- Cerita Seekor Semut Berusia 40 Juta Tahun Yang Tersembunyi Dalam Amber Goethe
- Masih Berpikir Air Kemasan Lebih Bersih Dibanding Air Keran Yang Diolah?
- Ampas Kopi Ternyata Bisa Menghilangkan Logam Beracun Dari Air Yang Terkontaminasi
- Senyawa Lidah Buaya Dapat Membantu Mengobati Penyakit Alzheimer
- Tiga Siswa SMA Asal Bandung Raih Juara Change It Challenge dari Monash University
- Terapkan Komitmen Keberlanjutan, PT IKD Resmikan PLTS Atap 10 MWP, Terbesar di Sumatera Utara
- Indonesia Targetkan Pembangunan Proyek Listrik Tenaga Nuklir 7 GW pada 2034
- 5 Jenis Pertanian Perkotaan di Lahan Sempit, Bisa Mendatangkan Cuan
- Kenali Gejala Penyakit Liver Sejak Dini Pada Orangtua
- Cafe Jamu Indonesia, Dari Warisan Leluhur ke Masa Depan Kesehatan Global
Terapkan Komitmen Keberlanjutan, PT IKD Resmikan PLTS Atap 10 MWP, Terbesar di Sumatera Utara
Bentuk tanggung jawab pelaku industry terhadap lingkungan dan keberlanjutan

Keterangan Gambar : Prosesi persemian PLTS Atap di PT Industri Karet Deli, blum lama ini (dok. IKD)
PT Industri Karet Deli (IKD), produsen ban nasional di Indonesia dengan merek Swallow, Delium, dan Deli Tire, yang mencakup segmen sepeda, sepeda motor, mobil/truk, serta ban industri, baru-baru ini resmi mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap berkapasitas 10.004.630 Watt peak (Wp) atau sekitar 10 MWp yang terpasang di fasilitas produksinya di Kota Medan. Dengan kapasitas tersebut, PLTS Atap IKD tercatat sebagai yang terbesar di sektor industri di Provinsi Sumatera Utara hingga saat ini.
Langkah ini sekaligus menjadi komitmen IKD dalam mengurangi emisi karbon, menekan ketergantungan pada energi fosil, serta mengambil peran aktif sebagai pelaku industri yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan keberlanjutan jangka panjang.
Baca Lainnya :
- Indonesia Targetkan Pembangunan Proyek Listrik Tenaga Nuklir 7 GW pada 20340
- 5 Jenis Pertanian Perkotaan di Lahan Sempit, Bisa Mendatangkan Cuan0
- Begini Nasib Jack, Bayi Orangutan yang Berhasil Diselamatkan Setelah Jadi Hewan Peliharaan0
- Anakan Badak Jawa Terekam di TN Ujung Kulon, Bukti Habitat Lestari dan Pengamanan Efektif0
- Deforestasi Mengakibatkan Nyamuk Merajalela, Dapat Menyebarkan Penyakit Menular 0
PLTS Atap yang selesai dibangun pada 2025 ini dirancang untuk menghasilkan energi listrik yang lebih bersih dengan estimasi produksi sekitar 12–13 GWh per tahun, yang dimanfaatkan langsung untuk mendukung operasional pabrik. Kehadiran sistem ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengelola kebutuhan energi secara lebih bertanggung jawab, sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas industri. Dari sisi lingkungan, PLTS Atap ini diproyeksikan mampu menurunkan emisi karbon hingga 10.000 ton CO₂, atau setara dengan penanaman sekitar 450.000 pohon per tahun, sesuai dengan faktor emisi sistem ketenagalistrikan nasional.
Direktur PT Industri Karet Deli, Darkiat Tjangnaka, menyampaikan bahwa pengoperasian PLTS Atap ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam mendukung transisi energi bersih nasional sekaligus memperkuat kinerja operasional industri.
“Peresmian dan pengoperasian PLTS Atap berkapasitas 10 MWp ini merupakan tonggak penting dalam transformasi energi PT Industri Karet Deli. Energi yang dihasilkan dimanfaatkan secara langsung untuk mendukung operasional pabrik, meningkatkan efisiensi energi, serta memperkuat ketahanan pasokan listrik perusahaan. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus mengkaji peluang penambahan kapasitas PLTS Atap seiring dengan perkembangan kebutuhan energi dan teknologi. Kami meyakini bahwa industri masa depan adalah industri yang unggul secara ekonomi sekaligus bertanggung jawab terhadap lingkungan,” papar Darkiat.

Peresmian ini pun mendapat apresiasi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kota Medan, Citra Effendy Capah. Menurutnya, inisiatif ini sebagai langkah nyata dalam mendorong transformasi energi yang lebih ramah lingkungan di Kota Medan, sekaligus mencerminkan komitmen dunia usaha yang sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Inisiatif ini juga merupakan contoh nyata pemanfaatan energi terbarukan di sektor industri. Peresmian PLTS Atap ini dipandang sebagai wujud kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan, sekaligus mencerminkan sinergi positif antara pemerintah daerah dan pelaku industri dalam membangun ekosistem usaha yang tangguh dan bertanggung jawab.
Sementara itu Manager PLN UP3 Medan Utara, Hiro Pingkir Pardede menyampaikan, pengembangan PLTS Atap sebagai bentuk nyata komitmen pelanggan industri dalam mendukung transisi energi serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Sebagai salah satu pelanggan besar PT PLN (Persero) dengan kapasitas daya terpasang sebesar 22,86 MW, PT Industri Karet Deli dinilai memiliki potensi signifikan dalam mengembangkan pemanfaatan energi bersih secara terintegrasi.
Sebagai informasi, PLTS Atap dikembangkan PT Greenroof Energy Indonesia, pengembang PLTS yang merupakan perusahaan gabungan (joint venture) antara Norfund dan Climate Fund Managers, serta dirancang dan dibangun sesuai dengan standar teknis, keselamatan, dan ketentuan ketenagalistrikan yang berlaku.
Norfund sebagai lembaga investasi pembangunan milik Pemerintah Norwegia dan Climate Fund Managers (dengan dukungan Uni Eropa) sebagai perusahaan manajemen investasi berbasis di Belanda yang berfokus pada pengelolaan dana untuk proyek energi terbarukan di negara berkembang.
Proyek ini menegaskan komitmen PT Industri Karet Deli dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta dukungan terhadap pengembangan energi baru terbarukan dan pengurangan emisi gas rumah kaca.
.jpg)
1.jpg)

.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

