- Polda Kepri Dukung Kampanye 24 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Batam
- Wanita ini Ubah Sampah Jadi Alat Tukar Bernilai Ekonomi, Contoh Nyata Warga Bantu Warga
- Sari Kreasi Boga Incar Cuan Bisnis Agrifood
- Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Gold Coast Ferry Terminal Buka Rute Baru Batam-Singapura
- Pray Sumut dan Sumbar, SARMMI Galang Donasi Bencana Banjir
- Telkomsel Kembali Gelar Jaga Bumi, Tanam 12.731 Pohon Baru dan Serap 824 Ton Emisi Karbon
- Pengamat: Indonesia Swasembada Beras, Stok Dunia Tertinggi Sepanjang Sejarah, Harga Global Anjlok!
- Presiden Prabowo dan Ratu Maxima Bahas Transformasi Inklusi dan Kesehatan Keuangan
- Desa Wisata Sumberoto Kini Makin Menyala Dengan Tenaga Surya
- Abies Bakery, Toko Roti Dengan Standar Higienitas Produksi Buka di Bundaran Ocarina Batam Centre
Sejahterakan Petani Kelapa Sawit, Komitmen Pemerintah dan Pengusaha
KEMENTAN, Nusa Dua, Bali -Menteri Pertanian, Amran Sulaiman menegaskan untuk meningkatkan produksi plasma petani kelapa sawit Indonesia agar tidak terdapat kesenjangan. Hal tersebut disampaikan Mentan dalam sambutannya di sela-sela kegiatan Laporan Dewan Pembina dan Pengurus GAPKI yang merupakan rangkaian 12nd Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) and 2017 Price Outlook di Bali International Convention Centre, The Westin Resort Nusa Dua, Bali, Rabu (23/11).
"Jadi kita optimalkan dalam negeri, sehingga kita tidak tergantung pada 100% ekspor," ujar Mentan.
Mentan menyampaikan seluruh permasalahan akan ditampunh dan berharap ada solusi lebih lanjut dari Pemerintah. Mentan akan mendukung petani-petani perusahaan sawit karena sangat berkontribusi kepada negara hasil devisa 250 Triliun setiap tahun. Dan Mentan yakin plasma-plasma sawit yang inti pada induk akan membuat lebih sejahtera.
Baca Lainnya :
"Replanting petani kita akan programkan, bahkan kami ada program Integrasi Sapi-Sawit dan Integrasi Jagung-Sawit, ada jagung dan pupuk satu paket gratis dari pemerintah untuk lahan 1 juta hektare seluruh Indonesia tahun 2017," ujar Mentan.
Replanting tersebut telah diprogramkan dari dana APBD diprioritaskan untuk lahan petani maupun perusahaan.
Ke depan, upaya pengembangan kelapa sawit meliputi penguatan kelembagaan petani kelapa sawit, sehingga mereka mampu menghadapi fluktuasi harga serta terus dilakukan positive campaign kelapa sawit baik di dalam maupun di luar negeri termasuk penguatan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).
.jpg)

.jpg)



.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

