Mahasiswi Cantik Ini Pimpin Operasi SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia di Tapsel

By PorosBumi 11 Des 2025, 19:50:34 WIB Humaniora
Mahasiswi Cantik Ini Pimpin Operasi SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia di Tapsel

TAPSEL – Namanya Andini Rosidah Pane. Mahasiswi cantik semester 5 Prodi Pendidikan Kimia, FKIP Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) ini memiliki nyali besar dan kepedulian luar biasa terhadap kemanusiaan.


Baca Lainnya :

Andini yang kini menjabat Ketua Umum Kompel UMTS, bahkan diangkat sebagai Ketua Operasi Kemanusiaan SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia (SARMMI) di bencana banjir dan longsor yang menyapu Tapanuli Selatan (Tapsel).

Terhadap pengangkatan dirinya, Andini mengaku siap dan akan bekerja sepenuhnya memimpin belasan relawan dari berbagai organisasi dan komunitas. “Kami para relawan kemanusiaan sangat berduka atas penderitaan yang dialami warga di sini. Lantaran itulah kami sepakat akan bekerja maksimal agar kehidupan warga Desa Aek Ngadol segera pulih,” jelas Andini bersemangat.


Guna mendampingi warga yang menjadi korban banjir, SARMMI mendirikan posko kemanusiaan di Desa Aek Ngadol, Kecamatan Batang Toru, kabupaten Tapanuli Selatan. Desa Aek Ngadol salah satu desa yang luluh lantak karena luapan Sungai Galoga yang membawa ribuan kayu gelondon pembalakan liar dan lumpur tebal.

Di desa itulah Andini memimpin pergerakan relawan kemanusiaan yang berasal dari, Mapala Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Sapta Pala (SMAN 7) Jakarta, Mapala UMRI Himdikum UMRI, Kompel Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, serta Mapala Stacia Universitas Muhammadiyah Jakarta.


Dihubungi terpisah, Ketua Umum SARMMI Muhammad Abdurrahman Sidiq, mengatakan Andini diangkat melalui surat penugasan dari SARMMI yang ditandantanganinya. Penugasan itu berakhir tatkala operasi kemanusiaan SARMMI di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah dinyatakan selesai.

Abdurrahman turut mengungkap, Andini merupakan figur muda yang potensial, memiliki leadhership dan komitmennya terhadap kemanusiaan tak usah diragukan lagi. “Andini adalah gambaran ideal seorang relawan kemanusiaan usia muda dari kalangan perempuan. SARMMI memberi apresiasi dan bangga terhadapnya,” ungkap Abdurrahman.


Diketahui, SARMMI merupakan lembaga kemanusiaan tingkat nasional di bawah naungan Majelis Diktilitbang Pengurus Pusat Muhammadiyah. Anggota SARMMI adalah Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyah se-Indonesia.

Eksistensi SARMMI dalam operasi penanggulangan bencana alam dan kemanusiaan tidak diragukan lagi. Personel SARMMI yang rata-rata anak muda dan kerap berkegiatan di alam bebas (outdoor), seperti mendaki gunung, arung jeram, panjat tebing, susur gua, dll, bahkan mampu menembus titik-titik terisolir sebuah wilayah bencana alam.


Biasanya daerah terisolir ini terputus akses, jauh dari pusat kota, berada di pelosok perbukitan, hutan, sungai, tebing, sehingga tidak bisa ditempuh dengan kendaraan dan mesti dengan berjalan kaki bahkan hingga berkilo-kilo meter. Menempuh medan berat ini, personel SARMMI spesialisasinya. (rusdi harjo)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment