Matematika Itu Mudah, Bukan? Saatnya Belajar Angka Tak Lagi Menakutkan
Kini belajar matematika lebih mengasikkan, kayak main game

By Yani Andriyansyah 12 Feb 2026, 09:59:55 WIB Life Style
Matematika Itu Mudah, Bukan? Saatnya Belajar Angka Tak Lagi Menakutkan

Keterangan Gambar : Telkomsel menggandeng INA AI luncurkan Paket Bundling Telkomsel x Sacred Octagon, layanan edu games matematika interaktif dengan akses All Zone Pass sesuai durasi berlangganan melalui MyTelkomsel mulai tanggal 13 Februari 2026. (dok.telkomsel)


Bagi banyak anak, matematika kerap datang dengan dahi berkerut. Angka-angka terasa dingin, rumus tampak rumit, dan soal cerita sering membuat ingin cepat menyerah. Namun, bagaimana jika matematika justru hadir seperti permainan? Seperti misi yang menantang, penuh level dan kejutan?


Nah mulai 13 Februari 2026, Telkomsel bersama Indonesia Artificial Intelligence (INA AI – PT Teknologi Cerdas Berdaulat Indonesia) menghadirkan solusi yang mencoba menjawab kegelisahan itu. Lewat Paket Bundling Telkomsel x Sacred Octagon, belajar numerasi dikemas dalam bentuk edu-games interaktif yang ramah anak—dan kini semakin mudah diakses keluarga di seluruh Indonesia.

Baca Lainnya :


Dari Rumus ke Misi Seru


Sacred Octagon mengubah cara anak berjumpa dengan matematika. Bukan lagi sekadar deretan angka, melainkan rangkaian tantangan bertahap yang dirancang seperti permainan. Anak diajak menyelesaikan misi, naik level, dan merasakan keberhasilan kecil yang membangun rasa percaya diri.


Platform ini didukung teknologi AI yang mampu menyesuaikan materi dengan kemampuan pengguna. Metode yang dipakai pun bukan sembarangan. Sacred Octagon mengadaptasi pendekatan GASING (Gampang, Indonesia, Menyenangkan) yang dikembangkan bersama Prof Yohanes Surya. Konsep dasar disajikan secara sederhana dan sistematis, sehingga anak tidak merasa “ditinggalkan” oleh pelajaran yang bergerak terlalu cepat.


Pendekatan ini juga membuat peran orang tua menjadi lebih ringan. Mereka tidak harus menjadi guru matematika di rumah, cukup menjadi pendamping yang menyemangati.


Direktur Eksekutif Dewan Ekonomi Nasional (DEN) sekaligus Pembina INA AI, Pantro Pander Silitonga, mengatakan sebagai orang tua, kekhawatiran terbesar sering muncul ketika anak mulai menjauh dari matematika karena merasa kesulitan. Sacred Octagon dirancang seperti permainan yang bersahabat, agar anak berani mencoba, menikmati proses, dan perlahan memahami konsep-konsep dasar. Kolaborasi dengan Telkomsel diharapkan membuka akses lebih luas dan terjangkau bagi keluarga di seluruh Indonesia.


Praktis, Satu Aplikasi


Kolaborasi ini semakin relevan karena aksesnya dibuat sederhana. Melalui aplikasi MyTelkomsel, pelanggan dapat langsung membeli paket bundel Sacred Octagon lengkap dengan kuota internet di jaringan 4G/5G Telkomsel.


Pilihan paketnya pun fleksibel dan ramah keluarga:

3 hari: All Zone Pass + kuota 100 MB – Rp12.500

10 hari: All Zone Pass + kuota 300 MB – Rp25.000

30 hari: All Zone Pass + kuota 1 GB – Rp50.000

365 hari: All Zone Pass + kuota 12 GB – Rp500.000


Dengan skema ini, orang tua tak perlu repot berlangganan terpisah atau khawatir soal koneksi. Semua sudah terintegrasi dalam satu paket.


Cara membelinya pun sederhana: buka menu “Beli Paket” di MyTelkomsel, pilih paket Sacred Octagon sesuai durasi kebutuhan, atur opsi sekali beli atau langganan otomatis, lalu konfirmasi pembayaran.


VP AI & Data Management Telkomsel, Ari S.W. Sibarani, menambahkan bahwa menjaga rasa ingin tahu anak terhadap matematika di tengah rutinitas harian memang tidak selalu mudah. “Paket bundel ini dirancang agar anak bisa langsung belajar sambil bermain tanpa proses pendaftaran yang rumit, sudah termasuk kuota internet, dengan harga terjangkau dan konektivitas andal,” ujarnya.


Membangun Keberanian Lewat Angka


Di era digital, literasi numerasi menjadi fondasi penting untuk masa depan anak. Namun fondasi yang kuat tidak dibangun lewat rasa takut. Ia tumbuh dari keberanian mencoba, dari pengalaman berhasil menyelesaikan satu tantangan kecil, lalu melangkah ke tantangan berikutnya.


Sacred Octagon mencoba mengubah narasi lama bahwa matematika adalah momok. Dengan dukungan jaringan luas Telkomsel, akses pendidikan digital berkualitas kini makin dekat ke tangan keluarga Indonesia.


Jadi, matematika itu mudah, bukan? Mungkin jawabannya terletak pada cara kita memperkenalkannya. Jika belajar terasa seperti bermain, siapa tahu angka-angka justru menjadi sahabat baru anak-anak.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment