Pengertian Bangsa dan Negara

pengertian bangsa dan negara
umncivic.wordpress.com

Pengertian Bangsa

Bangsa adalah kelompok besar manusia yang memiliki kesamaan pola pikir,budaya,dan genetika (ikatan darah).Itulah sebabnya masing-masing Bangsa punya ciri khas unik ,baik pola pikir,budaya,dan ciri fisik,dengan begitu kita mudah untuk mengenali satu dengan  yang lainnya.Dan memang demikian tujuan Tuhan menjadikan Manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku untuk saling mengenal.

Namun Tuhan tidak pilih kasih terhadap suatu bangsa,kecuali bangsa tersebut beriman dan bertaqwa kepadaNya.Bangsa yang beriman dan bertaqwa akan di ganjar dengan keberkahan dan kemakmuran dari segala arah ,sebaliknya bangsa yang durhaka akan diazabNya.

Ada 3 golongan besar bangsa didunia yaitu : Eropa, Asia, dan Negro.

1. Bangsa Eropa.

Bangsa Eropa punya pola pikir terbuka ,dengan budaya disiplin tinggi, cenderung egois tapi hebat dalam berorganisasi, sangat menjunjung tinggi nilai-nilai Kemanusian (HAM) dan Profesionalisme.

Berdasarkan ciri fisik , Bangsa Eropa memiliki keunikan yang paling mencolok dibanding bangsa lain. Dan saat ini Fisik dan wajah Eropa sangat digilai oleh bangsa-bangsa lain.

Dengan  penampilan fisik yang nyaris sempurna : Tinggi dan tegap, rambut pirang, bermata biru, hidung mancung, kulit bule (putih kemerahan), dengan intelijensi yang tinggi. Betapa tampan dan cantiknya Mereka, seakan-akan Manusia  dari langit, itulah sebabnya diawal-awal masa Kolonial, Bangsa Indian Amerika dan Bangsa Negro Afrika menyangka Mereka adalah Dewa, karena dalam mitos  kedua Bangsa tersebut Dewa-dewa digambarkan seperti ciri fisik Bangsa Eropa.

2. Bangsa Asia.

Bangsa Asia punya pola pikir yang cenderung njelimet, dan tertutup. Memiliki budaya yang sangat heterogen. Asia sangat kaya dengan keragaman budaya, tidak seperti Eropa yang cenderung homogen. Tapi secara jamak orang Asia punya kultur ketimuran yang nyaris sama, seperti : Tertutup karena menjaga perasaan orang lain agar tidak tersinggung, atau untuk menjaga keharmonisan keluarga, karena bagi orang Asia keutuhan keluarga adalah sakral.

Orang Asia terkenal teguh memegang prinsip dan tradisi Nenek moyangnya hingga saat ini, sangat agamis, bersifat kekeluargaan dan menjunjung tinggi  hirarki / senioritas. Itulah   mengapa Orang- orang yang dituakan seperti ; Ulama, Kyai, Biksu, Pendeta, Kepala Suku, Guru, Kakek, Ayah, Kakak,  Mandor, Juragan sangat ditaati oleh para Pengikutnya / Bawahannya ,benar ataupun  salah.

Bukan hanya budayanya yang beragam, ciri fisik Orang Asia juga beragam. Asia diwilayah Timur-tengah dan Mediteran seperti ; Turky, Maroko ,Arab, Persia (Iran), Kaukasus, dan Asia selatan seperti ; India (Arya), Pakistan, dan Afganistan punya cirri fisik yang hampir sama satu sama lainya, yaitu : Postur tinggi tegap, hidung mancung, mata tajam, rambut hitam, sekujur tubuhnya ditumbuhi bulu yang cukup lebat. Sepintas  tidak jauh beda dengan Eropa, hanya kulit Mereka tidak bule,  dan rambutnya tidak pirang.

Asia makin ketimur ; China, Mongol, Jepang ,Korea, termasuk Indonesia, Malaysia ,dan juga bangsa-bangsa dikawasan ini punya cirri fisik yang hampir sama, sangat jauh dengan Asia belahan barat. Dengan tampilan fisik yang sedang sampai kecil, dari yang berkulit kuning sampai sawo matang ,dari yang berhidung mancung sampai pesek , dari yang bermata sipit sampai yang normal semua ada. Itulah Asia tempat lahirnya Agama, dan Budaya besar dunia ; Islam, Kristen, Yahudi, Hindu, Budha, Konghucu, dan Shinto, semua lahir di Asia.

Memiliki budaya yang sangat tua berumur ribuan tahun, dan lebih dulu maju sebagai pemimpin peradaban di banding Eropa.Namun diawal abad 19 s/d 20 an Eropa melejit,maju pesat dalam peradaban, dan tehnologi disegala bidang hingga saat ini.Sehingga Mereka mampu menaklukan  Bangsa-bangsa lain didunia termasuk Bangsa Asia sebagai Guru Peradaban , dan terkenal kuat sebagai Bangsa yang besar.

Tak dipungkiri kemajuan tehnologi dewasa ini terutama tehnologi ; Mesin, Medis, dan Elektronik yang sangat ajaib saat ini berkat dari kejeniusan para Ilmuwan Eropa.Walau pada mulanya Bangsa Eropa berguru kepada Bangsa Asia , terutama kepada Cendikiawan Muslim Arab diera kejayaan Islam.

Tak ada yang abadi, Perubahan adalah keniscayaan, yang pasti hanya satu yakni: Perubahan itu sendiri. Begitu jua kemajuan dan kejayaan dipergilirkan kepada masing-masing bangsa di dunia sesuai dengan SunahNya. Perlahan tapi pasti setelah berakhirnya era kolonial Bangsa-bangsa Asia bangun untuk mengejar keterpurukannya, dengan di motori oleh Jepang yang maju pesat disegala bidang. Jepang dapat mengambil ruh positif Bangsa Eropa dan dipadu dengan semangat luhur Asia

Jepang sebagai wakil Bangsa Asia kini mampu melewati Bangsa Eropa. Kini Korea, China, dan Taiwan mengikuti langkah yang sama, sehingga ada istilah “ Abad 21 Ilmu dan Peradaban kembali ke Asia”.

Sayang kawasan Asia tenggara masih belum mampu mengambil momen seperti Sodara Asia yang lainnya . Sementara di Timur – tengah terjadi pergolakan hebat antara peradaban Islam dan Barat yang dikenal sebagai “Arab Spring atau Musim semi Arab” .Dibumi ini Timur – tengah adalah pusatnya kontes peradaban dunia sejak masa purba.

Dewasa ini banyak para ahli memprediksi jika ; PD I & II ladangnya di Eropa, maka PD III ladangnya di Asia dipicu dari kondisi chaos di Timteng saat ini.

3. Bangsa Negro.

Negro adalah bangsa yang lugu,  dan paling berasahaja didunia, dalam hal ini Negro mewakili Bangsa-bangsa berkulit hitam, dan rambut keriting yang tersebar dikawasan Benua Afrika bagian selatan dan wilayah kepulauan Pasifik serta  Benua Australia.

Negro diberi kelebihan otot yang kuat secara alami juga stamina yang hebat. Mampu bertahan hidup di lingkungan yang extreme.Kita tahu betapa buas dan kerasnya alam Afrika dengan Hutan purba, Padang ilalang serta danau dan Sungai yang penuh dengan hewan liar yang ganas. Hewan terbesar didarat, terbuas dan berbisa berkumpul disini. Dari Gajah, Singa, Chetah, Kuda Niel, Buaya , Hyena/Dubuk, Ular tercepat dan mematikan Black Mamba dll.

Afrika adalah laboratorium alam bebas ,masih banyak misteri yang belum diketahui dunia disini , itulah mengapa Afrika disebut sebagai “Benua hitam” .Ditempat seperti inilah Bangsa Negro hidup disebuah peradaban yang nyaris berhenti .

Pada masa Kolonial Bangsa ini menjadi bulan-bulanan Bangsa Eropa.Banyak dari mereka dijadikan Budak Belian ,lalu dibawa ke Benua Amerika, Australia, dan Eropa. Disana Mereka diperlakukan seperti kuda. Dipaksa bekerja dengan sangat keras, dan jika malas dicambuk dan disiksa .Tak heran diera ini berjuta orang meregang nyawa tanpa harga dan belas kasih. Status Mereka dan kulit berwarna disetarakan dengan  Binatang. Dijalan dan tempat-tempat tertentu mereka dilarang masuk terutama yang dipasangi stiker rasis “WHITE ONLY ! THE DOG  AND COLORED  SKIN  PROHIBITED  ENTERING!”Tragis sekali bukan?.

Seiring dengan berjalannya waktu ,dan berubahnya Politik diNegara  Amerika ,maka perbudakan dihapuskan oleh Founding Father Amerika .Kini keturunan Negro di AS diberi kesempatan yang sama untuk setara dengan Orang kulit putih .Lahirlah Tokoh-tokoh hitam kenamaan ; Malcom X,Muhammad Ali,Martin Luther king dll sampai Barack Obama.

Musik Jazz, Blues, Rock, Rap dan RnB, serta Rege lahir dari komunitas ini , musik yang sangat mendunia dan berkelas ternyata lahir dari komunitas tertindas yang meratap dibawah kebun kopi dan kapas.

Dibanding Negro yang masih ditanah asal ,maka Negro perantauan ,baik yang di AS,Australi dan Eropa jauh lebih makmur.Dan secara budaya Negro perantauan  100 % mengadopsi budaya Tuannya ,yaitu Eropa.

Siapa sangka Presiden Negara adi daya dibelakang hari ,yakni Barack Obama (2015) dari kalangan mereka yang  Nenek moyang nya merana dibawah pohon kopi dan coklat.Begitulah nasib.

Pengetian Negara

Negara adalah organisasi terbesar dengan suatu tatanan atau system yang telah disepakati oleh para Pendirinya.Didalamnya ada Pemerintahan sebagai pihak yang berwenang dalam menjalankan roda Pemerintahan ,dan Rakyat atau Penduduk sebagai Warga Negara,serta Wilayah yang berdaulat tempat kehidupan berbangsa dan bernegara berlangsung.

Ada banyak azas/model/system  Negara di dunia seperti : Kerajaan/Monarchi, ke Khalifahan, ke Sulthanan, Demokrasi/Republik, dan Komunis. Adapun Tanah air  tercinta ,Nusantara di masa lalu adalah Negara-negara Kerajaan di masa berkembangnya Hindu dan Budha, lalu menjadi keSulthanan diera awal Keemasan Islam di Nusantara,dan setelah kemerdekaan hingga sekarang menjadi Negara Demokrasi/Republik,NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Ibarat gadget Negara adalah OS(Operating system)nya.

Jadi syarat berdirinya sebuah Negara ada 3 unsur yang harus dipenuhi ;

  1. Ada Wilayah. Untuk berdirinya suatu Negara pasti memerlukan Wilayah Geograpi dimana sebuah Bangsa eksis didalamnya secara turun-temurun atau berdasarkan pengakuan Penguasa melalui dokumen yang sah. Masing-masing Negara memiliki batas wilayah kedaulatan yang harus dijaga, dan hormati oleh masing-masing Negara secara penuh sebagai tempat berdaulat, dan sebagai wujud dari eksistensi sebuah Negara .
  2. Ada Pemerintahan sebagai Penguasa yang berwenang mengatur jalannya roda Pemerintahan ,demi tercapainya cita-cita berdirinya sebuah Negara.
  3. Ada Rakyat/Penduduk. Rakyat berasal dari bahasa Arab “Ro’iyah” artinya yang dipimpin. Secara Kenegaraan Rakyat adalah Masyarakat yang menghuni suatu wilayah dibawah naungan suatu Negara , dan terikat dengan Undang-undang yang sah. Rakyat adalah esensi dari sebuah Negara sebagai Objek sekaligus Subjek demi tercapainya cita-cita dan tujuan berdirinya sebuah Negara. Andil Rakyat sangat besar dalam membangun sebuah Negara,untuk itu wajib ada sinergi antara Rakyat dan Pemerintah.Ada istilah “Rakyat kuat,maka Negara Kuat”.

Dalam hal ini Pemerintah adalah multi posisi bisa sebagai : Pemimpin, Manajer, atau Pengelola berdasar UU yang berlaku, bisa sebagai Pengayom, Pelayan, Bapak, bahkan Anak dari Rakyat.

Untuk itu wajib Jajaran Pemerintah diisi oleh Orang-orang yang teruji amanah, cerdas,bijak, dan mampu menerjemahkan keinginan Rakyat.

Pemimpin lahir dari Rakyat,Rakyat yang baik akan melahirkan Pemimpin yang baik,sebaliknya Rakyat yang jelek akan melahirkan Pemimpin yang jelek pula. Gambaran Pemimpin yang muncul adalah wujud dari keadaan Rakyatnya, apapun sistemnya baik itu Monarchi,Demokrasi,Komunis dll.

Itulah 3 inti dari sebuah Negara,ada Pemerintahan,Rakyat dan wilayah , jika salah satu hilang maka itu bukan Negara.

Jika diamati dengan seksama ternyata Negara terbagi sbb ;

  1. Dari sisi kedaulatan ;

1).Negara yang berdaulat penuh ,adalah Negara yang sepenuhnya merdeka ,bebas menentukan UU dan kebijakan tanpa campur tangan asing. Negara yang berdaulat penuh adalah sejatinya sebuah Negara dan idaman semua Bangsa yang mendirikan sebuah Negara, karena secara fitrah Manusia atau Bangsa menginginkan kedaulatan yang haqiqi dan tidak ingin dijajah, apalagi diperbudak dalam bentuk apapun. Sungguh sangat indah jika suatu Negara mampu mengelola SDA & SDM dengan baik tanpa campur tangan asing, serta tercapainya kemakmuran yang merata bagi seluruh Rakyatnya.

2).Negara Merdeka tapi tidak sepenuhnya berdaulat.Ada banyak Negara hingga kini yang merdeka secara status ,tetapi secara kedaulatan masih dibawah Pengawasan dan kontrol Negara lain.Dalam hal ini Pemerintah yang bekerja dan mengelola roda Pemerintahan dibawah tekanan kekuatan asing. UU dan kebijakan yang diambil sangat berpihak kepada Negara Tuannya, sehingga Rakyat sangat dirugikan ,SDA dikeruk oleh Perusahaan-perusahaan  asing, Rakyat tidak berdaya, dan Pemerintah kehilangan wibawa karena menjadi Boneka.

Rakyat yang hidup di Negara seperti ini pasti sangat menderita, karena secara haqiqi masih terjajah, kecuali segelintir Orang yang rela menjadi Kacung para Penjajah. Dinegara yang seperti ini maka terjadi gap yang dalam antara kaya dan miskin. Penguasanya akan senang bila Rakyatnya tetap bodoh dan melarat.Para Penguasa diNegara seperti ini sejatinya para Penjilat kejam yang rela mengorbankan Negara, dan Rakyatnya demi kepentingan pribadi, dan kroninya.

Termasuk yang manakah Negara kita ?

3).Negara terjajah dan tidak berdaulat.Adalah suatu Negara yang pada mulanya berdaulat penuh lalu karena ada invasi asing dengan kekuatan militer yang lebih kuat maka Negara itu takluk dan menjadi Negara Jajahan. Contoh pada awal abad 18 M.Bangsa-bangsa Eropa dengan semangat 3G mulai bertualang ke Negara-negara diluar Eropa. Dengan dukungan persenjataan yang canggih pada masanya, yaitu ; Senapan dan Meriam dengan mudah menaklukan bangsa-bangsa lain yang masih bersenjata tradisional : Panah, Tombak, Pedang, dan Sumpit.

Sejak itu Bangsa-bangsa diluar Eropa satu persatu jatuh  menjadi Negara Koloni / Jajahan Eropa. Termasuk Negeri-negeri  Nusantara  dikuasai silih berganti oleh Portugis, Spanyol, lalu VOC Belanda dalam kurun waktu ± 3,5 abad, bahkan Negara Super Power dimasa lalu China dan India   takluk  tak berdaya di tangan Inggris.

Negara-negara yang terjajah secara militer dan politik tentu rakyatnya sangat menderita dan hina, karena Negara Penjajah memberlakukan  Rakyat di Negeri Jajahan sebagai Budak.

Dengan system Kerja Paksa ,dan Tanam Paksa Negara-negara Penjajah menjadi Negara yang sangat makmur dan kaya, kontras dengan Negara Jajahannya, Rakyat banyak mati kelaparan. Tetapi dalam situasi ini mati lebih mulia dari pada hidup, maka lahirlah pepatah “LEBIH BAIK MATI DARIPADA HIDUP BERCERMIN BANGKAI”. Bangkai bisa diartikan sesungguhnya, bisa pula diartikan maknawi yaitu nilai pri hidup yang nista.

Namun Penjajahan yang nyata secara militer Rakyat dan Pemimpin yang terjajah  punya momentum yang jelas untuk berjuang. Perjuangan dimasa ini hitam-putih. Musuhnya jelas yaitu Penjajah dan antek-anteknya. Mati dalam perang jadi Pahlawan. Berbeda jika suatu Negara terjajah secara politik saja, melalui Pemerintah Boneka, maka Rakyat sulit mendapat moment yang  tepat,  alias serba salah.

Itulah kecerdikan Bangsa Barat menjelang abad 20an Negara-negara Koloni secara militer dimerdekakan, tapi secara politik masih disetir melalui kaki-tangannya dari Bangsa lokal itu sendiri. Penjajahan militer berakhir, tapi berlanjut terus sampai kini di ranah Politik, Ekonomi, dan Budaya. Mereka Negara-negara mantan Penjajah menyebutnya sebagai “Negara Dunia ke III”. Sunguh sangat menyakitkan !.

Kesimpulannya Negara terjajah adalah Negara tanpa wewenang, tidak punya kebijakan, atau kekuasaan apapun. Sekalipun Negara tersebut masih exis, namun keberadaanya untuk melayani Negara Tuannya.

  1. Dari sisi kemajuan ada Negara maju dan Negara berkembang.

Tidak semua Negara berhasil mencapai tujuannya., ada Negara yang berhasil mencapai kemajuannya karena memiliki system yang rapi, terorganisir, dan Aparaturnya Profesional, Rakyatnya terdidik dengan baik dan sejahtera, hukum yang tegak, serta minimnya korupsi. Sinergi antara Pemerintah dan Rakyatnya menjadikan Negara tersebut melaju kencang menjadi Negara maju disegala bidang. Sementara  ada yang masih dalam tahap membangun menuju kemajuan, bahkan ada yang senantiasa berkubang menuju  kehancuran menjadi Negara gagal.

Negara-negara yang dimasa lalu menjadi Penjajah, saat ini masih berpredikat sebagai Negara maju, seperti : Inggris, Perancis, Belanda, Jerman, dan USA. Di Asia ada Jepang. Negara-negara ini luar biasa maju terutama dalam hal Ilmu Pengetahuan, dan Technologi. Sementara Negara-negara mantan Jajahannya masih banyak yang terseok-seok, tak terkecuali Negara tercinta.

Ada beberapa  Negara bekas Jajahan yang sudah menapaki kemajuan seperti ; Korea, Taiwan, dan China. Bahkan Negara-negara tsb kini sebagai produsen alat elektronik, mesin , dan barang-barang yang membanjiri seluruh dunia. China diprediksi akan menjadi Negara Super Power  dimasa depan menyaingi  USA.

Negara berkembang sejatinya adalah sebutan halus untuk Negara-negara miskin, tapi punya potensi yang bisa digali baik dari segi SDM maupun SDA. China ,India, dan Brazil meski saat ini luar biasa melaju disektor ekonomi, dan Industri tetapi masih berstatus Negara berkembang.    Terutama China sebagai Negara Kreditur besar dunia bersama Jepang saat ini. Bahkan seandainya China mau dia dapat mengguncang ekonomi USA dengan mudah, cukup dengan menarik / menagih hutang atas USA, maka runtuhlah Paman sam, karena begitu besarnya nilai hutang AS terhadap China. Mengapa ini tidak dilakukan  oleh China?  Jawabannya sederhana, China masih membutuhkan AS, karena AS adalah pangsa pasar terbesar buat China. Produk-produk China saat ini membanjiri pusat-pusat belanja disana. Jelas ekspansi para Pengusaha China  dengan Perusahaannya yang menjamur  diNegara itu …tentu akan berakibat balik yang buruk bagi ekonomi China jika Negara USA bangkrut.

Negara – negara kawasan ASEAN masih setia menyandang predikat sebagai Negara berkembang. Semoga Negara dikawasan ini kelak menjadi Negara maju dan kaya. 3 Negara-negara ini adalah perkecualian yaitu Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura karena Negara-negara ini berhasil melepaskan gelar dari Negara berkembang yang miskin  kini menjadi Negara berkembang yang makmur dan sejahtera. Singapura adalah Negara yang awalnya imposible. Negara pecahan dari Malaysia ini selain punya wilayah yang sangat kecil dan sempit, juga tidak punya SDA apapun yang memadai, kecuali hanya mengandalkan sektor  perdagangan, dan pelabuhan. Tetapi dengan berjalannya waktu dengan didukung oleh Kepemimpinan yang handal, dan SDM yang terdidik, Negeri Nanyang, atau Negeri China Perantauan ini maju pesat dibanding Negeri inangnya, yaitu Malaysia. Sektor Pariwisata berkembang pesat, terutama wisata medis. Singapura memiiki fasilitas medis terbaik, tidak kalah dengan Negara-negara maju  saat ini.

Negara maju biasanya kuat secara ekonomi, atau boleh dibilang Negara maju juga  Negara kaya, tetapi tidak semua Negara kaya menjadi Negara maju ,contoh Negara-negara Petro dolar di Tim-Teng : Arab Saudi, Kuwait, Qatar, dan Dubai adalah contoh Negara kaya, tapi bukan Negara maju. Negara-negara tsb menjadi kaya  karena Ladang Minyak, dan Gas yang melimpah yang saat ini menjadi motor dan tulang punggung tehnologi moder n. Saat ini BBM adalah nyawa bagi mesin bensin, diesel, jet dan roket. Secanggih apapun mesin-mesin yang dibuat oleh Negara maju,  jika tanpa BBM hanya menjadi seonggok besi yang tidak berguna.

Penguasaan diberbagai lapangan Ilmu Pengetahuan, ekonomi, dan Tehnologi tinggi menjadi salah satu acuan penting bagi predikat sebuah Negara tentunya, disamping prihidup Pemimpin, dan Warganya yang teratur  dan  berdisiplin  tinggi, serta taat norma, dan hukum  menjadi ciri Negara maju.

  1. Dari sisi ekonomi ada Negara Kaya ada Negara Miskin.

Negara Kaya.

Sebagai acuan utama Negara dikatakan Negara kaya tentu pendapatan perkapita Warganya yang rata-rata tinggi. Ada jaminan sosial yang jelas bagi warganya untuk hidup layak, dan angka harapan hidup yang tinggi,  juga sarana dan prasarana yang memadai dari jalan yang bagus, listrik, air bersih, medis,  dan pendidikan yang berkwalitas. Warga tidak lagi dipusingkan dengan persoalan klasik yaitu sandang,  pangan , dan papan. Negara telah menjamin  warganya  untuk  hidup sejahtera, dan sentosa.

Saat ini Negara-negara kaya masih dipegang oleh Negara maju. Amerika, Jepang, Inggris, Jerman, dan Perancis. Negara-negara ini kaya, juga maju. Kemudian sejak ditemukannya ladang minyak dunia di Negara-negara Arab yang memiliki cadangan luar biasa besar hingga Milyaran, bahkan Triliunan barel Negara-negara di kawasan Arab yang mulanya adalah Negara miskin berubah drastis menjadi Negara Kaya, bahkan Super kaya. Arab Saudi, Iraq, Kuwait, Qatar, dan Dubai mendapat gelar Negara ” Petro Dolar” atau Dolar Minyak. Sayang mereka hanya kaya tok!. Di Asia Tenggara Ada Negara Brunei Darussalam, Negara yang kaya karena ladang gas.

BBM saat ini punya nilai politik dan strategis.Pendorong kemajuan diberbagai lini.Saat ini belum ada bahan bakar alternative yang dapat menggantikan BBM.Ketergantunangan BBM bahkan semakin akut. Tiap tahun mesin-mesin baru diproduksi ribuan unit, dari mobil sampai motor semua perlu BBM, sementara stok BBM di alam makin berkurang. Ada kekhawatiran Manusia, jika BBM dialam menipis, akan memicu gejolak perang, yaitu PD III. Karena kelak yang dapat menguasai Ladang Minyak akan menguasai Dunia. Dewasa ini kita menyaksikan kawasan Tim-teng bergolak . Negara-negara maju AS,Inggris , Perancis dan Rusia tertarik dan masuk kedalam pusaran perang dengan dalih memerangi Terorisme, Alqaidah, dan yang sekarang ISIS/ISIL. Tapi banyak fihak yang menerka persoalan yang sesungguhnya adalah mereka ingin menguasai ladang minyak, dan gas utama dunia, yaitu kawasan Arab dan sekitarnya.

Peradaban modern saat ini sesungguhnya sangat ringkih. Peradaban materialistis pemuja tehnologi, sementara tehnologi modern sangat bergantung pada BBM dan gas supaya berfungsi, jika BBM benar-benar habis, kata Einstein Peradaban Manusia kembali ke jaman batu. Kapal laut yang super besar, Pesawat terbang, Truk besar, Mobil, Traktor, Doser, Eksavator semuanya mogok, bayangkan  alat-alat diatas jika BBM dialam benar-benar habis…mampukah kita mendorong eksa yang mogok ? jika mobil mungkin kita masih mampu. Ujung-ujungnya alat-alat tadi dipereteli diubah menjadi Kereta Kuda, atau Pedati besi.

Negara Miskin

Negara Miskin adalah Negara yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar Rakyatnya dengan baik dan memiliki penghasilan yang rendah perkapitanya. Penyebab dari Negara miskin biasanya karena SDM rendah, angka buta huruf yang tinggi, sehingga daya serap Iptek yang rendah menyebabkan mereka tidak punya  kemampuan mengelola SDA yang ada.

Negara-negara di Afrika selatan mayoritas masih menyandang gelar ini. Gejolak politik di Benua ini ikut memperparah kondisi warganya, sehingga Negara-negara ini sering dilanda musibah kelaparan hebat,  dan wabah penyakit  (HIV dan Ebola berasal dari benua ini).

Hanya sampai disini catatan saya tentang Bangsa dan Negara. Ada banyak kekurangan  dan kelemahan disana-sini. Mengingat tulisan ini hanya berdasar pada Pengalaman , dan  pengetahuan Penulis seingatnya, lalu dikaji, ditimbang, dan direnungkan dengan cermat berdasarkan bacaan-bacaan , dan info kekinian dari media tv dan internet. Tetapi mudah-mudahan mendekati kebenaran dan fakta, karena sebisa mungkin  Penulis tidak mengada-ada. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan. Amien. (MS)