- Antara Lari dan Seni, Saat Kecepatan Jadi Inspirasi
- Mentan Ajak HIPMI Dongkrak Pertanian Indonesia Naik Kelas ke Panggung Dunia lewat Hilirisasi
- Di Rakortas Alih Fungsi Lahan, Mentan Serukan Jaga Sawah dan Perjuangkan Petani Desa Hutan
- Pertamina Group Boyong 35 Trofi PRIA 2026, Bukti Transparansi Komunikasi ke Publik
- Dari Dapur ke Langit, Ketika Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Masa Depan
- Baterai Kalsium Siap Menantang Litium, Jadi Alternatif Energi Terbarukan Masa Depan
- Majelis Dikdasmen PC Muhammadiyah Tawangsari Adakan Penguatan Ideologi
- Bikin Takjub, Ilmuwan Ciptakan Cairan yang Bisa Menyimpan Tenaga Matahari
- Pikir Dulu Sebelum Mengirim Pertanyaan ke AI, Data Pribadi Anda Bisa Terungkap
- In Situ/In Vitro, Percakapan Ekologis Dua Seniman dalam Bayang-bayang Antroposen
Pandutani Bentuk Satgas Bantu Rehabilitasi Kehidupan Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera

JAKARTA - Mengingat situasi di Sumatera Utara (Sumut), Aceh dan Sumatera Barat (Sumbar) harus segera direhabilitasi pasca bencana banjir dan longsor, organisasi Pandutani Indonesia (Patani) segera menurunkan Satuan Tugas (Satgas) untuk membantu pemulihan kehidupan warga yang terdampak bencana.
Bersama stakeholders terutama para mitra Patani, pemulihan fokus pada rehabilitasi dan rekonstruksi agar masyarakat bisa kembali bangkit secepat mungkin. Ketua Umum Patani, Sarjan Tahir menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk tim yang nantinya akan berkoordinasi dengan Kanwil Patani Sumut, Aceh, dan Sumbar, untuk melakukan mapping (pendataan) di lapangan agar tahapan pemulihan bisa dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.
“Fase rehabilitasi dan rekonstruksi tengah dipersiapkan. Nantinya ini akan menjadi laporan juga sekaligus masukan Patani kepada para stakeholders, terutama pihak Pemerintah, apa-apa saja yang nantinya butuh pemulihan cepat," ujar Sarjan, dalam keterangan resminya, di Jakarta, Minggu (7/12/2025).
Langkah ini dilakukan agar masyarakat tidak hanya menerima bantuan sementara, tetapi benar-benar mendapatkan kepastian pemulihan jangka panjang. “Fokus pemulihan adalah mengembalikan harapan masyarakat, selain mendapatkan bantuan jangka pendek berupa sembako dan perbaikan fasilitas lainnya,” tegas Sarjan.
Sarjan melanjutkan, adapun strategi pemulihan yang akan dilakukan Patani, akan menyentuh kebutuhan dasar sekaligus memastikan warga bisa membangun kembali kehidupan ekonomi mereka secara berkelanjutan. "Untuk memastikan pemulihan berjalan cepat, Patani tentu tidak bisa bekerja sendiri, dan akan bekerja sama dengan stakeholders, terutama Pemerintah termasuk pihak swasta," tutur Sarjan.
Sarjan kembali menekankan, karena selama ini Patani konsen pada persoalan kehidupan masyarakat tani, nelayan dan UMKM, pemulihan yang dilakukan akan lebih terkonsentrasi pada pemulihan pembangunan yang menyentuh langsung pada kelompok masyarakat marjinal tersebut.
Selain melakukan pendampingan berupa pemulihan psikologis terhadap warga yang terdampak musibah, tim yang diturunkan juga akan mendata hunian dan lahan pertanian, alsintan hingga infrastruktur pertanian yang mengalami kerusakan, seperti irigasi, bendungan, termasuk listrik, jalan dan jembatan di sentra-sentra pertanian.
"Kanwil Patani Sumut, Aceh dan Sumbar akan dilibatkan dalam upaya pemulihan ini, di-support para kontraktor dan investor yang selama ini kerap bekerja sama dengan Patani. Bung Rahmat Hasibuan, selaku Ketua kanwil Sumut kita tunjuk sebagai komandan satgas operasi pemulihan ini," tukas Sarjan.
Dalam kesempatan tersebut, Sarjan tak lupa menyampaikam apresiasi terhadap langkah cepat Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menangani warga terdampak bencana. Seluruh kementerian, lembaga, TNI/Polri, Pemda hingga dinas dan instansi pemerintahan sampai lapisan terbawah bersatu padu.
"Apalagi Bapak Presiden Prabowo bersama para menteri, seperti Pak Mentan Amran Sulaiman, Menko Infrastruktur Bung AHY dan lainnya, langsung turun ke lokasi dan menyapa warga terdampak bencana. Ini sangat luar biasa, sebagai wujud hadirnya negara mengatasi kesusahan masyarakatnya," tandas Sarjan. (hendri irawan)
.jpg)
1.jpg)

2.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

