- Polda Kepri Dukung Kampanye 24 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Batam
- Wanita ini Ubah Sampah Jadi Alat Tukar Bernilai Ekonomi, Contoh Nyata Warga Bantu Warga
- Sari Kreasi Boga Incar Cuan Bisnis Agrifood
- Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Gold Coast Ferry Terminal Buka Rute Baru Batam-Singapura
- Pray Sumut dan Sumbar, SARMMI Galang Donasi Bencana Banjir
- Telkomsel Kembali Gelar Jaga Bumi, Tanam 12.731 Pohon Baru dan Serap 824 Ton Emisi Karbon
- Pengamat: Indonesia Swasembada Beras, Stok Dunia Tertinggi Sepanjang Sejarah, Harga Global Anjlok!
- Presiden Prabowo dan Ratu Maxima Bahas Transformasi Inklusi dan Kesehatan Keuangan
- Desa Wisata Sumberoto Kini Makin Menyala Dengan Tenaga Surya
- Abies Bakery, Toko Roti Dengan Standar Higienitas Produksi Buka di Bundaran Ocarina Batam Centre
Berkontribusi Bagi Pembangunan Nasional, AHY Raih Penghargaan Tertinggi Alumni NTU Singapura
.jpg)
SINGAPURA — Menteri Koordinator Bidang
Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),
dianugerahi Nanyang Distinguished Alumni Award 2025, penghargaan tertinggi bagi
alumni Nanyang Technological University (NTU) Singapura, pada Jumat (21/11/2025).
Penghargaan ini diberikan kepada alumni yang dinilai berhasil memberikan
kontribusi luar biasa bagi masyarakat, bangsa, maupun komunitas global.
Nanyang Alumni Awards, yang diselenggarakan sejak 2005,
merupakan bentuk apresiasi NTU kepada para alumni yang mengharumkan nama
universitas melalui pencapaian di tingkat nasional, regional, dan
internasional. Program ini terdiri dari empat kategori penghargaan, dengan
Nanyang Distinguished Alumni Award sebagai level tertinggi.
Menko AHY menerima penghargaan ini atas kontribusi
signifikan dalam bidang pertahanan, pelayanan publik, dan pembangunan nasional.
Dalam perannya sebagai Menko, ia memimpin berbagai program strategis untuk
memperkuat infrastruktur serta mempercepat pembangunan wilayah di Indonesia.
Baca Lainnya :
- Generasi Muda Milenial Muhammad Dycho Dukung Rizki Faisal Pimpin Golkar Kepri0
- Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Meningkat 100%, Safelog AI Dirikan #JejakWaspada0
- Mengenal Penologi dalam Kriminologi0
- Pimpin PAC Demokrat Batam Kota, Bung Aris Bumikan Patron Partai ke Seluruh Lapisan Masyarakat0
- Dari PHK ke Jualan Nasi Uduk: Cerita Yadi dan JKP yang Tertunaikan untuk Melanjutkan Hidup0
Dedikasi AHY dalam memperluas akses pembangunan dan
meningkatkan kualitas layanan publik menjadikannya salah satu tokoh penting
dalam percepatan transformasi infrastruktur nasional.
Selain kiprah di pemerintahan, Menko AHY juga aktif
mendorong pengembangan kepemimpinan generasi muda dan partisipasi masyarakat
melalui The Yudhoyono Institute serta berbagai inisiatif sosial yang ia
dirikan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memperkuat
pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat di seluruh Indonesia.
Dalam pernyataannya, Menko AHY menyampaikan rasa terima
kasih serta penghormatan atas apresiasi tersebut. “Penganugerahan Nanyang
Distinguished Alumni Award merupakan kehormatan yang sangat berarti bagi saya.
NTU mengajarkan saya untuk berpikir kritis dan strategis, serta memandang
kepemimpinan dari perspektif yang lebih luas,” ujar Menko AHY.
Ia menegaskan bahwa pengalaman akademiknya di NTU menjadi
salah satu fondasi intelektual yang terus memengaruhi perjalanan
kepemimpinannya.
“Sekitar sepuluh tahun setelah studi di Singapura, saya
meninggalkan dunia militer setelah enam belas tahun mengabdi dan memasuki dunia
politik. Bentuk pengabdiannya berbeda, tetapi misinya tetap sama: mengabdi
kepada Indonesia,” ungkapnya.
Menko AHY menambahkan bahwa pendekatan kepemimpinan yang ia
pelajari di NTU terus menjadi pegangan dalam menjalankan tanggung jawab publik.
“Cara berpikir analitis, lintas disiplin, dan berorientasi
masa depan yang saya dapatkan di NTU selalu menemani saya dalam setiap langkah
pengabdian. Saya percaya bahwa kebijakan yang baik memerlukan nilai dan gagasan
yang diuji oleh data, dipandu empati, dan disempurnakan oleh ilmu pengetahuan,”
pungkasnya.
Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan pentingnya
wawasan strategis dalam memandang dinamika nasional dan global. “Kekuatan harus
selalu diarahkan oleh wawasan dan kebijaksanaan. Cara pandang itu terus
membimbing saya dalam melihat kepentingan nasional, stabilitas kawasan, dan
kerja sama global.”
Dengan penganugerahan ini, Menko AHY menjadi salah satu
alumni NTU yang tidak hanya berhasil menorehkan prestasi di panggung nasional,
tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kemajuan Indonesia. Penghargaan ini
menegaskan pengakuan internasional atas kontribusi dan dedikasinya dalam
membangun negeri.
Presiden NTU, Profesor Ho Teck Hua, menyampaikan bahwa para
penerima penghargaan tahun ini mencerminkan kualitas lulusan NTU yang mampu
memanfaatkan pengetahuan, kreativitas, dan empati untuk memberikan dampak
positif bagi masyarakat.
“Para penerima penghargaan tahun ini menunjukkan bahwa
lulusan NTU mampu memadukan pengetahuan, kreativitas, dan kepedulian untuk
memberikan dampak nyata bagi Singapura dan dunia. Kiprah mereka dalam meraih
keunggulan, memimpin perubahan, dan berkontribusi bagi masyarakat menjadi
inspirasi bagi seluruh civitas akademika NTU,” ujarnya.
.jpg)

.jpg)



.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

