat dari Desa
- Tinjauan Lingkungan Hidup WALHI 2026: Membayar Mahal Ambisi Pertumbuhan
- Prabowo Optimistis Tiga Tahun Indonesia Swasembada Semua Komoditas Pangan Strategis
- 7 Alasan Nomor Anda Sering Terblokir Saat Broadcast WhatsApp
- Pelopor Bank Pedesaan Muhammad Yunus, dari Kegelisahan Menerobos Kuldesak
- Cerita Seekor Semut Berusia 40 Juta Tahun Yang Tersembunyi Dalam Amber Goethe
- Masih Berpikir Air Kemasan Lebih Bersih Dibanding Air Keran Yang Diolah?
- Ampas Kopi Ternyata Bisa Menghilangkan Logam Beracun Dari Air Yang Terkontaminasi
- Senyawa Lidah Buaya Dapat Membantu Mengobati Penyakit Alzheimer
Prabowo Optimistis Tiga Tahun Indonesia Swasembada Semua Komoditas Pangan Strategis
2.jpg)
MALANG - Presiden Republik Indonesia
Prabowo Subianto menegaskan optimisme pemerintah dalam mewujudkan swasembada
pangan nasional secara menyeluruh dalam waktu tiga tahun ke depan. Keyakinan
tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul
Ulama (NU) di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).
Presiden menyampaikan bahwa kedaulatan pangan menjadi pilar
utama kemandirian bangsa. Pemerintah, kata Presiden, tidak hanya menargetkan
peningkatan produksi, tetapi juga memastikan seluruh ekosistem pertanian
berjalan adil dan berpihak kepada petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan
nasional.
Dalam konteks tersebut, Presiden menekankan langkah
strategis pemerintah dalam membenahi tata kelola pupuk nasional.
Pengambilalihan kendali distribusi pupuk dilakukan untuk menjamin ketersediaan,
pemerataan, dan keterjangkauan harga bagi petani di seluruh Indonesia.
Baca Lainnya :
- Ampas Kopi Ternyata Bisa Menghilangkan Logam Beracun Dari Air Yang Terkontaminasi 0
- 5 Jenis Pertanian Perkotaan di Lahan Sempit, Bisa Mendatangkan Cuan0
- Jenis Makanan Ini Sangat Berbahaya Bagi Penderita Kanker 0
- BPS Rilis Angka Tetap Produksi Beras 2025 Capai 34,69 Juta Ton, Naik 13,29 Persen0
- Mentan: Stok Pangan Strategis Aman dan Terkendali Jelang Ramadhan 1447 H0
“Pemeritah sudah buktikan, begitu kita ambil alih
pemerintahan, kita bisa menjamin pupuk sampai ke semua petani, dengan adil, dan
dengan cukup, dan dengan harga yang kita turunkan” kata Presiden.
Kebijakan tersebut turut menopang peningkatan kinerja
produksi pangan nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras
Indonesia sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 34,69 juta ton, meningkat
13,29 persen dibandingkan tahun 2024. Capaian ini sejalan dengan proyeksi FAO
dan USDA yang memperkirakan produksi beras Indonesia berada di kisaran 34,6
juta ton, sekaligus menjadi yang tertinggi di kawasan ASEAN.
Peningkatan produksi tersebut berdampak langsung pada
penguatan cadangan pangan nasional. Presiden Prabowo menyampaikan rasa syukur
atas capaian stok beras nasional yang kini berada pada level tertinggi
sepanjang sejarah Republik Indonesia.
“Alhamdulillah pertama kali dalam sejarah republik kita
cadangan beras kita di gudang-gudang kita yang tertinggi selama sejarah
republik Indonesia” pungkasnya
Sepanjang 2025, stok beras Bulog tercatat mencapai 3,25 juta
ton dan bahkan sempat menyentuh 4,2 juta ton pada Juni 2025, tertinggi
sepanjang sejarah. Memasuki awal 2026, stok beras yang dikuasai pemerintah dan
masyarakat tercatat mencapai 12,53 juta ton, meningkat 49,2 persen dibandingkan
tahun sebelumnya, mencerminkan semakin kuatnya fondasi ketahanan pangan
nasional.
Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia telah
memasuki fase penting dalam perjalanan swasembada pangan. Keberhasilan
swasembada beras menjadi pijakan untuk melangkah menuju kemandirian komoditas
pangan strategis lainnya.
“Sejak 31 desember 2025 Indonesia sekarang swasembada beras
dan Insya Allah sebentar lagi swasembada jagung dan Insya Allah dalam tiga
tahun lagi kita akan swasembada pangan semuanya.” ujarnya.
Sejalan dengan hal tersebut, kinerja produksi jagung
nasional juga menunjukkan tren positif. Berdasarkan angka tetap Kerangka Sampel
Area (KSA) BPS, produksi jagung pipilan kering kadar air 14 persen sepanjang
Januari–Desember 2025 mencapai 16,16 juta ton, meningkat 6,74 persen
dibandingkan tahun 2024. BPS juga memproyeksikan potensi produksi jagung pada
periode Januari–Maret 2026 mencapai 4,94 juta ton, naik 4,18 persen
dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain meningkatkan produksi, Presiden Prabowo menegaskan
bahwa tujuan utama pembangunan sektor pangan adalah memastikan keterjangkauan
harga bagi seluruh rakyat Indonesia. Pemerintah bertekad menjaga stabilitas
harga pangan agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. “Kita
bertekad menurunkan harga pangan untuk seluruh rakyat Indonesia,” imbuh
Presiden.
Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Menteri
Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen Kementerian
Pertanian untuk terus memperkuat fondasi produksi pangan nasional.
Menurutnya, capaian swasembada yang telah diraih dan target
swasembada pangan menyeluruh dalam tiga tahun ke depan merupakan hasil dari
kerja kolektif yang berbasis pada kebijakan pro-petani dan penguatan produksi
dari hulu hingga hilir.
“Bapak Presiden Prabowo memberikan arahan yang sangat jelas
dan tegas bahwa pangan adalah prioritas nasional. Kami memastikan seluruh
kebijakan produksi, distribusi, hingga pendampingan petani berjalan sejalan
dengan arahan tersebut, agar swasembada pangan dapat kita jaga secara
berkelanjutan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat,” ujar Mentan
Amran.
.jpg)
1.jpg)

.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

