- Aspek Hukum Clear, KPK Dukung KemenPKP Optimalkan Lahan Meikarta untuk Rusun Bersubsidi
- BRIN - OceanX Identifikasi 14 Spesies Megafauna dan Petakan Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara
- Bantuan Bencana Sumatera Didominasi Makanan Instan, Kesehatan Anak Jadi Taruhan
- Krisis Makna di Balik Identitas Starbucks di Era Digital
- Mengapa Komunikasi PAM Jaya Perlu Berubah
- Krisis BBM Pertamina, Ketika Reputasi, Identitas, dan Kepercayaan Publik Bertabrakan
- Greenpeace-WALHI: Pencabutan 28 Izin Perusahaan Pasca Banjir Sumatera Harus Transparan dan Tuntas
- KemenPU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
- Dari London, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penertiban Kawasan Hutan
- Masa Depan Muhammadiyah di Era Kecerdasan Buatan
Politisi Golkar Doli Kurnia Hadirkan Forum Politics & Colleagues Breakfast

Keterangan Gambar : Politisi Partai Golkar Dr Ahmad Doli Kurnia Tandjung S.Si., M.T. menghadirkan forum Politics & Colleagues Breakfast (PCB). Foto/Wasis Wibowo
JAKARTA – Aktivis dan politisi Partai Golkar Dr Ahmad Doli Kurnia Tandjung S.Si., M.T. menghadirkan forum Politics & Colleagues Breakfast (PCB). Forum PCB menjadi tempat berdiskusi politik secara terbuka dalam suasana santai sambil sarapan dan minum kopi pagi.
Doli Kurnia mengatakan forum Politics & Colleagues Breakfast dihadirkan untuk membicarakan masalah politik serta mendiskusikan secara terbuka dan bebas. Dari forum PCB ini diharapkan hadir ide atau pemikiran untuk membangun sistem politik yang semakin baik.
“Saya seorang politisi, jadi yang dibahas adalah politik. Politik alat untuk mencapai tujuan. Apa pun untuk mengambil kebijakan pasti ada politik,” katanya kepada awak media di Jakarta, Jumat (28/2/2025).
Baca Lainnya :
- Sinergi KKP-KPKP Menggali Potensi Kelautan dan Perikanan Sumbawa untuk Sejahterakan Masyarakat 0
- Indonesia Perlu Bersikap di Tengah Pusaran Dinamika Geopolitik Dunia0
- Budiman Sudjatmiko: Selama Reformasi Agraria Tidak Selesai, Kemiskinan Sulit untuk Lepas0
- RUU Minerba Disahkan, Bukti Senayan Panggung Sirkus untuk Berbisnis0
- 63 Ekor Ikan Predator di Jakarta Timur Dimusnahkan0
Doli Kurnia berencana forum PCB digelar secara rutin setiap bulan untuk mendiskusikan berbagai isu politik yang terjadi di tanah air. “Kalau isu sangat kuat di masyarakat, forum PCB bisa diadakan lebih sering, seminggu dua kali atau seminggu sekali,” ucapnya.
Baca juga: Indonesia Perlu Bersikap di Tengah Pusaran Dinamika Geopolitik Dunia
Sedangkan Colleague atau sahabat, kata Doli Kurnia, forum PCB menjadi tempat diskusi bersama kolega, teman, dengan menghadirkan pakar politik dan politisi untuk berbicara secara terbuka tanpa rivalitas.
“Semua sama-sama kolega yang concern (peduli) pada masalah pembangunan politik. Ini ajang diskusi tanpa menghujat dan memaki, semua kedudukannya sama dan berbicara secara terbuka,” tuturnya.
Doli Kurnia menambahkan, forum ini dilabeli Breakfast atau Sarapan (makan pagi) agar diskusi ini bisa dilakukan secara santai di pagi hari ketika pikiran masih segar dan jernih. Diharapkan menghadirkan ide atau pemikiran terbaik dalam suasana yang hangat sambil minum kopi dan makan pagi.
“Pagi hari pemikiran masih fresh dan terang, jadi bicara yang berat dan ringan di pagi hari sangat cocok. Jadi bicara politik tidak harus malam-malam dan bisa dilakukan secara terbuka sambil santai, ngopi, sarapan,” bebernya.
Baca juga: Politik Uang, OTT KPK, dan Netralitas ASN Jadi Sorotan
Menandai peluncuran forum Politics & Colleagues Breakfast digelar diskusi bertema Urgensi Perbaikan Sistem Politik di Indonesia dan peluncuran buku ke-7 Doli Kurnia berjudul Kaca Mata Doli Kurnia.
Hadir sebagai pembicara, yaitu Prof Siti Zuhro, peneliti utama BRIN; Dr Alfan Alfian, pengamat politik dan dosen Pascasarjana Universitas Nasional; dan Prof Burhanuddin Muhtadi, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia.
Ketiganya menyambut positif peluncuran forum PCB yang digagas politis Golkar Doli Kurnia. Mereka juga memuji produktivitas Doli Kurnia dalam menulis buku, mengingat sangat sedikit politisi menulis buku yang ketujuh. (Wasis Wibowo)
.jpg)
1.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)

.jpg)

